Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2846 USD/Pound
  • 13:30 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1012 USD/Euro
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar menguat 0,05% terhadap Yen pada level 109,06 Yen/USD
  • 13:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.462 USD/troy ounce
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,74 USD/barel
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,55 USD/barel
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,33% di akhir sesi I.

Begini Langkah Xiaomi Hadapi Samsung di India

Begini Langkah Xiaomi Hadapi Samsung di India - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Xiaomi berencana untuk memperluas kemitraan dengan para ritel luring (offline) di wilayah India. Langkah untuk memperluas pasar luring itu diambil untuk menghadapi persaingan dengan produsen ponsel asal Korea Selatan, Samsung.

Rencana ekspansi itu juga bertujuan meningkatkan penjualan produk di luar ponsel pintar, seperti televisi, aksesoris berbasis bluetooth, produk smart home, dan sebagainya.

"Kisah sukses terbesar Xiaomi ialah perjalanan offline kami, termasuk dalam mendirikan mitra dengan menambah toko Mi Home," kata Wakil Presiden Xiaomi dan Managing Director Xiaomi India, Manu Kumar Jain, dilansir dari Gizmochina, Kamis (21/3/2019).

Baca Juga: Resmi Meluncur di Indonesia, Berapa Target Penjualan Redmi Note 7?

Perusahaan itu akan mendirikan Mi experience baru, serta meningkatkan jangkauan luring lewat peritel pihak ketiga. Untuk saat ini, mereka telah memiliki 50 toko Mi Home, 500 Mi Store, dan 4 ribu mitra pilihan di penjuru India. Mereka juga berencana untuk mendirikan 5 ribu outlet Mi kecil di pedesaan India. Bahkan, menurut Economic Times, Xiaomi juga ingin meningkatkan kehadiran di segmen ritel multimerek.

Juru bicara Xiaomi mengatakan, "2019 akan menjadi ekspansi ritel kami yang lebih berfokus pada saluran luring untuk mendukung kategori baru, seperti Mi LED TV. Sementara untuk ponsel, Xiaomi adalah merek terbesar kedua di pasar offline dengan pangsa pasar hampir 18%."

Xiaomi adalah produsen smartphone terbesar di India, sementara Samsung mengikutinya di tempat kedua. Sementara itu, mereka tengah mencari cara untuk melengserkan raksasa Korea yang saat ini memimpin pasar offline di negara itu.

Baca Juga: Xiaomi Redmi Go, Smartphone di Bawah Rp1 Juta

“Sepanjang 2018, menurut IDC, kami hampir 30 persen lebih besar daripada merek terbesar kedua (Samsung). Sementara di Q4 2018, kami 50 persen lebih besar dari merek terbesar kedua," ujar Jain.

Xiaomi memproduksi setiap smartphone yang dijual di India secara lokal. Kapasitas produksi mereka pun meningkat menjadi tiga smartphone per detik selama jam operasional.

Untuk memperluas kehadiran merek secara keseluruhan, Xiaomi selanjutnya mencari opsi untuk berinvestasi di India dan menghadapi Samsung di tengah meningkatnya persaingan di segmen online dan offline.

Di sisi lain, Samsung sekarang aktif bergerak di pasar smartphone kelas menengah. Mereka telah mengumumkan perangkat mid-range baru di bawah Seri Galaxy A dan Seri Galaxy M.

Baca Juga

Tag: Xiaomi Inc, Samsung Electronics Co Ltd

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.88 3,736.13
British Pound GBP 1.00 18,188.68 17,999.29
China Yuan CNY 1.00 2,015.12 1,994.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,152.41 14,011.59
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.59 9,576.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,385.57 10,276.95
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,583.22 15,426.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,410.22 3,373.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,986.25 12,853.49

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.992 32.252 660
2 Agriculture 1413.917 -1.493 20
3 Mining 1501.495 20.147 49
4 Basic Industry and Chemicals 949.967 8.159 75
5 Miscellanous Industry 1202.563 18.307 50
6 Consumer Goods 2087.173 16.534 54
7 Cons., Property & Real Estate 510.695 1.720 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.318 18.682 75
9 Finance 1264.361 -3.201 90
10 Trade & Service 807.538 2.872 165
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 60 81 21 35.00
2 VINS 100 135 35 35.00
3 KARW 66 89 23 34.85
4 EAST 81 109 28 34.57
5 SKYB 79 106 27 34.18
6 ETWA 71 95 24 33.80
7 ANDI 171 226 55 32.16
8 BAJA 63 81 18 28.57
9 SINI 246 306 60 24.39
10 RELI 150 180 30 20.00
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 2,310 1,735 -575 -24.89
2 DFAM 825 620 -205 -24.85
3 FORZ 510 384 -126 -24.71
4 TGRA 555 418 -137 -24.68
5 LUCK 710 535 -175 -24.65
6 POLA 955 730 -225 -23.56
7 BOSS 298 230 -68 -22.82
8 DEAL 1,880 1,480 -400 -21.28
9 ARTA 410 336 -74 -18.05
10 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 250 248 -2 -0.80
2 IRRA 830 800 -30 -3.61
3 PURE 1,200 1,215 15 1.25
4 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
5 BBRI 4,000 4,000 0 0.00
6 JSKY 785 790 5 0.64
7 PTBA 2,600 2,620 20 0.77
8 TLKM 4,100 4,180 80 1.95
9 ANDI 171 226 55 32.16
10 ANTM 830 820 -10 -1.20