Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. IHSG - IHSG dibuka merah 0,04% ke level 6.460,27 di awal sesi I. 
  • 06:32 WIB. JSMR - Jasa Marga mencatatkan laba bersih sebesar Rp584,83 miliar pada kuartal I 2019.
  • 06:30 WIB. KSB - Krakatau Bandar Samudera membidik tender untuk menjadi pengelola pelabuhan milik PLN.
  • 06:30 WIB. GMFI - Pendapatan GMF AeroAsia kuartal I 2019 tumbuh, tapi laba tahun berjalan turun.
  • 06:29 WIB. BTN - BTN mengkaji akuisisi Asuransi Jiwasraya.
  • 06:17 WIB. BTN - BTN akan menerbitkan MTN sebesar Rp500 miliar untuk melunasi polis JS Saving Plan yang jatuh tempo.
  • 06:16 WIB. Holding Asuransi - Diperkirakan bakal ada sembilan perusahaan asuransi yang bergabung dalam holding asuransi.
  • 06:15 WIB. Holding Asuransi - Holding asuransu diperkirakan akan mengurangi capital outflow.

Apa Itu Virtual Assistant?

Apa Itu Virtual Assistant? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Di era digital saat ini, selalu ada saja perkembangan dari teknologi mengesankan dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah virtual asisten yang terus berevolusi. Kali ini, kita akan kupas tuntas mengenai apa itu Virtual Assistant atau Asisten Virtual.

Melansir dari Investopedia (19/3/2019), asisten virtual (VA) merupakan kontraktor independen yang menyediakan layanan administrasi kepada klien saat beroperasi di luar kantor berdasarkan perintah verbal.

Baca Juga: Apa Itu Chatbot?

Beberapa VA mampu menafsirkan ucapan manusia dan merespons melalui suara yang disintesis. Lebih spesifiknya, asisten virtual memiliki tugas yang variatif. Ada yang bertugas sebagai controlling, mengontrol perangkat otomatisasi rumah dan pemutaran media melalui suara, dan mengelola tugas-tugas dasar lainnya, seperti email, daftar yang harus dilakukan, dan kalender dengan perintah verbal.

Meskipun definisi ini berfokus pada bentuk digital asisten virtual, istilah asisten virtual , atau asisten pribadi virtual, juga biasanya digunakan untuk menggambarkan pekerja kontrak yang bekerja dari rumah melakukan tugas-tugas administrasi yang biasanya dilakukan oleh asisten eksekutif atau sekretaris.

Menilik sejarahnya, asisten virtual pertama yang diaktifkan untuk melakukan pengenalan ucapan digital adalah IBM Shoebox, yang dipresentasikan kepada masyarakat umum selama Pameran Dunia Seattle tahun 1962. Alat ini dikembangkan hampir 20 tahun lamanya sebelum pengenalan IBM Personal Computer pertama pada tahun 1981 yang mampu mengenali 16 kata yang diucapkan dan angka 0 hingga 9.

Baca Juga: Ajaib! Beginilah Manfaat Chatbot dalam Kegiatan Bisnis

Seiring berjalannya waktu, Microsoft, IBM, Philips dan Lernout & Hauspie mulai mengembangkan teknologi pengenalan suara digital dalam fitur komputer pribadinya pada tahun 1990-an. Setelah itu, Apple Inc juga mengembangkan Siri pada tahun 2010. Merujuk data dari TechTarget, asisten virtual yang populer saat ini, antara lain Amazon: Alexa, Apple: Siri, Google Now, dan Microsoft Cortana.

Melihat perkembangannya, masa depan VA melejit begitu cepat untuk memberikan lebih banyak kemampuan dan nilai kepada pengguna. Seiring dengan pengakuan bicara dan pemrosesan bahasa alami, demikian juga kemampuan VA untuk memahami dan melakukan permintaan. Dan saat teknologi pengenalan suara meningkat, penggunaan VA akan bergerak lebih dalam ke alur kerja bisnis.

Bicara soal teknologi asisten virtual, Indonesia pun tak mau kalah. Sudah ada beberapa pemain lokal yang berani mengadopsi model layanan ini ke layar smartphone penggunanya.

 

Sebut saja YesBoss, DiANA dan yang paling baru Bang Joni. Ketiganya bersaing ketat merebut perhatian pengguna dengan mendorong faktor kemudahan sebagai kunci dalam bisnis yang ditawarkan.

Tag: Virtual Assistant, Google Assistant, Chatbot, Teknologi

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Daily Mail

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.33 3,735.70
British Pound GBP 1.00 18,375.19 18,187.78
China Yuan CNY 1.00 2,109.36 2,088.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,087.54 9,986.33
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,803.65 1,785.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.64 10,331.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,920.17 15,755.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,426.15 3,388.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,659.93 12,531.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26