Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:37 WIB. Nikkei - 22.750 (11/8), 22.843 (12/8), 23.249 (13/8), 23.289 (14/8). 
  • 09:34 WIB. FTSE 100 - 6.050 (10/8), 6.154 (11/8), 6.280 (12/8), 6.185 (13/8), 6.090 (14/8).
  • 09:31 WIB. S&P 500 - 3.360 (10/8), 3.333 (11/8), 3.380 (12/8), 3.373 (13/8), 3.372 (14/8).
  • 09:29 WIB. Dow Jones - 27.791 (10/8), 27.686 (11/8), 27.976 (12/8), 27.896 (13/8), 27.931 (14/8).
  • 09:27 WIB. Nasdaq - 10.968 (10/8), 10.782 (11/8), 11.012 (12/8), 11.042 (13/8), 11.019 (14/8).

Kembangkan Komputer Kuantum dan AI, Intel Gandeng Universitas

Kembangkan Komputer Kuantum dan AI, Intel Gandeng Universitas
WE Online, Jakarta -

Kelompok riset ilmu komputer dari Hebrew University of Jerussalem telah membuktikan secara matematis bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat membantu kita memahami fenomena fisika kuantum. Hasil riset mereka telah dipublikasikan dalam riset bertajuk "Quantum Entanglement in Deep Learning Architectures".

Senior VP Intel yang juga CEO Mobileye, Amnon Shashua menyatakan penelitian bersama yang dilakukan Intel bersama mereka menunjukan bahwa algoritma AI dapat mewakili sistem kuantum yang sangat kompleks dengan jauh lebih efisien daripada pendekatan yang ada." 

"Mengapa ini penting? Meskipun lonjakan AI di hampir setiap industri, itu belum banyak diterapkan pada dunia fisika kuantum. Riset ini bertujuan untuk mengubah hal itu dengan membuktikan bagaimana perkembangan terbaru dalam pembelajaran mesin dapat membantu kita mempelajari beberapa bidang fisika kuantum yang sulit secara komputasi," kata dia.

Baca Juga: Intel Adds $15 Billion to Its Buyback Program

Riset ini menggunakan kemajuan terbaru dalam jaringan saraf dalam untuk melakukan simulasi yang tepat lebih cepat dan lebih teliti, para peneliti ini berpendapat, akan memberikan wawasan baru ke dalam partikel terkecil dan bagaimana mereka berinteraksi. Pandangan yang lebih dalam ke bidang fisika ini memiliki potensi untuk membuka revolusi berikutnya dalam komputasi, energi, dan transportasi.

Terkait cara kerja sendiri, tim riset menunjukkan bahwa algoritma yang didasarkan pada jaringan saraf yang dalam--algoritma yang telah merevolusi AI--dapat diterapkan pada dunia fisika kuantum. Algoritme ini, yang telah memberi komputer kemampuan pengenalan wajah dan suara, sekarang akan dapat memperbaiki pemahaman kita tentang perilaku kuantum alam.

Baca Juga: Amazon Rilis Speaker Artificial Intelligence

Riset ini juga bisa diperluas ke berbagai konteks. Memahami fenomena dalam sistem banyak partikel kuantum yang berinteraksi (partikel ukuran sangat kecil, seperti elektron) adalah salah satu subbidang yang paling populer dan menarik dalam penelitian fisika saat ini. Ini mempelajari bagaimana partikel di alam "bersatu" dan memunculkan sifat mengejutkan, seperti konduktivitas listrik dan magnetisme, antara lain.

Seperti yang telah terjadi dalam revolusi teknologi abad ke-20, pemahaman yang lebih mendalam dalam domain ini dapat sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan modern, karena berpotensi untuk memungkinkan revolusi berikutnya dalam komputasi, energi, transportasi - dan batasan hanya dapat dibayangkan. Koneksi AI ke bidang ini menjanjikan perkembangan menarik di tahun-tahun mendatang.

Tag: The Intel Corporation, Intel Corporation, Artificial Intelligence, Deep Learning

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters/Dado Ruvic

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66