Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:45 WIB. Telkomsel - Telkomsel gandeng Google rilis solusi Andorid untuk korporat.
  • 23:54 WIB. Pilpres -  Amien Rais: Demokrasi tanpa oposisi adalah bodong.
  • 23:22 WIB. Milan - Huawei Technologies akan investasi di Italia senilai US$3,1 miliar, tapi menuntut kebijakan yang fair.
  • 23:04 WIB. Menag - Jokowi  menetapkan Menag sebagai Amirul Hajj   ibadah haji 1440 H/2019 M.
  • 22:37 WIB. Purwakarta - Pemkab Purwakarta akan beri sanksi PNS yang masih pakai LPG 3 kg.
  • 20:03 WIB. Kota kreatif - Bekraf ingin mendirikan Bekraf Creative District (BCD) untuk meningkatkan bisnis kreatif.
  • 19:04 WIB. Global bond - PLN menerbitkan global bond US$ 1,4 miliar.

Belum Sepekan Diresmikan, Jalan Banjarharjo-Ngemplak Rusak Parah

Belum Sepekan Diresmikan, Jalan Banjarharjo-Ngemplak Rusak Parah - Warta Ekonomi
WE Online, Sleman -

Ruas Jalan Banjarharjo-Ngemplak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang belum genap sepekan diresmikan saat ini sudah rusak dan berlubang di Dusun Tegal Balong, Bimomartani, Ngemplak.

"Kerusakan jalan ini belum lama, sekitar satu bulan," kata warga Tegal Balong Siti Jariyah (54) di Sleman, Minggu (17/3/2019).

Proyek peningkatan ruas jalan Banjarharjo-Ngemplak baru selesai akhir Oktober 2018 dengan total anggaran Rp13,3 miliar. Ruas jalan tersebut baru diresmikan Bupati Sleman Sri Purnomo bersama dengan peresmian 15 ruas jalan yang masuk dalam program peningkatan ruas jalan di 2018 dan empat jembatan dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp119 miliar.

Jumlah lubang yang berada di tikungan Jalan Banjarharjo-Ngemplak tidak hanya satu. Kedalaman lubang serta diameternya juga berbeda-beda.

Menurut Siti, posisi jalan berlubang yang tepat pada turunan dan menikung tajam tersebut mengakibatkan banyak kendaraan terjerembab hingga menimbulkan kecelakaan.

"Banyak pengendara sepeda motor yang jatuh terpeleset karena aspal terkelupas," katanya.

Baca Juga: Jokowi Serukan Percepatan Pembangunan Jalan Tol

Ia mengatakan, kerusakan parah terjadi sejak musim hujan, semula hanya lubang kecil. Namun, karena dilintasi banyak truk dengan muatan besar dan kadang bus besar, kerusakan menjadi semakin parah.

"Memang beberapa waktu terakhir banyak truk dan bus besar yang melintas," katanya.

Selain itu, di sisi kanan maupun kiri jalan tidak ada talud sehingga setiap hujan, jalan tersebut pasti tergenang hingga ke jembatan. "Dulu ada talud, tapi sejak ada proyek ini jadi hilang," katanya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Achmad Subhan mengatakan, rata-rata tonase untuk jalan kabupaten sekitar 5 ton sehingga jika dilewati oleh kendaraan dengan beban melebihi tonase jalan, maka akan cepat rusak.

"Walaupun kami desain untuk tonase maksimal 8 ton, tapi tetap yang boleh lewat maksimal 5 ton," katanya. 

Sebelumnya pada 14 Maret, Bupati Sleman Sri Purnomo saat meresmikan proyek peningkatan 15 ruas jalan dan empat jembatan meminta masyarakat untuk menghentikan truk besar dan bermuatan berat yang melewati jalan bukan untuk kelasnya.

"Masyarakat dapat berperan aktif untuk menghentikan truk dengan muatan besar untuk tidak melalui beberapa ruas jalan yang tidak diperuntukkan untuk truk muatan besar," kata Sri Purnomo pada peresmian 15 jalan dan empat jembatan di Balkondes Tebing Breksi Sambirejo Prambanan.

Bupati juga meminta masyarakat jika menemukan kerusakan kecil untuk segera melapor agar segera ditangani, tidak menunggu hingga kerusakan sudah parah.

"Dengan adanya laporan yang cepat dari masyarakat, maka jalan yang rusak dapat cepat pula diperbaiki," katanya.

Tag: jalan, Direktorat Jenderal Bina Marga

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,743.60 3,706.17
British Pound GBP 1.00 17,637.05 17,459.79
China Yuan CNY 1.00 2,044.35 2,023.97
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,040.00 13,900.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,871.52 9,771.70
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,793.70 1,775.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,341.02 10,237.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,821.68 15,658.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,418.55 3,381.17
Yen Jepang JPY 100.00 12,992.78 12,859.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6418.234 44.889 652
2 Agriculture 1366.222 -11.897 21
3 Mining 1629.732 -4.036 49
4 Basic Industry and Chemicals 807.835 9.666 72
5 Miscellanous Industry 1305.363 -4.209 49
6 Consumer Goods 2347.279 8.182 53
7 Cons., Property & Real Estate 499.532 4.688 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.428 20.008 74
9 Finance 1332.144 11.443 91
10 Trade & Service 818.752 2.912 163
No Code Prev Close Change %
1 BLUE 500 625 125 25.00
2 ARKA 550 685 135 24.55
3 ASBI 310 386 76 24.52
4 AKSI 266 320 54 20.30
5 KJEN 1,415 1,585 170 12.01
6 IBFN 212 232 20 9.43
7 ABBA 160 174 14 8.75
8 MBTO 126 137 11 8.73
9 POLL 1,200 1,300 100 8.33
10 BPII 7,050 7,600 550 7.80
No Code Prev Close Change %
1 INCF 125 82 -43 -34.40
2 POSA 570 428 -142 -24.91
3 TFCO 690 540 -150 -21.74
4 BIPP 85 70 -15 -17.65
5 FIRE 3,370 2,890 -480 -14.24
6 HDFA 169 150 -19 -11.24
7 YULE 200 180 -20 -10.00
8 GSMF 110 99 -11 -10.00
9 TRIM 159 145 -14 -8.81
10 LPLI 139 127 -12 -8.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 340 0 0.00
2 IPTV 230 242 12 5.22
3 MNCN 1,405 1,450 45 3.20
4 POSA 570 428 -142 -24.91
5 ANTM 845 880 35 4.14
6 ABBA 160 174 14 8.75
7 BBRI 4,510 4,530 20 0.44
8 WSKT 2,040 2,150 110 5.39
9 INCF 125 82 -43 -34.40
10 MAMI 95 94 -1 -1.05