Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:38 WIB. Impor - Tahan izin impor 100 ribu ton bawang putih lewat Perum Bulog dinilai sejahterakan petani bawang.
  • 16:37 WIB. Douw Nabire - Penerbangan di Bandara Douw Nabire kembali normal pascakebakaran.
  • 16:36 WIB. Pemilu - Sri Mulyani akan memberikan santunan kepada 91 petugas penyelenggara pemilu yang meninggal.
  • 16:35 WIB. Wisman - Menko Luhut menyoroti masalah sampah bisa mengurangi kunjungan wisman.
  • 16:35 WIB. Nelayan - Menteri KKP menyayangkan nelayan masih suka pakai bom untuk tangkap ikan.
  • 16:34 WIB. Impor - Kebijakan Mendag tahan impor harus diperkuat produksi bawang putih.
  • 16:20 WIB. BTN - Pendapatan komisi Bank BTN tumbuh 45% di kuartal pertama tahun 2019. 
  • 16:18 WIB. Dividen - PT Timah akan bagikan dividen senilai Rp185,97 miliar. 

E-Commerce Kecantikan Ini Sasar Milenial, Bidik Pertumbuhan Bisnis 40%

E-Commerce Kecantikan Ini Sasar Milenial, Bidik Pertumbuhan Bisnis 40% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Erha Clinic meluncurkan e-commerce yang khusus menjual perawatan tubuh dan kecantikan, Erhastore.co.id. Toko daring ini menjajakan produk-produk buatan Erha sehingga konsumen bisa melakukan perawatan wajah sendiri di rumah.

Kepala Bisnis Erhastore, Afril Wibisono menerangkan bahwa toko online tersebut masih terbilang baru. Dia menyebut Erhastore.co.id baru diluncurkan pada Februari 2019.

"Soft launching-nya sih akhir Januari kemarin, tapi ini baru diluncurkan Februari tahun ini," kata Afril melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Warta Ekonomi, Jumat (22/3/2019).

Menurut Afril, salah satu alasan Erha membuat situs e-commerce tersebut untuk mengubah persepsi masyarakat bahwa Erha bukan klinik saja, tetapi juga menjual produk tanpa resep atau over the counter (OTC) kecantikan yang bisa dibeli pelanggan secara online.

Baca Juga: Erha Clinic Sabet Original Brand Award

"Kami mengubah persepsi itu. Jadi, orang enggak perlu ke klinik. Itu (Erhastore.co.id) bisa diakses siapa pun. Masih banyak daerah yang belum ada klinik Erha, nah harapannya kami menjangkau market ini. Jadi, walaupun kliniknya belum ada, tapi orang bisa akses produk kami," jelas dia.

Afril menambahkan, Erhastore.co.id juga bisa mengubah persepsi tentang perawatan kecantikan di Erha yang mahal. Pasalnya, banyak produk perawatan kecantikan yang bisa didapat dengan harga terjangkau, tanpa resep dokter, dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

"Jadi, ini juga menjangkau daerah yang belum memiliki klinik. Saat ini, kami (memiliki) banyak customer di luar Jawa, misalnya Sulawesi dan NTB," tutur dia.

Afril mengaku, Erhastore.co.id dibuat untuk menyasar para kaum milineal. Terutama para wanita muda yang senang dengan perawatan kecantikan. Menurut Afril, harga produknya tak membuat kantong para wanita kering. Dari 123 produk buatan Erha, harga termurah sebesar Rp25.000. Selain itu, terdapat produk paket yang bisa menghemat biaya perawatan.

"Kalau penanganan (kecantikan) khusus itu memang lebih mahal. Tapi, kalau anti-aging, mencegah kerutan, (harga produk) kami sama saja dengan kompetitor lainnya. Maksudnya, masih bisa kompetitif. Ada harga Rp25.000, dan facial wash Rp60.000," ucap dia.

Afril pun menjamin produk yang dijajakan di Erhastore.co.id adalah produk asli yang diproduksi dari perusahan afiliasinya.

Terkait pengiriman, Erhastore sudah menggandeng jasa pengiriman JNE. Untuk pengiriman cepat, disediakan pula jasa Go-Jek, khusus pelanggan di Jakarta dan sekitarnya. Afril mengaku bakal menjalin kerja sama dengan jasa pengiriman lainnya.

"Kami juga kasih promo ongkir, misalnya belanja minimal Rp300.000, gratis ongkir. Kami juga bisa kirim ke luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia. Karena banyak pelanggan kami di sana," kata dia. 

Afril menargetkan pertumbuhan bisnis Erhastore.co.id tumbuh hingga 40%. Menurutnya, bisnis e-commerce ini sangat menjanjikan. Misalnya, per Februari, Erhastore sudah diakses oleh 60.000 pengguna. Dari 1.500 pesanan yang sudah dibayarkan, rata-rata nilai transaksi sekitar Rp267.000 per orang.

Baca Juga: Standardisasi Produk Mudahkan UKM Masuk E-Commerce

"Pasarnya masih besar, sekarang (terbilang) belum optimal, belum sampai 5% digital marketing, belum lagi jika kami masuk marketplace lain, seperti Blibli, Tokopedia, Grab, Happy Fresh, Lazada, JD.id, dan Zalora. Jadi, sudah pasti grow, ekspektasi 40% di semester I," terangnya.

Kendati demikian, brand & public relations senior manager dari induk usaha Erhastore.co.id, Amriel Aditya mengklaim bisnis Erha Clinic masih berjalan dan berkembang. Dia menambahkan bahwa bisnis keduanya tak saling menganggu.

"Dengan  beroperasinya Erhastore, sejauh ini tidak akan mengganggu perluasan dan pengembangan  bisnis dari  Erha Clinic. Saat ini kami sudah punya sekitar hampir 100 klinik di seluruh Indonesia. Terakhir kami buka cabang baru di Kendari dan Banda Aceh," tutup dia.

Tag: Erha Clinic, E-commerce

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Adrian

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.33 3,735.70
British Pound GBP 1.00 18,375.19 18,187.78
China Yuan CNY 1.00 2,109.36 2,088.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,087.54 9,986.33
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,803.65 1,785.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.64 10,331.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,920.17 15,755.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,426.15 3,388.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,659.93 12,531.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26