Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:49 WIB. Smelter - Tahun depan, ANTM bangun smelter baru di Sorong, Papua.¬†
  • 21:48 WIB. Pendapatan - Pendapatan Destinasi Tirta Nusantara (PDES) naik 17%.
  • 21:46 WIB. Meikarta - Gelar¬†rights issue, LPCK lanjutkan proyek Meikarta.

Jokowi: Hilangkan Ego dalam Pengelolaan Transportasi

Jokowi: Hilangkan Ego dalam Pengelolaan Transportasi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak menghilangkan ego sektoral dalam pengelolaan transportasi karena yang harus dikedepankan adalah kepentingan nasional.

Ia pun menyebutkan kemacetan yang terjadi di kota-kota besar termasuk wilayah Jabodetabek telah menimbulkan kerugian yang sangat besar.

"Sehingga perlu segera diselesaikan, dan tidak ada lagi yang namanya ego sektoral, ego kementerian, ego daerah, saya kira semuanya yang ada adalah kepentingan nasional," kata Presiden Jokowi ketika memimpin rapat kabinet terbatas membahas pengelolaan transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Lanjutnya, ia menyebutkan studi Bappenas menemukan angka kerugian hingga Rp65 triliun karena kemacetan di Jabodetabek setiap tahunnya.

"Bahkan Pak Wapres, Pak Gubernur, menyampaikan angka sampai Rp100 triliun. Itu jumlah yang sangat besar," katanya.

Tambahnya, ia menyebutkan rapat terbatas Selasa pagi ini melanjutkan pembahasan mengenai pengelolaan transportasi Jabodetabek.

Pada rapat terbatas sebelumya ia sudah menugaskan Wapres Jusuf Kalla untuk mengkoordinasikan seluruh menteri dan gubernur terkait dengan percepatan, pengintegrasian sistem, pengelolaan jaringan transportasi pekotaan antarwilayah

Baca Juga: Tarif MRT Dinilai Tak Kemahalan

"Proses perintegrasian ini tidak bisa ditunda-tunda lagi karena seperti yang pernah saya sampaikan kemacetan yang terjadi di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, sudah menimbulkan kerugian yang sangat besar, bukan per tahun tapi sudah berpuluh tahun," tegasnya.

Ia mengingatkan pentingnya pengintegrasian antara sistem transportasi perkotaan dengan tata ruang.

Selain itu perlu kesinambungan, terkesambungan antarmoda baik nantinya MRT, LRT, Transjakarta, kemudian moda moda yang lainnya KRL, angkutan umum lainnya.

Baca Juga: Sabar Yhaa, Pembangunan LRT Ternyata Baru Setengah Lebih Dikit

"Saya meyakini langkah tersebut akan mengurangi kemacetan di Jabodetabek dan kami harapkan selesainya nanti MRT, LRT serta yang lainnya, rakyat akan mendapatkan sebuah layanan transportasi massal yang nyaman aman dan yang lebih baik," katanya.

 

Tag: Joko Widodo (Jokowi), PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Light Rail Transit/LRT

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading