Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:25 WIB. Sabu - Sinergi Bea Cukai dan BNN gagalkan penyelundupan 52 kilogram sabu.
  • 16:25 WIB. Pertanian - Kementan tindak tegas pelanggaran pupuk dan pestisida.
  • 16:24 WIB. Baput - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memastikan bakal menindaklanjuti dugaan kartel bawang putih.
  • 16:24 WIB. Mamin - Tarif mahal membuat ekspor produk mamin Indonesia kalah bersaing.
  • 16:23 WIB. Pertanian - Kementan kembangkan pertanian modern berbasis korporasi.
  • 16:22 WIB. Wisnus - Tiket pesawat tetap mahal, kunjungan wisatawan nusantara anjlok dan outbound naik.
  • 16:22 WIB. Tol - GT Cikampek utama dan GT Kalihurip Utama siap digunakan untuk arus mudik.
  • 16:21 WIB. Kilang - Kilang Bontang berpotensi alami unmanageable high inventory.
  • 16:20 WIB. Daging - Tekan impor, Kadin tingkatkan produksi daging sapi lokal.
  • 16:20 WIB. Sepeda - Industri sepeda tak terpengaruh kondisi perpolitikan yang ada.
  • 16:19 WIB. Bapok - Kemenperin menyediakan bapok dengan harga terjangkau.
  • 16:18 WIB. E-money - Mudik lebaran, bank menyiapkan 80.000 e-money.
  • 16:18 WIB. NTT - Jokowi: air menjadi kunci kemakmuran di Nusa Tenggara Timur.
  • 16:17 WIB. Minyak - Harga minyak naik akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran.
  • 16:16 WIB. Penerbangan - Heliport komersial majukan bisnis penerbangan.

HKTI, Representasi Petani Muda Masa Kini

HKTI, Representasi Petani Muda Masa Kini - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko mengaku senang karena organisasi tani ini lebih banyak diisi atau didominasi anak-anak muda. Mereka berusia antara 35-44 tahun dan sudah menjabat sebagai dewan pimpinan provinsi.

"Ini membanggakan. Jadi, kami menjawab keragu-raguan bahwa masih adakah petani muda Indonesia? Kami munculkan HKTI ini sebagai representasi anak-anak muda yang saat ini masih giat di pertanian," kata dia kepada Warta Ekonomi belum lama ini. 

Para petani muda ini diharapakan tidak hanya berfikir bahwa bertani hanya berlumpur semata, melainkan juga melibatkan teknologi apalagi di era 4.0 saat ini. Misalkan terkait proses pascaproduksi, anak-anak muda bisa melakukan perdagangan, baik melalui e-commerce dan sebagainya.

Baca Juga: Rakornas HKTI Bahas Peluang Pertanian di Era 4.0

"Pemerintah juga telah membuka berbagai lahan baru, anak-anak muda ini mestinya juga bisa mengambil kesempatan agar lahan baru yang telah dibagikan, baik dalam konteks redistribusi lahan maupun perhutanan sosial, bisa dinikmati oleh anak-anak muda. Anak muda harus bisa berperan di segala bidang, tidak terkecuali pertanian," tambah dia.

Para petani muda juga diharapkan turut menyelesaikan lima persoalan yang masih dihadapi dunia pertanian di Indonesia, meliputi lahan yang semakin sempit, permodalan yang masih terbatas, penerapan teknologi, manajemen produksi, serta pengelolaan pascapanen.

Data Survei Pertanian Antar-Sensus 2018 atau survei pertanian yang dilaksanakan BPS untuk menjembatani data Sensus Pertanian 2013 dan Sensus Pertanian 2023 menunjukan bahwa mayoritas petani (65,8% dari total 27,7 juta petani) atau sekitar 18,2 juta petani berusia lebih dari 44 tahun. Produktivitas seseorang sudah menurun cukup drastis pada usia sepuh itu.

Baca Juga: Kementan Dorong Petani Muda Kembangkan Hortikultura di Pinggir Bandara Soetta

Tag: Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Petani

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: Yosi Winosa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,876.15 3,836.82
British Pound GBP 1.00 18,500.33 18,315.59
China Yuan CNY 1.00 2,106.68 2,085.81
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,534.00 14,390.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,048.81 9,942.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,851.80 1,833.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,567.88 10,461.65
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,231.57 16,065.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,475.37 3,438.47
Yen Jepang JPY 100.00 13,193.54 13,060.45

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5951.372 44.251 633
2 Agriculture 1366.777 14.842 21
3 Mining 1624.810 15.212 47
4 Basic Industry and Chemicals 712.136 4.816 71
5 Miscellanous Industry 1221.444 17.621 46
6 Consumer Goods 2370.755 11.367 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.498 6.423 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1080.867 1.302 74
9 Finance 1194.094 9.687 90
10 Trade & Service 790.186 6.735 156
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 472 590 118 25.00
2 BSSR 1,280 1,600 320 25.00
3 MASA 454 565 111 24.45
4 INCF 214 266 52 24.30
5 SKBM 300 372 72 24.00
6 MCOR 121 150 29 23.97
7 RELI 202 250 48 23.76
8 MINA 1,240 1,530 290 23.39
9 POOL 1,885 2,280 395 20.95
10 MKPI 13,975 16,725 2,750 19.68
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 570 464 -106 -18.60
2 NIPS 260 218 -42 -16.15
3 KOIN 250 212 -38 -15.20
4 YPAS 525 452 -73 -13.90
5 POSA 460 398 -62 -13.48
6 BALI 1,780 1,550 -230 -12.92
7 IIKP 70 61 -9 -12.86
8 TRIS 238 210 -28 -11.76
9 CITY 344 308 -36 -10.47
10 BRAM 9,025 8,100 -925 -10.25
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,750 0 0.00
2 MNCN 925 945 20 2.16
3 APLI 81 75 -6 -7.41
4 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
5 BBCA 26,900 27,300 400 1.49
6 ABBA 142 153 11 7.75
7 BMRI 7,225 7,250 25 0.35
8 UNTR 24,500 24,725 225 0.92
9 MTPS 1,140 1,165 25 2.19
10 BBNI 8,425 8,600 175 2.08