Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:35 WIB. World Digital Competitiveness Ranking - Singapura 2, Malaysia 26, Thailand 40, Filipina 55, Indonesia 56
  • 08:27 WIB. Global Innovation Ranking - Singapura 10, Malaysia 35, Vietnam 42, Thailand 43, Filipina 54, Brunei Darussalam 71, Indonesia 85, Kamboja 98
  • 08:17 WIB. Interbank Rate - Indonesia (5,50%), Vietnam (4,16%), Malaysia (3,40%), Singapura (1,77%), Thailand (1,38%)
  • 08:00 WIB. Cadangan Emas - Filipina (197,3 ton), Thailand (153,8 ton), Singapura (127,4 ton), Indonesia (78,5 ton), Malaysia (38,8 ton), Kamboja (12,4 ton), Myanmar (7,2 ton)

Apa Penyebab Terjadinya Banjir Bandang Sentani?

Apa Penyebab Terjadinya Banjir Bandang Sentani? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) IB Putera Parthama mengatakan perlu dilakukan peninjauan tata ruang pada area terdampak banjir bandang Sentani, Jayapura, Papua.

Baca Juga: Banjir Bikin Petani Terpaksa Panen Lebih Cepat

"Hal lebih luas lagi yang perlu kita lakukan juga dengan sektor lain adalah melakukan 'review' (tinjauan) tata ruang termasuk mungkin mengkaji kembali kelayakan pemukiman sebagian kota Sentani ini," kata Putera dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Dia mengatakan area terdampak banjir bandang merupakan flood plain atau dataran banjir sehingga ketika dijadikan pemukiman, maka ketika banjir melanda daerah itu akan terdampak hebat.

Jika tidak memungkinkan untuk merelokasi pemukiman, maka perlu penekanan pada adaptasi untuk meminimalkan kerugian akibat bencana seperti membangun drainase yang bagus.

Dia juga menyarankan perlu dilakukan pelebaran pada mulut sungai agar bisa menampung debit air yang lebih besar ketika curah hujan ekstrem.

Sebelumnya, Putera menuturkan mengatakan faktor utama penyebab banjir bandang yang melanda Sentani, Jayapura, Papua pada Sabtu (16/3) adalah fenomena alam akibat curah hujan ekstrem.

"Yang terdampak itu adalah beberapa kabupaten tapi utamanya Kabupaten Jayapura. Yang penting saya sampaikan adalah daerah yang terdampak ini memang kondisinya dari sononya dia adalah floodplain, jadi hamparan banjir, jadi air itu akan mengarah dari bukit-bukit sekitarnya apabila terjadi curah hujan tinggi. Ketika curah hujan tinggi di hulu maka kesitulah air itu mengarah," ujar Putera.

Dia menuturkan bencana banjir bandang di Sentani Papua disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi mulai pukul 19.00 sampai dengan 23.30 WIT.

Data menunjukkan bahwa debit air di wilayah Sentani pada malam tersebut melebihi kondisi normal mencapai 193,21 meter kubik per detik yang menyebabkan debit aliran tinggi. Sementara itu, mulut sungai terhitung kecil dengan kapasitas tampung yang rendah yaitu hanya 91,38 meter kubik per detik.

Baca Juga

Tag: Banjir, Papua

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Gusti Tanati

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,770.39 3,732.68
British Pound GBP 1.00 18,217.14 18,034.47
China Yuan CNY 1.00 2,017.72 1,996.78
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,139.35 13,998.66
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.86 9,506.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.75 1,787.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,391.23 10,282.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,592.88 15,432.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.72 3,372.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,023.26 12,890.11

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6128.345 29.395 661
2 Agriculture 1385.589 -12.154 20
3 Mining 1478.551 26.308 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.622 15.563 76
5 Miscellanous Industry 1178.252 -5.733 50
6 Consumer Goods 2066.971 -6.238 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.022 -0.825 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1141.280 5.153 75
9 Finance 1264.100 13.290 90
10 Trade & Service 786.548 -7.094 165
No Code Prev Close Change %
1 CITY 180 242 62 34.44
2 MPOW 182 244 62 34.07
3 SINI 476 595 119 25.00
4 BOSS 240 300 60 25.00
5 ESIP 276 344 68 24.64
6 POLA 900 1,100 200 22.22
7 NICK 276 334 58 21.01
8 BRAM 11,725 14,050 2,325 19.83
9 KICI 340 400 60 17.65
10 HRTA 292 340 48 16.44
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 496 372 -124 -25.00
2 DEAL 1,150 865 -285 -24.78
3 PURE 1,130 850 -280 -24.78
4 ENVY 2,750 2,070 -680 -24.73
5 JSKY 730 550 -180 -24.66
6 IRRA 590 450 -140 -23.73
7 ARMY 90 71 -19 -21.11
8 RIMO 67 55 -12 -17.91
9 FORZ 326 268 -58 -17.79
10 POSA 71 60 -11 -15.49
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 242 244 2 0.83
2 BBRI 3,940 4,090 150 3.81
3 MNCN 1,405 1,410 5 0.36
4 TCPI 4,490 4,780 290 6.46
5 PURE 1,130 850 -280 -24.78
6 PSAB 264 262 -2 -0.76
7 RIMO 67 55 -12 -17.91
8 BRPT 1,025 1,075 50 4.88
9 SLIS 5,350 5,100 -250 -4.67
10 SKYB 89 79 -10 -11.24