Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:39 WIB. Bursa - LINK bukukan pendapatan Rp3,72 triliun di tahun 2018.
  • 16:38 WIB. Dividen - LPPF bagikan dividen Rp933,60 miliar. 
  • 16:37 WIB. Kredit - LinkAja targetkan bisa layani penyaluran kredit di semester I tahun 2020. 
  • 16:35 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,02% ke level Rp14.188 per dolar AS. 
  • 16:34 WIB. 5G - Ericsson rilis platform 5G terbaru. 
  • 16:33 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,44% ke level 6.401,08 di akhir sesi II. 
  • 16:32 WIB. Saham - OJK rilis produk wakaf saham. 
  • 13:17 WIB. Bio Farma - WHO-Unicef menggandeng Bio Farma untuk menyediakan vaksin polio.
  • 13:09 WIB. Pertamina - Tahun 2018, total kontribusi Pertamina Grup untuk APBN mencapai Rp120,8 triliun.
  • 12:12 WIB. Pertamina - Pertamina mengaku tidak akan memaksa Aramco untuk menyetujui valuasi aset Kilang Cilacap.

Canggih, Kamera Ini Dilengkapi dengan AI

Canggih, Kamera Ini Dilengkapi dengan AI - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kamera SLR dan mirrorless dirancang untuk penggunaan manual, dengan mengubah pengaturan untuk menyesuaikan objek yang ingin dipotret. Tapi terkadang mengubah pengaturan justru akan menyita waktu sehingga pengguna bisa saja kehilangan momen terbaik.

Fotografer profesional Arbain Rambey sering mengatakan, yang lebih penting dalam memotret adalah menentukan komposisi, momen, dan angle, hal itu yang tidak bisa dilakukan oleh kamera. Selebihnya, untuk menentukan matering dan exposure, kalau kamera bisa melakukannya, tentu akan sangat membantu fotografer.

Mengingat kebutuhan akan kecepatan seperti itu, Olympus meluncurkan kamera terbaru OM-D E-M1X. Kamera ini memiliki fitur canggih auto focus (AF) yang menggunakan teknologi deep learning dan handled high res shot hingga 50 MP. Untuk mendukung kemampuan tersebut, kamera juga dibekali prosesor gambar TruePic VIII ganda yang bisa mendeteksi subyek secara cerdas. Prosesor ini tidak hanya berkontribusi pada kamera yang lebih cepat, tetapi juga menciptakan fungsi pemotretan terbaru seperti handheld high res shot, live ND, dan AF deteksi subyek cerdas.

Sandy Chandra, Marketing and Sales Managr Olympus Customer Care Indonesia (OCCI), menjelaskan, intelligent subject detection AF adalah deep learning sejenis artificial intelligence (AI) yang digunakan untuk mengembangkan algoritma dalam fungsi tersebut. Teknologi itu mampu mendeteksi tiga jenis subyek berbeda, termasuk olahraga motor, pesawat terbang, dan kereta api, dengan fokus dan pelacakan area secara optimal.

"Misalnya, ia menetapkan fokus tepat pada helm pengemudi selama olahraga motor, secara otomatis mendeteksi subyek, memungkinkan peningkatan presisi fokus otomatis sehingga pengguna dapat fokus pada komposisi," papar Sandy.

Baca Juga: Fujifilm Hadirkan Kamera Digital Premium XF10

Selain itu, fitur canggih lainnya yang dimiliki kamera ini adalah live ND yang berfungsi untuk efek kecepatan rana lambat seolah-olah menggunakan filter ND (nautral-density). Teknologi baru ini menggabungkan beberapa gambar yang terpapar untuk mendapatkan efek rana lembut. Juga mampu memeriksa efek rana lembut di jendela bidik sebelum memotret untuk meningkatkan efisiensi.

Kamera yang dikembangkan untuk kegiatan outdoor ini juga dirancang untuk tahan di segala kondisi cuaca. Kamera untuk pemotretan dalam kondisi ekstem yang kerap dijumpai oleh para fotografer ini telah melalui uji tahan coba seperti tahan debu, tahan percikan, dan tahan beku hingga -10 derajat celcius. Dengan demikian, pemotretan tidak akan terpengaruh oleh cuaca buruk.

Olympus juga dikenal dengan teknologi filter gelombang super sonic. Seri terbaru ini juga ditingkatkan dengan lapisan baru super sonic wave filter, yang bergetar pada 30.000 kali per detik untuk menghilangkan debu dan kotoran. Lapisan ini mengurangi kemungkinan debu atau kotoran 10% lebih banyak dibandingkan dengan model sebelumnya.

Satu lagi, kamera yang dibanderol dengan harga Rp48.999.000 ini juga dilengkapi dengan sistem sensor lapangan dan GPS bawaan. OM-D E-M1X mempunyai sensor GPS built-in, sensor suhu, manometer, dan kompas, yang secara kolektif dikenal sebagai 'sensor medan'. Selain informasi lokasi seperti bujur dan lintang, sensor ini mendeteksi dan merekam suhu, ketinggian, dan arah kamera untuk menambahkan informasi pemotretan terperinci ke gambar.

Baca Juga: Apa Itu Artificial Intelligence?

Tag: Olympus Corporation, kamera, Artificial Intelligence

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Olympus

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,802.70 3,763.93
British Pound GBP 1.00 18,402.67 18,212.34
China Yuan CNY 1.00 2,118.50 2,097.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,259.00 14,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,024.08 9,917.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.92 1,799.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,480.71 10,374.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,883.10 15,722.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,453.38 3,416.51
Yen Jepang JPY 100.00 12,770.02 12,641.71

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56