Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:32 WIB. Saham - OJK rilis produk wakaf saham. 
  • 13:17 WIB. Bio Farma - WHO-Unicef menggandeng Bio Farma untuk menyediakan vaksin polio.
  • 13:09 WIB. Pertamina - Tahun 2018, total kontribusi Pertamina Grup untuk APBN mencapai Rp120,8 triliun.
  • 12:12 WIB. Pertamina - Pertamina mengaku tidak akan memaksa Aramco untuk menyetujui valuasi aset Kilang Cilacap.
  • 12:11 WIB. KRAS - Krakatau Steel mengangkat dua direksi baru.
  • 12:09 WIB. Mandiri - Mandiri mencatatkan penyaluran KUR senilai Rp5,17 triliun per kuartal I/2019.

Tentang Investasi Pakai Kartu Kredit, Ini Loh Maksud Bursa

Tentang Investasi Pakai Kartu Kredit, Ini Loh Maksud Bursa - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan tentang rencana penggunan kartu kredit sebagai alternatif pendanaan dalam berinvestasi. Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi malah menyatakan bahwa ide tersebut  berawal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk transaksi reksadana. Sehingga, Bursa sebagai penyelenggara transaksi di pasar modal diikutsertakan dalam pembahasan rencana tersebut.

 

“Motif awal bukan jadikan kartu kredit card untuk pembelian terhutang dari instrumen efek, reksada terutama. Ini untuk lebih sarana charge card. Jadi penggunaan terbatas, bisa gunakan alat pembayaran dengan komitmen tepat waktu untuk selasaikan utang nasabah,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (20/3/2019). 

 

Baca Juga: Berinvestasi dengan Menggunakan Kartu Kredit, Amankah?

 

Dalam membahas rencana tersebut Hasan membeberkan jika OJK tidak hanya merangkul perangkat di pasar modal saja tapi juga pihak perbankan selaku penerbit kartu kredit. “Ini tidak hanya sektor pasar modal, tapi sedang dilakukan OJK bersama perbankan kita tunggu saja bentuk akhirnya persetujuan alat pembayaran, yang saat ini bergulir kan credit card,” ucapnya. 

 

Menurut Hasan, penggunaan kartu kredit untuk berinvestasi ini dimunculkan agar ada sarana leveraging posisi kekuatan keuangan nasabah. Terutama, kata dia, saat momentum nasabah tidak miliki kesanggupan kecukupan. 

 

“Seperti karyawan yang siklus gajian bulanan. Tapi momen beli efek tidak selalu di masa gajian kan,” jelasnya. 

 

Baca Juga: Bursa: Kami Sudah Buka Banyak Pintu Buat Unicorn

 

Ia menilai bila, solusi tersebut merupakan tingkat lebh lanjut dari fasilitas transaksi margin yang bisa dilakukan melalui anak usaha BEI PT Pendanaan Efek. “Jangan-jangan itu yang dorong demand yang selama ini nunggu gajian,” katanya. 

 

Namun, Hasan menyampaikan bila hingga saat ini belum ada ketentuan secara resmi ijin pembayaran menggunakan kartu kredit. “Kalau ini dikeluarkan kita cermati ketentuan klausul yang menyertainya,” pungkas Hasan.  

 

Baca Juga: Milenial, Alat Ini Telah Lahir, Jadi Jangan Takut Berinvestasi, Ya?

 

Sebagai informasi, Bos Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno sempat mengatakan bahwa Bursa akan mengeluarkan peraturan yang memungkinkan para investor dapat melakukan investasi dengan menggunakan kartu kredit. 

 

Salah satu alasan yang diberikan adalah untuk mempermudah investor dalam melakukan investasi saham, jadi tidak selalu mengandalkan uang cash yang berada di rekening sekuritasnya.

 

BEI mengatakan bahwa berinvestasi dengan menggunakan kartu kredit tidak dilarang, selama investor yang bersangkutan memahami risikonya.

Tag: Bursa Efek Indonesia (BEI), Investasi, Kartu Kredit

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,802.70 3,763.93
British Pound GBP 1.00 18,402.67 18,212.34
China Yuan CNY 1.00 2,118.50 2,097.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,259.00 14,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,024.08 9,917.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.92 1,799.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,480.71 10,374.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,883.10 15,722.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,453.38 3,416.51
Yen Jepang JPY 100.00 12,770.02 12,641.71

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56