Portal Berita Ekonomi Kamis, 04 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:30 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,85% di akhir sesi I.
  • 09:28 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 2,61% pada level 6.382.
  • 09:23 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,66% pada level 2.161.
  • 09:22 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,05% pada level 2.921. 
  • 09:21 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 0,44% pada level 2.712. 
  • 09:21 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 0,15% pada level 24.361.
  • 09:20 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,67% pada level 22.766.
  • 09:19 WIB. Valas - Rupiah dibuka negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.105 IDR/USD. 
  • 09:16 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Yuan pada level 7,12 CNY/USD. 
  • 09:15 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 108,92 JPY/USD.
  • 09:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,2543 USD/GBP. 
  • 09:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Euro pada level 1,1221 USD/EUR.
  • 09:12 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.703 USD/troy ounce. 
  • 09:12 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,39 USD/barel. 
  • 09:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,59 USD/barel.

Yang Hambar dari Debat Cawapres (2)

Yang Hambar dari Debat Cawapres (2)
WE Online, Jakarta -

Hal yang sama diungkapkan Teguh Dartanto. Ia menyayangkan pada debat soal kesehatan hanya berkutat pada isu sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), stunting, dan pentingnya upaya preventif dan promotif, namun tidak kedua cawapres tidak menyebut isu imunisasi, pergeseran penyakit ke penyakit tidak menular seperti diabetes dan jantung, dan perilaku berisiko seperti merokok.

Baca Juga: Yang Hambar dari Debat Cawapres (1)

Padahal, kata dia, jika isu imunisasi tidak diatasi, maka di masa yang akan datang Indonesia tetap menghadapi penyakit menular. Bahkan kedua cawapres tidak membahas peran pemerintah daerah dalam isu kesehatan, kendati berdasarkan UU Kesehatan, pemda harus mengalokasikan 10 persen dana APBD untuk program kesehatan, dan pemerintah pusat lima persen dari dana APBN.

"Selama ini pemerintah konsisten mengalokasikan dana yang rendah untuk program kesehatan, hanya sekitar satu persen dari PDB. Tidak mungkin mendapatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal dengan alokasi dana seperti sekarang," ujar Teguh.

Di bidang ketenagakerjaan, peneliti senior CSIS Haryo Aswicahyono, juga mengatakan banyak persoalan krusial tidak terungkap. Ia menyebut isu penting di bidang ketenagakerjaan saat ini antara lain terjadi penuaan, di mana pangsa kaum muda dalam angkatan kerja (mereka berusia 20-39 tahun) turun dari 52,2 persen dalam satu dekade terakhir menjadi 47,8 persen pada Februari 2018, dan bahwa tingkat pengangguran di anak muda masih relatif tinggi.

"Seiring dengan penuaan itu maka kebutuhan penciptaan lapangan kerja juga menurun, sementara kebutuhan untuk kesehatan dan pensiun lansia semakin besar. Dengan tren seperti ini ekonomi akan menciptakan cukup tenaga kerja dalam jangka pendek. Pertanyaan kemudian adalah jenis pekerjaaan apa yang perlu disediakan untuk masa depan, high value added manufacturing and services?," katanya.

Haryo juga menyoroti kegiatan training dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja. Menurut dia, saat ini sangat sedikit training dilakukan perusahaan di Indonesia dibanding negara lain. Ini antara lain, kata dia, karena pasar tenaga kerja yang terlalu rigid, misalnya akibat upah minimum dan biaya pesangon, yang menyebabkan perusahaan melakukan outsourcing dan tidak investasi di training untuk pegawai permanen.

Baca Juga

Tag: Debat Capres, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Sandiaga Salahuddin Uno, Maruf Amin

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Antara

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4941.006 93.499 692
2 Agriculture 997.725 31.041 22
3 Mining 1282.050 11.604 49
4 Basic Industry and Chemicals 767.744 8.203 78
5 Miscellanous Industry 876.889 22.684 52
6 Consumer Goods 1838.287 17.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 333.010 6.543 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 899.989 16.455 78
9 Finance 1027.339 31.820 93
10 Trade & Service 614.307 2.724 172
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 52 70 18 34.62
2 DPUM 84 107 23 27.38
3 IDPR 124 155 31 25.00
4 MLPT 565 705 140 24.78
5 DPNS 218 272 54 24.77
6 KREN 77 96 19 24.68
7 KRAH 498 620 122 24.50
8 KBLV 308 382 74 24.03
9 PYFA 496 595 99 19.96
10 TAMU 62 74 12 19.35
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 575 535 -40 -6.96
2 MAYA 6,500 6,050 -450 -6.92
3 ASRM 1,810 1,685 -125 -6.91
4 TRUS 350 326 -24 -6.86
5 NATO 498 464 -34 -6.83
6 EMTK 5,000 4,660 -340 -6.80
7 NASA 206 192 -14 -6.80
8 STTP 7,725 7,200 -525 -6.80
9 TMPO 148 138 -10 -6.76
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,180 3,100 -80 -2.52
2 BBTN 925 1,010 85 9.19
3 BBCA 26,800 28,900 2,100 7.84
4 JPFA 980 1,165 185 18.88
5 PGAS 885 970 85 9.60
6 PURA 77 75 -2 -2.60
7 BMRI 4,620 4,860 240 5.19
8 BBNI 3,970 4,130 160 4.03
9 TLKM 3,250 3,290 40 1.23
10 ICBP 8,475 8,500 25 0.29