Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 01:49 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,83% pada level 3.094
  • 01:47 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,80% pada level 27.711
  • 01:45 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,98% pada level 8.486
  • 20:18 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,19% terhadap Poundsterling pada level 1,2901 USD/Pound
  • 20:17 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Euro pada level 1,1060 USD/Euro
  • 20:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yen pada level 108,46 Yen/USD
  • 20:10 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.473 USD/troy ounce
  • 20:09 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,28 USD/barel
  • 20:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,50 USD/barel
  • 16:05 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,15% terhadap USD pada level 7,0375 Yuan/USD
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,03% terhadap USD pada level Rp.14.094/USD
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,75% pada level 26.889
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,78% pada level 2.911
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,30% pada level 3.229
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 negatif 0,67% pada level 7.274

BI Yakin Neraca Pembayaran Kembali Surplus di Triwulan I 2019

BI Yakin Neraca Pembayaran Kembali Surplus di Triwulan I 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan I 2019 akan semakin membaik dan kembali mengalami surplus. Sebelumnya pada Triwulan IV 2018, NPI mengalami surplus US$5,4 miliar setelah sebelumnya di Triwulan III 2018 mengalami defisit US$4,4 miliar.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan, hal itu didasari oleh semakin meningkatnya surplus neraca modal dan finansial serta menurunnya defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD).

Surplus neraca modal dan financial didorong oleh besarnya aliran masuk modal asing dimana sampai dengan Februari 2019 mencapai US$6,3 miliar. Sementara itu, penurunan defisit transaksi berjalan didukung oleh neraca perdagangan yang mencatat surplus US$0,33 miliar pada Februari 2019 dipengaruhi penurunan impor nonmigas, di tengah ekspor nonmigas yang juga menurun.

"Perkiraan kami, CAD akan menurun sementara surplus neraca modal dan finansial naik terutama dari aliran modal asing yang masuk portofolio di dalam SBN. Dengan kondisi ini perkiraan kami kuartal I 2019 neraca pmbayaran akan surplus," kata Perry di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Baca Juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6%

Untuk menurunkan CAD lebih lanjut, Perry menuturkan, pihaknya bersama pemerintah terus melakukan koordinasi secara intens seperti Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan BI mengenai akselerasi pencapaian target penerimaan devisa pariwisata 2019. Adapun penerimaan devisa pariwisata dipatok sebesar US$17,6 miliar.

"(Pariwisata) itu sumber devisa ketiga terbesar setelah kelapa sawit dan batu bara. Dengan kenaikan US$17,6 miliar, itu peran pariwisata semakin penting dalam mengendalikan CAD sekaligus sebagai sumber devisa," paparnya.

Selain itu, koordinasi dan kerja sama juga dilakukan dalam rangka meningkatkan penanaman modal asing dan mendorong investasi portofolio di Indonesia. Langkah untuk memperkuat ekspor, termasuk peningkatan kinerja sektor pariwisata, dan mengendalikan impor akan terus ditempuh sehingga defisit transaksi berjalan 2019 dapat menuju kisaran 2,5% PDB.

Baca Juga: Kurangi CAD, Pemerintah dan BI Genjot Devisa Pariwisata US$17,6 Miliar

Baca Juga

Tag: Defisit Transaksi Berjalan, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.90 3,740.11
British Pound GBP 1.00 18,287.40 18,104.03
China Yuan CNY 1.00 2,015.06 1,994.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,167.49 14,026.52
Dolar Australia AUD 1.00 9,665.06 9,566.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.87 1,791.68
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.85 10,298.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,689.08 15,530.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.83 3,368.52
Yen Jepang JPY 100.00 13,056.39 12,922.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6155.109 3.019 662
2 Agriculture 1407.700 28.253 20
3 Mining 1487.759 2.187 49
4 Basic Industry and Chemicals 958.942 -7.373 76
5 Miscellanous Industry 1176.195 -3.763 50
6 Consumer Goods 2068.984 0.749 54
7 Cons., Property & Real Estate 500.869 -3.915 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1141.597 8.197 76
9 Finance 1281.736 2.705 90
10 Trade & Service 782.940 0.703 165
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 118 157 39 33.05
2 MFMI 436 545 109 25.00
3 PICO 3,580 4,470 890 24.86
4 ITIC 1,050 1,270 220 20.95
5 EAST 91 110 19 20.88
6 TRUS 274 328 54 19.71
7 POLU 1,500 1,795 295 19.67
8 KOIN 150 174 24 16.00
9 JTPE 825 945 120 14.55
10 AMIN 290 328 38 13.10
No Code Prev Close Change %
1 COWL 117 77 -40 -34.19
2 CITY 165 111 -54 -32.73
3 VRNA 101 70 -31 -30.69
4 JSKY 312 234 -78 -25.00
5 PURE 480 360 -120 -25.00
6 ENVY 1,170 880 -290 -24.79
7 TGRA 210 158 -52 -24.76
8 ARTO 2,850 2,230 -620 -21.75
9 PNSE 450 360 -90 -20.00
10 POOL 1,160 940 -220 -18.97
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,420 1,415 -5 -0.35
2 MAMI 250 280 30 12.00
3 IPTV 510 510 0 0.00
4 BBRI 4,190 4,220 30 0.72
5 BHIT 68 68 0 0.00
6 BRPT 1,245 1,175 -70 -5.62
7 ESIP 535 530 -5 -0.93
8 TCPI 5,100 5,075 -25 -0.49
9 TLKM 4,020 4,090 70 1.74
10 TOWR 660 670 10 1.52