Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:21 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud kuasai 19,6% pasar Asia Pasifik untuk IaaS dan IUS.
  • 16:42 WIB. Tiket - Organisasi PHRI: naiknya harga tiket pesawat juga timbulkan efek berantai ke sektor bisnis.
  • 16:40 WIB. Tiket - Lonjakan harga tiket pesawat menjadi fokus perhatian serius dari Asita.
  • 16:40 WIB. Bengkulu - Wilayah Bengkulu kini 100% telah berlistrik.
  • 16:39 WIB. Kerajinan - Jokowi: produk kerajinan harus terus ikuti keinginan pasar.
  • 16:39 WIB. Tebu - DI 2019, tebu yang digiling PTPN X sebesar 4,3 juta ton.
  • 16:38 WIB. Gula - PTPN X menargetkan produksi gula total sebesar 352.184 ton.
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup amblas 0,23% ke level 6.447,89 di akhir sesi II.

Ketika Advokat Terdisrupsi

Ketika Advokat Terdisrupsi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Penemuan beberapa teknolgi, seperti digital documents, data processing, chatbots, flexible working, dan predictive analytics, mau tidak mau mendisrupsi dunia hukum. Berbagai terminologi seperti e-court, e-lawyer, digital lawyers, revolusi industri 4.0, society 5.0 ,dan lain sebagainya juga kini makin marak.

Di Uni Eropa penggunaan online dispute resolution (ODR), hakim atas suatu sengketa kontraktual adalah robot dan sudah dilegalisasi oleh Uni Eropa. Mereka yang bersengketa "diadili" oleh robot di pengadilan tingkat pertama (first instance court) dan baru bertemu dengan hakim manusia pada tahapan banding (appeal/high court).

Bagaimana jika sistem ODR yang diterapkan di Uni Eropa kemudian diadopsi oleh Masyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community)? Di beberapa yurisdiksi saat ini juga sudah dikembangkan internet dispute resolution (iDR), electronic dispute resolution (eDR), electronic alternative dispute resolution (eADR), dan online alternative dispute resolution (oADR).

Diskusi tentang penyelesaian sengketa dari dulu sampai sekarang terus mengemuka. Intinya adalah ingin mencari penyelesaian sengketa yang paling efisien (efficient judiciary). Sayangnya, suatu keniscayaan jika advokat bisa mengalahkan mesin yang terus belajar.

Baca Juga: Seperti Apa Kesiapan Praktisi PR pada Era Artificial Intelligence?

"Bagaimana dengan para lawyer (pengacara)? Begitu pun dengan advokat, adalah suatu keniscayaan (taken for granted) jika lawyer di era disrupsi ini harus menjadi the long life learner, yakni manusia pembelajar yang tiada henti. Mereka harus mempersiapkan diri sedini mungkin untuk mengantisipasi dengan cerdas akan berbagai kemungkinan turbulensi atau tsunami hukum terkait dengan teknologi yang terus berkembang," kata TM Luthfi Yazid, Wakil Presiden Kongres Advokat Indonesia, belum lama ini.

Di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pengacara atau advokat robot pertama dikenal dengan nama Ross dan dipekerjakan oleh kantor hukum Baker Hosteler untuk menangani perkara kepailitan (Karen Turner, The Washington Post, 16 May 2016).

Di AS ada eksperimen, artificial intelligence (AI) digunakan untuk meninjau berbagai kontrak. Hasilnya sungguh mengejutkan sebab tingkat akurasinya lebih tinggi dibandingkan puluhan advokat.

Baker McKenzei telah bersiap diri "mempekerjakan" AI di 11 kantor hukum di tiga benua untuk mengembangkan bisnisnya. Ben Allgrove, seorang partner di Baker McKenzie London, menyarankan agar advokat berkembang, maka teknologi AI haruslah lebih murah dan transparan. Dengan cara ini, akan lahir para advokat generasi baru (millennial lawyer) dengan spesialisasi baru (a new breed).

Baca Juga: Riset: Manusia Benci Robot yang Kompeten

Untuk saat ini, setidaknya advokat masih bisa berkompetisi dengan para robot ini lantaran pekerjaan korporasi dalam penerapan AI masih lebih mudah adaptif ketimbang pekerjaan-pekerjaan litigasi.

Mengapa? Pekerjaan litigasi membutuhkan argumen-argumen oral, seni, dan kreasi yang tetap dibutuhkan di dunia peradilan. Sementara pekerjaan-pekerjaan sebagai advokat korporasi berhubungan dengan berbagai kontrak dan dokumen.

Kehadiran Ross, si robot advokat, sendiri tidak dimaksudkan untuk mengganti advokat, namun hanya untuk mempercepat para advokat dalam belajar ketimbang berjam-jam membuka link internet atau membaca beratus-ratus halaman kasus tanpa hasil maksimal.

Tag: Artificial Intelligence, Disrupsi, Advokat

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: Pixabay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,782.13 3,743.97
British Pound GBP 1.00 18,347.13 18,157.82
China Yuan CNY 1.00 2,110.41 2,089.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,183.00 14,041.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,986.25 9,883.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.85 1,790.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.96 10,334.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,907.65 15,742.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,433.31 3,396.47
Yen Jepang JPY 100.00 12,678.11 12,548.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68