Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:58 WIB. Pertamina - Pertamina optimistis pembangunan megaproyek kilang ramah lingkungan dapat terlaksana dengan lancar.
  • 13:57 WIB. Perumnas - Perumnas gencar melakukan inovasi dalam membangun hunian terjangkau.
  • 13:56 WIB. AP I - AP I menyiapkan aksesibilitas Bandara Internasional Yogyakarta.
  • 13:55 WIB. Pertamina - Megaproyek kilang Pertamina mengutamakan TKDN.
  • 13:55 WIB. PTBA - PT Bukit Asam membidik dana segar Rp4 triliun.
  • 13:54 WIB. PTBA - PT Bukit Asam bagikan dividen Rp3,76 triliun.
  • 13:48 WIB. Perhutani - Perum Perhutani raih lima penghargaan dalam ajang Marketeers Awards 2019.
  • 11:39 WIB. BRI - BRI akan mengumumkan nama perusahaan asuransi yang akan diakuisisi pada semester I/2019.
  • 11:39 WIB. BRI - BRI mengalokasikan Rp6 triliun untuk akuisisi dan pengembangan anak usaha tahun ini.
  • 11:37 WIB. BTN - BTN mendorong dunia pendidikan hadapi tantangan era industri 4.0.
  • 11:35 WIB. GMFI - GMF AeroAsia menunjuk Tazar Marta Kurniawan sebagai Plt Dirut.
  • 11:34 WIB. Sido Muncul - Sido Muncul mencatat kenaikan laba bersih 23,53% pada kuartal I/2019.

Fintech Sektor Perikanan Ini Klaim Punya 3 Keunikan

Fintech Sektor Perikanan Ini Klaim Punya 3 Keunikan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan teknologi finansial atau fintech kini semakin menjamur. Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) pada 2018 mencatat terdapat lebih dari 230 perusahaan fintech yang beroperasi di Indonesia. Fintech yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Februari 2019 mencapai 99 perusahaan.

Terkait dengan nilai total transaksi, Aftech mencatat di pertengahan 2018 pembayaran digital oleh fintech Indonesia mencapai US$21 juta atau sekitar Rp300 miliar. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya masyarakat yang terhubung dengan layanan fintech.

Salah satu layanan dalam fintech yang sering digunakan adalah pinjaman (peer-to-peer lending/P2P). Direktur Pengaturan, Perizinan dan Pengawasan Financial Technology OJK Hendrikus Passagi menyatakan bahwa sekitar 3 juta penduduk di seluruh Indonesia telah menggunakan fintech P2P dan tercatat layanan ini sudah melakukan sekitar 9 juta transaksi.

P2P sendiri identik dengan layanan kredit daring untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, meski sebenarnya terdapat jenis P2P bagi permodalan usaha masyarakat. Model yang kedua ini bertujuan mendukung rintisan atau pengembangan usaha yang biasanya belum terjangkau oleh layanan perbankan. Salah satu P2P yang bergerak di permodalan usaha adalah DanaLaut. Selain fokus pada modal usaha, setidaknya terdapat tiga hal yang membedakan DanaLaut dengan perusahaan P2P lain.

Baca Juga: DanaLaut Siap Fasilitasi Pembiayaan UKM Kelautan Rp50 Miliar

"Pertama, DanaLaut merupakan perusahaan P2P yang berfokus pada usaha kelautan di Indonesia. Petani rumput laut, petani garam, industri produk turunan rumput laut, industri olahan (miniplant), dan tambak merupakan lima sektor yang dapat difasilitasi oleh DanaLaut," tulis Assed Lussak, Head of Marketing Communication DanaLaut dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Dengan fokus meningkatkan kesejahteraan bersama melalui inklusi keuangan dalam ekonomi berbasis kelautan serta didukung oleh pengalaman di industri serta tenaga ahli di bidangnya, DanaLaut memulai pembiayaan di industri rumput laut, kemudian memperluasnya ke industri garam Indonesia. Spesialisasi di industri rumput laut dan garam menjadikan DanaLaut berbeda dibandingkan dengan perusahaan lain yang serupa.

DanaLaut pun tidak hanya melakukan pembiayaan pada satu titik bisnis. Membangun industri secara berkelanjutan dengan menghubungkan antara pelaku industri pada sektor kelautan, menjadi fokus jangka panjang DanaLaut. Hal ini bertujuan agar seluruh pemangku kepentingan mendapat manfaat secara bersama. Dengan membangun jaringan industri yang baik, DanaLaut sekaligus dapat menjaga kualitas kredit pembiayaan dari dana yang disalurkan. Inilah hal kedua yang menjadi pembeda DanaLaut, yakni menjaga kontinuitas bisnis bersamaan dengan perwujudan misi mengembangkan seluruh ekosistem.

Selain itu, DanaLaut berkomitmen untuk berkembang bersama dengan mitra peminjam. Komitmen ini diwujudkan dengan melakukan pertemuan rutin mingguan dan memberikan pelatihan mengenai pengelolaan modal yang diterima agar modal usaha memberikan hasil optimum bagi para mitra.

"Poin unik ketiga, DanaLaut tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga melakukan upgrading terhadap mitra-mitra tadi sehingga selain menawarkan keuntungan dan keamanan pada peminjam, DanaLaut sekaligus meningkatkan kapabilitas dan kesejahteraan mitra yang tentunya sejalan dengan cita-cita akan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia," tutupnya.

Tag: DanaLaut, Financial Technology (Fintech)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: DanaLaut

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68