Portal Berita Ekonomi Kamis, 28 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,76 JPY/USD.
  • 17:47 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.706 USD/troy ounce.
  • 17:46 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,57 USD/barel.
  • 17:45 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,91 USD/barel.

Tjakep! Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9% di Tahun 2018

Tjakep! Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9% di Tahun 2018
WE Online, Jakarta -

PT Bank DKI pada tahun 2018 mengalami pertumbuhan kredit sebesar 27,9%, dari semula sebesar Rp27,1 triliun di tahun 2017 menjadi sebesar Rp34,7 triliun pada akhir tahun 2018. Pertumbuhan tersebut berada jauh diatas pertumbuhan rata-rata perbankan nasional yang tercatat sebesar 12,9% di tahun 2018. 

 

“Pertumbuhan tersebut merupakan refleksi dari tema utama kebijakan strategis yang diusung Bank DKI di tahun 2018 yakni Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas”, demikian disampaikan Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (21/03/2019).

 

Baca Juga: Anies Mau Masukkan Bank DKI ke Bursa Efek Indonesia?

 

Sigit menyatakan, jika peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan terutama difokuskan kepada segmen Mikro yang meningkat cukup signifikan di tahun 2018 sebesar 49,7%.

 

“Secara umum, di tahun 2018 Bank DKI mampu mencatatkan pencapaian kinerja yang baik sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut tercermin pada realisasi penyaluran kredit yang melampaui target,” jelasnya

 

Ditengah laju pertumbuhan kredit tersebut, rasio NPL gross dan NPL Nett di tahun 2018 masing-masing tercatat sebesar 2,7% dan 1,6% dari sebelumnya sebesar 3,8% dan 2,3% di tahun 2017. Pencapaian tersebut tentunya merupakan hasil dari berbagai upaya-upaya perbaikan yang dilakukan di sepanjang tahun 2018.

 

Baca Juga: Dukung Program Anies, Bank DKI Distribusi KJP Plus ke Pulau Seribu

 

Dalam kegiatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), di sepanjang tahun 2018, Bank DKI lebih mengutamakan optimalisasi fungsi intermediasi dengan meningkatkan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) pada titik yang optimal, sehingga menjaga tingkat profitabilitas Perseroan. DPK Bank DKI per Desember 2018 tercatat sebesar Rp37,3 triliun yang didorong oleh pertumbuhan Tabungan sebesar 34,4%. 

 

“Kedepannya, peningkatan dana murah baik tabungan dan giro akan terus menjadi fokus utama Bank DKI dalam melakukan aktivitas penghimpunan DPK," tambah Sigit.

 

Baca Juga: Gandeng Taspen, Bank DKI Berikan Layanan bagi Pensiunan

 

Dengan perkembangan tersebut, per Desember 2018, total aset Bank DKI tercatat sebesar Rp53,0 triliun atau meningkat 3,1% dari Rp51,4 triliun di tahun 2017. Pencapaian total aset tersebut didukung dengan perbaikan struktur pendanaan serta optimalisasi dana yang dimiliki sehingga mendorong peningkatan laba bersih tahun 2018. 

 

Laba bersih per Desember 2018 tercatat sebesar Rp800,3 miliar atau meningkat 12,4% dibandingkan laba bersih pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 712,2 miliar. Pencapaian laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan operasional bank yang didominasi oleh pertumbuhan fee based income sebesar 26,2% seiring dengan peningkatan aktivitas produk dan layanan yang terjadi di sepanjang tahun 2018.

Baca Juga

Tag: Bank DKI, Perbankan

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: WE

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.10 3,908.77
British Pound GBP 1.00 18,277.97 18,088.76
China Yuan CNY 1.00 2,073.12 2,052.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,834.81 14,687.20
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.83 9,749.36
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.58 1,894.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,458.10 10,350.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.40 16,097.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.95 3,366.31
Yen Jepang JPY 100.00 13,807.53 13,666.33
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4641.555 14.756 692
2 Agriculture 963.201 0.898 22
3 Mining 1246.724 -8.375 49
4 Basic Industry and Chemicals 710.347 10.261 78
5 Miscellanous Industry 804.178 2.663 52
6 Consumer Goods 1823.628 -10.136 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.961 0.618 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 872.329 -7.636 78
9 Finance 913.212 8.117 93
10 Trade & Service 598.977 5.924 172
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 147 187 40 27.21
2 ARII 605 735 130 21.49
3 DPUM 84 99 15 17.86
4 MCAS 645 760 115 17.83
5 MLPT 462 535 73 15.80
6 DART 260 298 38 14.62
7 TMPO 119 136 17 14.29
8 MARK 442 505 63 14.25
9 IKAN 356 406 50 14.04
10 SCMA 825 940 115 13.94
No Code Prev Close Change %
1 INCI 400 372 -28 -7.00
2 SDPC 100 93 -7 -7.00
3 HRME 186 173 -13 -6.99
4 ICBP 8,950 8,325 -625 -6.98
5 TALF 288 268 -20 -6.94
6 RDTX 4,900 4,560 -340 -6.94
7 STTP 9,400 8,750 -650 -6.91
8 CASS 232 216 -16 -6.90
9 KEEN 290 270 -20 -6.90
10 NFCX 1,395 1,300 -95 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,520 2,630 110 4.37
2 PURA 79 74 -5 -6.33
3 TLKM 3,250 3,170 -80 -2.46
4 BBCA 24,850 24,825 -25 -0.10
5 PWON 362 400 38 10.50
6 MDLN 67 68 1 1.49
7 PGAS 890 885 -5 -0.56
8 BTPS 2,360 2,520 160 6.78
9 MNCN 855 910 55 6.43
10 BRIS 290 308 18 6.21