Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:37 WIB. Nikkei - 22.750 (11/8), 22.843 (12/8), 23.249 (13/8), 23.289 (14/8). 
  • 09:34 WIB. FTSE 100 - 6.050 (10/8), 6.154 (11/8), 6.280 (12/8), 6.185 (13/8), 6.090 (14/8).
  • 09:31 WIB. S&P 500 - 3.360 (10/8), 3.333 (11/8), 3.380 (12/8), 3.373 (13/8), 3.372 (14/8).
  • 09:29 WIB. Dow Jones - 27.791 (10/8), 27.686 (11/8), 27.976 (12/8), 27.896 (13/8), 27.931 (14/8).
  • 09:27 WIB. Nasdaq - 10.968 (10/8), 10.782 (11/8), 11.012 (12/8), 11.042 (13/8), 11.019 (14/8).

Bantu Dorong Ekspor RI, BNI Biayai Ekosistem Perdagangan Seafood

Bantu Dorong Ekspor RI, BNI Biayai Ekosistem Perdagangan Seafood
WE Online, Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan dukungan pembiayaan secara menyeluruh bagi para pelaku usaha asal Indonesia yang berbasis ekspor. Tidak hanya memberikan pembiayaan kepada Eksportir, BNI juga memberikan pembiayaan bagi Importir yang membeli produk yang dijual Eksportir asal Indonesia. Skema ini membantu terealisasinya transaksi perdagangan antar pengusaha asal Indonesia dengan Importir yang ada di negara tujuan ekspornya.

Direktur Tresuri dan Internasional BNI, Rico Rizal Budidarmo, mengemukakan bahwa salah satu strategi yang dikembangkan oleh BNI untuk meningkatkan ekspor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti Abdul Rozak adalah memberikan fasilitas KUR. Dari pembiayaan tersebut, Abdul Rozak dapat mengembangkan usaha tambaknya yang semula berawal dari 2 petak tambak.

“BNI melihat bahwa UMKM merupakan bagian strategis dalam peningkatan kesejahteraan  rakyat,” ujar Rico di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Skema ini diterapkan pada perdagangan seafood yang diproduksi oleh penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan BNI, asal Bulukumba, Sulawesi Selatan bernama Abdul Rozak. Abdul Rozak yang juga merupakan petani tambang, mengekspor udang hasil budidayanya di Bulukumba melalui PT Multi Monodon Group yang berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

PT Multi Monodon Group inilah yang kemudian menampung produk-produk seafood dari berbagai petani tambak seperti Abdul Rozak. Kemudian, PT Multi Monodon Group mengekspor produk seafood itu ke pembeli yang berada di beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong, Jepang, China dan beberapa negara lainnya.

Salah satu pembeli produk seafood dari PT Multi Monodon Group tersebut adalah Wealthy Garden Holdings yang berada di Hong Kong. Melalui BNI Cabang Hong Kong, BNI memberikan fasilitas impor.

PT Multi Monodon Group sebagai perusahaan eksportir seafood menjadi salah satu debitur Sentra Kredit Menengah (SKM) BNI di wilayah Makassar. Multi Monodon yang telah memulai usahanya dari tahun 1997 merupakan perusahaan eksportir Frozen Seafood seperti ikan dan udang yang membeli bahan baku produk Seafood dari petambak dan nelayan untuk menghasilkan produk ekspor yang berkualitas. Multi Monodon sendiri telah menjadi debitur BNI dari tahun 2005 dan mengekspor produknya ke Singapura, Hong Kong, Jepang, China dan beberapa negara lainnya.

“Dalam upaya mengejar pertumbuhan transaksi ekspor selain tetap meningkatkan layanan Trade kepada nasabah Korporasi, BNI juga fokus dalam mengembangkan pasar UMKM berbasis ekspor,” ungkap Rico.

Pemimpin Divisi Internasional BNI Eko Setyo Nugroho menyampaikan, BNI juga memberikan pendampingan dan pelatihan kepada nasabah eksportir dan importir. BNI juga memberikan pricing yang kompetitif dan layanan transaksi ekspor impor yang cepat dan efisien. BNI memanfaatkan Kantor Cabangnya di luar negeri sebagai sumber penyedia sumber dana murah yang akan digunakan untuk pembiayaan nasabah importir dan eksportir di dalam negeri.

Tag: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Ekspor

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: PT Bank Negara Indonesia (Persero)

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66