Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:28 WIB. Facebook - Facebook patuhi pemerintah, juga pegang komitmen ke pengguna.
  • 19:25 WIB. Huawei - Huawei sebut Google tak berniat blokir mereka.
  • 19:24 WIB. Honor - Honor 20 dan 20 Pro resmi meluncur di sebuah event di London.
  • 19:23 WIB. Petloka - Aplikasi Petloka bisa bantu cari "hotel" untuk hewan perliharaan.
  • 19:21 WIB. Samsung - Samsung berhasil bikin modul kamera Zoom Optik 5x.
  • 19:20 WIB. Honda - Honda enggan respons soal kartel.
  • 19:19 WIB. Korsel - Korea Selatan bakal geser Windows, ganti pakai Linux.
  • 19:18 WIB. Mazda - Mazda Indonesia berhenti jual pikap BT-50.
  • 19:16 WIB. Medsos - Gangguan medsos akan berlangsung selama tiga hari.
  • 19:15 WIB. WhatsApp - Pemerintah tak blokir pengguna WhatsApp perorangan.
  • 19:14 WIB. Ojol - Go-Jek dan Grab imbau pengemudi jauhi area Aksi 22 Mei.
  • 19:13 WIB. WhatsApp - Pengguna WhatsApp keluhkan sulit telepon dan video call.
  • 19:09 WIB. 5G - Perancis luncurkan jaringan 5G tahun depan.
  • 19:08 WIB. WhatsApp - Menkominfo Rudiantara menyatakan pembatasan WhatsApp bersifat sementara dan bertahap.
  • 19:07 WIB. Medsos - Operator seluler Indonesia kompak batasi layanan ke medsos.

Debat Jokowi-Prabowo Paling Banyak Ditonton, Siapa Penontonnya?

Debat Jokowi-Prabowo Paling Banyak Ditonton, Siapa Penontonnya? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dari tiga debat calon presiden dan wakil presiden yang sudah digelar, ternyata debat putaran kedua, duel antara capres Jokowi dan Prabowo paling banyak ditonton. Debat dengan topik energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan, dan infrastruktur itu menunjukkan share tertinggi 73,1%.

Sementara debat lain, sesi pertama antara dua capres dan cawapres dengan topik hukum, HAM, korupsi, dan terorisme menunjukkan share 55%. Dan sesi ketika antara cawapres Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno dengan topik pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan hanya menunjukkan share 44%.

Baca Juga: IDI Kritik Debat Tak Bahas Masalah Kecanduan Pornografi

Demikian terungkap dalam hasil riset terbaru Nielsen tentang gambaran antusiasme debat pilpres pada rating televisi. Dalam laporan yang diterima Warta Ekonomi, Jumat (22/3/2019), juga terungkap bahwa ternyata penonton emak-emak atau perempuan lebih tinggi dibanding bapak-bapak atau laki-laki, dengan perbandingan 105%:94% pada debat pertama dan kedua, dan 101%:99% pada debat ketiga.

Jika dilihat dari usia,  penonton berusia 40 tahun ke atas mendominasi dengan persentase 110% usia 40-49 tahun di debat pertama, 117% usia 40-49 tahun di debat kedua, 122% usia 40-49 tahun di debat ketiga. Usia 50 tahun ke atas lebih tinggi lagi, dengan persentase 141% di debat pertama, 143% di debat kedua, dan 133% di debat ketiga.

Baca Juga: Debat Tak Berpengaruh ke Elektoral

Nielsen juga mengungkapkan bahwa antusiasme pemirsa televisi pada Pilpres 2019 dengan persentase 18,8% di debat kedua, lebih tinggi dibandingkan rating tertinggi di 2014 yang hanya 9,6% di debat ketiga. Antusiasme juga terlihat dari stasiun televisi yang menayangkan debat. Di 2014 lalu hanya ada tujuh stasiun televisi yang menayangkan, tahun ini ada 13 stasiun televisi.

Hasil pantauan Nielsen melalui Television Audience Measurement (TAM) di 11 kota, juga menemukan perbedaan total reach yang juga lebih tinggi di 2019 dengan persentase 57,6% daripada 2014 yang hanya 49,1%. Nielsen TAM sendiri adalah sistem pengukuran kepemirsaan atas semua televisi nasional terhadap lebih dari 8.000 orang berusia 5 tahun ke atas di 11 kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Makassar, dan Banjarmasin). Hasil pengukuran tersebut tertuang dalam nilai rating, share, dan indeks.

Tag: Debat Capres, Nielsen Indonesia

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Akbar Nugroho

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.98 3,843.65
British Pound GBP 1.00 18,520.32 18,331.39
China Yuan CNY 1.00 2,110.39 2,089.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,560.00 14,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,018.74 9,918.21
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,854.97 1,836.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,569.11 10,463.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,256.24 16,089.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.51 3,442.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,170.51 13,036.72

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5939.636 -11.736 633
2 Agriculture 1361.492 -5.285 21
3 Mining 1632.926 8.116 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.884 -2.252 71
5 Miscellanous Industry 1221.755 0.311 46
6 Consumer Goods 2360.716 -10.039 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.767 0.269 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1071.135 -9.732 74
9 Finance 1192.856 -1.238 90
10 Trade & Service 791.682 1.496 156
No Code Prev Close Change %
1 POOL 2,280 2,780 500 21.93
2 ARTA 400 486 86 21.50
3 JAYA 116 140 24 20.69
4 SKBM 372 446 74 19.89
5 ALDO 290 346 56 19.31
6 MTSM 166 198 32 19.28
7 INCF 266 312 46 17.29
8 DNAR 224 262 38 16.96
9 MASA 565 660 95 16.81
10 ALKA 338 390 52 15.38
No Code Prev Close Change %
1 POLA 1,250 940 -310 -24.80
2 POSA 398 300 -98 -24.62
3 SAPX 835 665 -170 -20.36
4 BELL 456 386 -70 -15.35
5 HITS 670 570 -100 -14.93
6 BBLD 500 442 -58 -11.60
7 DART 350 312 -38 -10.86
8 DEAL 795 710 -85 -10.69
9 CNTX 590 535 -55 -9.32
10 SOSS 396 360 -36 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,770 20 0.53
2 TLKM 3,600 3,540 -60 -1.67
3 MAMI 132 135 3 2.27
4 NUSA 58 59 1 1.72
5 JAYA 116 140 24 20.69
6 CPIN 4,410 4,460 50 1.13
7 MNCN 945 950 5 0.53
8 TAMU 4,800 4,810 10 0.21
9 BMRI 7,250 7,300 50 0.69
10 BBCA 27,300 27,300 0 0.00