Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:37 WIB. WIKON - WIKA Industri & Konstruksi akan membangun pabrik di Majalengka dengan kapasitas 60.000 ton.
  • 08:36 WIB. WIKON - WIKA Industri & Konstruksi menargetkan penambahan produksi menjadi 100.000 ton per tahun pada 2020.
  • 08:35 WIB. BTN - BTN menawarkan KPR bagi komunitas wirausaha.
  • 05:42 WIB. ANTM - Antam membidik 26% saham Nusa Halmahera.
  • 05:41 WIB. Pertamina - Pertamina siap jalan sendiri mengembangkan Kilang Cilacap.
  • 05:41 WIB. Pertamina - Pertamina optimistis wujudkan pembangunan kilang ramah lingkungan.
  • 05:40 WIB. BRI - Bank BRI pastikan kepemilikannya di BRI Agro akan terdilusi pasca rights issue.
  • 05:39 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah berpartisipasi dalam sindikasi tol Cimanggis-Cibitung.
  • 23:35 WIB. Nubia - Ponsel Nubia Red Magic 3 pakai kipas buat dinginkan prosesor.
  • 23:34 WIB. Instagram - Instagram luncurkan stiker kuis.
  • 23:34 WIB. Vine - Vine akan segera bereinkarnasi dengan nama Bytes.
  • 23:32 WIB. Windows - Paint batal hilang dari Windows 10.
  • 23:31 WIB. Lenovo - Lenovo┬áluncurkan Z6 Pro yang punya lima kamera.
  • 23:30 WIB. Tik Tok - India blokir Tik Tok, pengembangnya rugi Rp7 miliar sehari.
  • 23:29 WIB. OnePlus - OnePlus 7 bakal punya layar memukau dan didukung 5G.

Bersama BPT, Imperva Hadirkan Scrubbing Center untuk Para Pelaku Bisnis

Bersama BPT, Imperva Hadirkan Scrubbing Center untuk Para Pelaku Bisnis - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Imperva lnc., perusahaan cybersecurity sebagai pelindung data business critical organisasi, mengumumkan hadirnya DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia, Kamis (21/3/2019). Hadirnya Scrubbing Center ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan total perlindungan dari meningkatnya ancaman DDoS khususnya bagi pelaku bisnis di sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood, Wakil Presiden Regional, APJ Imperva menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih, tapi Imperva memiliki teknologi yang Iebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang Iebih hebat yang pasti akan terjadi.

"Pendekatan unik kami yaitu melalui adanya Point of Presence (PoPs) yang strategis, salah satunya dengan membangun Scrubbing Center di Jakarta, Indonesia dan investasi ini akan memberikan solusi terbaik dan perlindungan keamanan penuh bagi pelanggan di Indonesia," ujar Chris Wood di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Baca Juga: Apa Itu Serangan DDoS?

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di Indonesia dianggap sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satu pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia. Ini merupakan Scrubbing Center ke-44 yang dimiliki Imperva di dunia. Kehadiran Imperva Scrubbing Center di Indonesia tentunya sangat membantu Blue Power Technology, BPT, anak perusahaan CTI Group, dalam mengimplementasikan solusi Imperva untuk para pelanggan di Indonesia.

Erwin Urip selaku Direktur PT Blue Power Technology, mengatakan, saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalul.

"Selain itu serangan DDoS bisa menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi," ungkapnya.

Ia menambahkan, Indonesia pun tak luput dari target serangan DDoS.

""Kami bangga menjadi garda depan implementasi solusi Imperva di Indonesia sekaligus mengelola services Scrubbing Center mereka. Imperva dengan pengalaman dan pengakuan dari Forrester dan Gar’cner sebagai solusi terdepan mitigasi serangan DDos yang memiliki solusi web security terbaik yang ada di dunia dan kemampuannya untuk memitigasi serangan DDoS dalam 10 detik tidak perlu diragukan Iagi," tambah Erwin.

Layanan Perlindungan DDoS Imperva memberikan pendekatan dari berbagai sisi untuk pertahanan dari DDoS, serta memberikan perlindungan menyeluruh dari semua jenis serangan DDoS, sehingga melindungi aset online yang bersifat kritis dari ancaman ini.

Layanan perlindungan Imperva untuk DDoS ini didukung oleh tim keamanan 24x7, dengan waktu aktif 99,999% dan mitigasi SLA 10 detik, bersama dengan jaringan pusat data global yang kuat dengan lebih dari 6 prs (Terabits per detik) dari kapasitas scrubbing berdasarkan permintaan, mampu memproses 65 miliar paket serangan per detik.

Untuk diketahui, PT Blue Power Technology (BPT), anak usaha PT Computrade Technology International (CTI Group), merupakan salah satu distributor infrastruktur teknologi informasi (Tl) di Indonesia. Dengan IBM sebagai produk andalannya, BPTjuga ditunjuk sebagai value-added distributor oleh Imperva. BPT memberikan Iayanan lengkap bagi perusahaan yang ingin mengintegrasi dan memodernisasi sistem dan proses Tl yang sudah ada untuk merespon perubahan di bidang industri serta mengurangi biaya operasional dan risiko perusahaan.

Sementara Imperva adalah cybersecurity yang diakui analis dalam misi untuk melindungi aset digital pelanggan dan dengan akurat mendeteksi serta memblokir ancaman yang masuk, dan memberdayakan pelanggan untuk mengelola risiko kritis.

Tag: Imperva lnc., PT Computrade Technology International (CTI Group)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,782.13 3,743.97
British Pound GBP 1.00 18,347.13 18,157.82
China Yuan CNY 1.00 2,110.41 2,089.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,183.00 14,041.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,986.25 9,883.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.85 1,790.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.96 10,334.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,907.65 15,742.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,433.31 3,396.47
Yen Jepang JPY 100.00 12,678.11 12,548.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68