Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Pelindo IV Diminta Terus Tingkatkan Layanan di Indonesia Timur

Pelindo IV Diminta Terus Tingkatkan Layanan di Indonesia Timur
WE Online, Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus mendorong pengembangan Makassar New Port (MNP) oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kepelabuhan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) atau Pelindo IV, yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan angkutan bagi masyarakat di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan, pertumbuhan angkutan barang di wilayah tersebut terus mengalami peningkatan pesat dari waktu ke waktu.

"Saya meminta Pelindo IV agar terus mereklamasi, melengkapi perlengkapan crane, melakukan prosedur yang baik, serta memperhatikan Good Corporate Governance, dan memperhatikan layanan. Kalau (waktu) pelayanan dulu 3 hari, bisa menjadi 2 hari. Atau kalau 2 hari menjadi 1 hari,” jelas Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga: Jadikan Makassar New Port Pelabuhan Nomor 1 di Indonesia Timur, Pelindo IV Datangkan 8 RTG

Menhub Budi juga melihat nantinya pelabuhan di Makassar akan seramai pelabuhan di Surabaya, mengingat Makassar merupakan hub Indonesia wilayah timur.

"Sulawesi Selatan tumbuh dengan pesat. Tadi Gubernur menyatakan sebelumnya muatan hanya sekitar 700 ribu teus, sekarang bisa lebih dari 1 juta teus," lanjutnya.

Lebih lanjut, Menhub Budi menyatakan Sulawesi Selatan merupakan daerah penghasil berbagai produk pertanian seperti kakao, kacang mede, rumput laut dan dapat menumbuhkan kekuatan ekonomi daerah. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar semua sarana penunjang Makassar New Port seperti jalan tol dapat terintegrasi.

"Saya meminta PT Pelindo IV agar tidak hanya membangun pelabuhan di Makassar tetapi juga terus mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia bagian timur lain. Pelindo IV juga memiliki kewajiban dalam mendistribusikan barang-barang dan hasil pertanian tersebut ke pulau-pulau Indonesia Timur seperti NTT, Maluku, Papua, " ujar Menhub Budi.

Baca Juga: Pelindo IV Klaim Aktivitas Bongkar Muat di Pantoloan Kian Lancar

Sebagai informasi, Makassar New Port merupakan salah satu proyek strategis nasional di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Pembangunan pengembangan Makassar New Port tahap 1-A sudah hampir rampung. Proyek tersebut untuk tahap pertama memiliki panjang dermaga 320 m dengan luas 22 Ha. Nantinya pelabuhan ini akan memiliki kapasitas penumpukan peti kemas mencapai 800.000 TEUs per tahun.

Proyek pelabuhan ini dibagi dalam beberapa tahap. Hingga tahun 2032 nanti, Makassar New Port direncanakan memiliki dermaga total sepanjang 2184 meter dan luas lapangan penumpukan 106 Ha, sehingga total kapasitas terpasang sebesar 5 juta TEUs per tahun.

Adapun pembangunan Makassar New Port tahap I-B dan tahap I-C telah siap dibangun dan saat ini masih menunggu ijin konsesi tahap I-B dan I-C serta proses pengajuan penambahan alat kerja pengerukan dan reklamasi serta permohonan perpanjangan ijin keruk.

Baca Juga

Tag: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) IV - Pelindo IV, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Pelindo IV

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43