Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 03:12 WIB. G7 Perancis - AS dan Jepang akan kerjasama jangka panjang yang akan membuka pasar hingga USD7 M
  • 03:05 WIB. Mobil Listrik - Israel akan impor mobil listrik China dari JAC Motors dan National Electric Vehicle Sweden
  • 23:10 WIB. Suriah - Israel mengatakan serangan ke Suriah menunjukan Israel bisa menyerang Iran kapan pun.
  • 22:47 WIB. Brexit - Komentar Trump terhadap Johnson: “He needs no advice, he is the right man for the job”.
  • 22:33 WIB. Kulonprogo - Menhub: Progres pembangunan YIA  sekitar 60% sampai 70% pada Minggu (25/8).
  • 22:07 WIB. China - People' Daily (milik Partai Komunis): China akan membalas tindakan AS menaikan tarif (25/8).
  • 20:46 WIB. G7 - Prancis menginginkan raksasa sosial media menandatangani  “Charter for an Open, Free, and Safe Internet”
  • 19:13 WIB. Properti - China memutuskan suku bunga pinjaman  perumahan individu komersial akan lebih berbasis pasar
  • 19:07 WIB. Provokasi - Korsel memulai latihan perang di pulau yang sedang jadi sengketa dengan Jepang.
  • 18:09 WIB. Brexit - PM Johnson hanya akan membayar US$11 miliar saat no-deal Brexit, walau Theresa May janji US$47,88 miliar.
  • 17:11 WIB. Terorisme - Australia akan memblok akses internet terkait terorisme saat krisis.

Kembangkan Komputer Kuantum dan AI, Intel Gandeng Universitas

Kembangkan Komputer Kuantum dan AI, Intel Gandeng Universitas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kelompok riset ilmu komputer dari Hebrew University of Jerussalem telah membuktikan secara matematis bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat membantu kita memahami fenomena fisika kuantum. Hasil riset mereka telah dipublikasikan dalam riset bertajuk "Quantum Entanglement in Deep Learning Architectures".

Senior VP Intel yang juga CEO Mobileye, Amnon Shashua menyatakan penelitian bersama yang dilakukan Intel bersama mereka menunjukan bahwa algoritma AI dapat mewakili sistem kuantum yang sangat kompleks dengan jauh lebih efisien daripada pendekatan yang ada." 

"Mengapa ini penting? Meskipun lonjakan AI di hampir setiap industri, itu belum banyak diterapkan pada dunia fisika kuantum. Riset ini bertujuan untuk mengubah hal itu dengan membuktikan bagaimana perkembangan terbaru dalam pembelajaran mesin dapat membantu kita mempelajari beberapa bidang fisika kuantum yang sulit secara komputasi," kata dia.

Baca Juga: Intel Adds $15 Billion to Its Buyback Program

Riset ini menggunakan kemajuan terbaru dalam jaringan saraf dalam untuk melakukan simulasi yang tepat lebih cepat dan lebih teliti, para peneliti ini berpendapat, akan memberikan wawasan baru ke dalam partikel terkecil dan bagaimana mereka berinteraksi. Pandangan yang lebih dalam ke bidang fisika ini memiliki potensi untuk membuka revolusi berikutnya dalam komputasi, energi, dan transportasi.

Terkait cara kerja sendiri, tim riset menunjukkan bahwa algoritma yang didasarkan pada jaringan saraf yang dalam--algoritma yang telah merevolusi AI--dapat diterapkan pada dunia fisika kuantum. Algoritme ini, yang telah memberi komputer kemampuan pengenalan wajah dan suara, sekarang akan dapat memperbaiki pemahaman kita tentang perilaku kuantum alam.

Baca Juga: Amazon Rilis Speaker Artificial Intelligence

Riset ini juga bisa diperluas ke berbagai konteks. Memahami fenomena dalam sistem banyak partikel kuantum yang berinteraksi (partikel ukuran sangat kecil, seperti elektron) adalah salah satu subbidang yang paling populer dan menarik dalam penelitian fisika saat ini. Ini mempelajari bagaimana partikel di alam "bersatu" dan memunculkan sifat mengejutkan, seperti konduktivitas listrik dan magnetisme, antara lain.

Seperti yang telah terjadi dalam revolusi teknologi abad ke-20, pemahaman yang lebih mendalam dalam domain ini dapat sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan modern, karena berpotensi untuk memungkinkan revolusi berikutnya dalam komputasi, energi, transportasi - dan batasan hanya dapat dibayangkan. Koneksi AI ke bidang ini menjanjikan perkembangan menarik di tahun-tahun mendatang.

Tag: The Intel Corporation, Intel Corporation, Artificial Intelligence, Deep Learning

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters/Dado Ruvic

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39