Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. IHSG - IHSG dibuka merah 0,04% ke level 6.460,27 di awal sesi I. 
  • 06:32 WIB. JSMR - Jasa Marga mencatatkan laba bersih sebesar Rp584,83 miliar pada kuartal I 2019.
  • 06:30 WIB. KSB - Krakatau Bandar Samudera membidik tender untuk menjadi pengelola pelabuhan milik PLN.
  • 06:30 WIB. GMFI - Pendapatan GMF AeroAsia kuartal I 2019 tumbuh, tapi laba tahun berjalan turun.
  • 06:29 WIB. BTN - BTN mengkaji akuisisi Asuransi Jiwasraya.
  • 06:17 WIB. BTN - BTN akan menerbitkan MTN sebesar Rp500 miliar untuk melunasi polis JS Saving Plan yang jatuh tempo.
  • 06:16 WIB. Holding Asuransi - Diperkirakan bakal ada sembilan perusahaan asuransi yang bergabung dalam holding asuransi.
  • 06:15 WIB. Holding Asuransi - Holding asuransu diperkirakan akan mengurangi capital outflow.

Roman Luncurkan Produk Baru di Keramika 2019

Roman Luncurkan Produk Baru di Keramika 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Di tengah kelesuan industri properti yang terjadi sejak tahun lalu, produsen keramik, Roman kembali meramaikan pasar dengan produk-produk terbarunya.  Lewat perhelatan Keramika 2019, Roman meluncurkan Hardrock yang merupakan sebuah terobosan teknologi materi penutup lantai luar ruang.

General Manager Marketing PT Satya Langgeng Sentosa (Roman Ceramics) Jimin Suman mengatakan Hardrock dipersembahkan sebagai solusi kebutuhan penutup permukaan (surface covering) area luar bisa berupa pelataran luas di sekeliling gedung-gedung, jalur pedestrian, area parkir, hardscape di antara landscaping penghijauan. Dapat juga sebagai solusi penutup bidang-bidang vertical.

“Hardrock ini dibuat dari campuran material yang berasal dari alam. Ketebalannya 20 mm dengan berat 600 kg.  Warnanya tidak mudah berubah karena pengaruh cuaca (paparan sinar matahari) dan mampu bertahan sepanjang masa," ujar Jimin di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa Hardrock memiliki ukuran 30x30 cm dan 60x60 cm. Ukuran tersebut memudahkan pengaturan aliran air hujan dan memungkinkan dipola atau ditata sesuai kebutuhan desain arsitektur urban kontemporer.

Sebagai subtitusi batu, Jimin mengatakan Hardrock cocok digunakan untuk area eksterior atau outdoor. Misalnya, jalur pedestrian, area parkir, perkerasan jalan, pelataran gedung, jalur pejalan kaki di taman, maupun mini garden.  Keunggulan Hardrock ialah tidak licin jika sedang hujan.

"Keramik ini anti licin. Permukaan keramiknya mirip seperti batu, tidak rata," Ujarnya.

Hardrock ditujukan untuk segmen menengah ke atas. Alasannya, konsumen menengah ke atas memerlukan keramik yang sangat kuat dengan desain yang indah. Saat ini, kata dia Hardrock dirilis untuk eksterior atau outdoor. Ke depan, Keramik Roman juga akan memproduksi Hardrock untuk area indoor.

"Untuk keperluan indoor, kami akan bikin lebih halus. Namun untuk outdoor, (model yang sekarang), sudah cocok banget," ujar Jimin.

Hardrock ditujukan bagi segmen menengah atas. Mereka mengincar perusahaan, building owner, maupun hunian pribadi.

"Kami yakin pasarnya ada. Area outdoor itu harus finish. Pembangunan gedung juga harus diselesaikan jalur pedestriannya untuk lalu lalang. Kami harapkan Hardrock bisa menjadi pilihan baru bagi arsitek profesional," pungkasnya.

Tag: PT Satya Langgeng Sentosa (Roman Ceramics), keramika indonesia assosiasi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.33 3,735.70
British Pound GBP 1.00 18,375.19 18,187.78
China Yuan CNY 1.00 2,109.36 2,088.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,087.54 9,986.33
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,803.65 1,785.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.64 10,331.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,920.17 15,755.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,426.15 3,388.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,659.93 12,531.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26