Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:23 WIB. EXCL - XL Axiata mencatat trafik data mengalami kenaikan hingga 24% selama periode Pilpres 2019.
  • 00:22 WIB. WTO - Amerika Serikat menang gugatan atas China di WTO soal tarif kuota impor produk komoditas pertanian.
  • 00:19 WIB. ANTM - Antam menargetkan pembangunan smelter nikel di KEK tuntas pada  tahun 2022.
  • 23:55 WIB. ANTM - Antam akan membangun smelter nikel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong mulai tahun 2020.

Dua Emiten Media Grup Bakrie Private Placement, Peluang Emas Buat Erick Thohir?

Dua Emiten Media Grup Bakrie Private Placement, Peluang Emas Buat Erick Thohir? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dua emiten media dalam Grup Bakrie, yaitu PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) berencana untuk melakukan private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).

Baik MDIA maupun VIVA, kedunya melakukan private placement lantaran butuh ingin membayar utang yang dimiliki entitas anak usahanya masing-masing.

Dalam keterbukaan informasi, MDIA menyatakan bahwa entitas anak usahanya, yaitu PT Cakrawala Andalas Televisi (CATV) mempunyai kewajiban senior facility agreement sejumlah US$21,94 juta.

“MDIA bermaksud mendapatkan pendanaan untuk pembayaran utang dan kebutuhan modal kerja CATV dengan menerbitkan saham baru melalui mekanisme PMTHMETD,” jelas MDIA di Jakarta, Selasa (19/03/2019).

Baca Juga: Bukan Cuma Pieter Tanuri, Katanya Erick Thohir Juga Tergiur Saham VIVA

Adapun jumlah saham yang akan diterbitkan dalam private placement kali ini maksimal sebesar 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor dalam CATV atau sekitar 3,92 miliar saham baru dengan harga Rp10 per saham.

Sementara itu, emiten media yang juga tergabung dalam Grup Bakrie sekaligus menjadi induk usaha MDIA, yaitu PT VIVA juga akan menerbitkan saham baru sejumlah  1,64 miliar saham atau setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor. Adapun harga yang dipatok dalam private placement ialah sebesar Rp100 per saham.

Dana yang dihimpun dari mekanisme tersebut akan digunakan untuk membayar utang entitas anak usahnya, yaitu PT Lativi Mediakarya (Lativi) sebesar US$9,94 juta. Selain itu, dana yang tersisa juga akan dialokasikan untuk menambah modal kerja VIVA dan Lativi.

Baca Juga: Viva Optimistis Industri TV Bakal Bertahan di Tengah Hantaman Film Streaming

Berkaitan dengan kedua rencana private placement tersebut kembali dikabarkan bahwa Erick Thohir menjadi salah satu nama yang akan terlibat dalam mekanisme ini. Adapun sebelumnya, Erick Thohir digadang-gadang akan menjadi penguasa saham VIVA.

Tag: PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), PT Intermedia Capital Tbk, Erick Thohir

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10