Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:42 WIB. ANTM - Antam membidik 26% saham Nusa Halmahera.
  • 05:41 WIB. Pertamina - Pertamina siap jalan sendiri mengembangkan Kilang Cilacap.
  • 05:41 WIB. Pertamina - Pertamina optimistis wujudkan pembangunan kilang ramah lingkungan.
  • 05:40 WIB. BRI - Bank BRI pastikan kepemilikannya di BRI Agro akan terdilusi pasca rights issue.
  • 05:39 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah berpartisipasi dalam sindikasi tol Cimanggis-Cibitung.
  • 23:35 WIB. Nubia - Ponsel Nubia Red Magic 3 pakai kipas buat dinginkan prosesor.
  • 23:34 WIB. Instagram - Instagram luncurkan stiker kuis.
  • 23:34 WIB. Vine - Vine akan segera bereinkarnasi dengan nama Bytes.
  • 23:32 WIB. Windows - Paint batal hilang dari Windows 10.
  • 23:31 WIB. Lenovo - Lenovo luncurkan Z6 Pro yang punya lima kamera.
  • 23:30 WIB. Tik Tok - India blokir Tik Tok, pengembangnya rugi Rp7 miliar sehari.
  • 23:29 WIB. OnePlus - OnePlus 7 bakal punya layar memukau dan didukung 5G.
  • 23:27 WIB. Xiaomi - Xiaomi ekspansi ke Eropa, buka toko di Rumania.
  • 23:26 WIB. Nintendo - Nintendo murah kabarnya meluncur akhir Juni.
  • 23:24 WIB. Lambretta - Lambretta tak mau comot calon konsumen Vespa.

Lion Air Bidik Rp14 T dari IPO, Investor Harus Tahu Fakta Ini Supaya Tak Menyesal

Lion Air Bidik Rp14 T dari IPO, Investor Harus Tahu Fakta Ini Supaya Tak Menyesal - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Maskapai penerbangan berbiaya rendah (LCC), PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) berencana untuk mulai masuk ke pasar saham Indonesia melalui penawaran umum perdana (IPO) di tahun 2019 ini. Dalam IPO tersebut, Lion Air menargetkan akan menghimpun dana hingga mencapai Rp14 triliun.

Menurut sumber yang dilansir dari Bloomberg, Lion Air merencanakan IPO akan dilakukan setelah perhelatan pilpres 2019 April mendatang. Langkah persiapan mulai diajajaki Lion Air, salah satunya adalah dnegan mengadakan agenda pertemuan dengan calon investor di pekan ini. 

Baca Juga: Move on dari Tragedi Akhir Tahun 2018, Lion Air Akan IPO US$1 Miliar

Masih tersisa waktu sebelum keputusan Lion Air untuk IPO mencapai mufakat. Untuk itu, bagi Anda calon investor, aada baiknya mempertimbangkan hal-hal di bawah ini sebelum menjatuhkan hati pada saham Lion Air. 

1. Potensi Naik di Awal Listing Ada, Tapi Sahamnya Kurang Menarik

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto, menilai bahwa rencana Lion Air untuk listing di pasar saham Indonesia tidak lebih menarik daripada maskapai penerbangan lain yang telah listing lebih dulu. Terlebih lagi, sentimen berupa pemberitaan buruk terkait dengan Lion menjadi salah satu alasan saham Lion Air akan sepi peminat.

"Saya khawatir kurang menarik. Apalagi baru habis ada beberapa berita buruk tentang Lion. Tapi, pasti tetap ada potensi untuk naik di awal listing," jelas William sebagaimana dikutip dari Kontan.

2. Sejarah Kelam Maskapai Penerbangan Lion Air

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Lion Air mempunyai cukup banyak sejarah kelam dalam perjalanan bisnis penerbangannya. Kecelakaan demi kecelakaan pernah dialami oleh maskapai penerbangan berlogo singa merah ini. Tragedi kecelakan mulai dari tergelincir dari landasan pacu hingga pesawat jatuh di laut pernah dialami Lion Air.

Tragedi kecelakan yang masih membekas hingga saat ini, yaitu jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Karawang Oktober 2018 lalU. Kecelakaan tersebut hingga kini masih dalam penyeledikan dan bahkan dikaitkan dengan jatuhnya Boeing 737 di Ethiopia.

Baca Juga: Donald Trump Perintahkan Boeing Max 8 dan Max 9 Dikandangkan

3. Boeing 737 Max 8 Dikandangkan

Menyusul dua kecelakaan Boeing 737 Max 8 di Ethiopia, pemerintah Indonesia memerintahkan kepada maskapai penerbangan untuk mengandangkan sementara waktu (temporary grounded) seluruh pesawat buatan Boeing sejak pertengahan Maret lalu. 

Asal tahu saja, mayoritas pesawat yang dioperasikan Lion Air adalah pesawat buatan Boeing dengan rincian, boeing 737-900ER sejumlah 70 unit, boeing 737-800NG sejumlah 38 unit, dan Airbus A330-300 sejumlah tiga unit.

Baca Juga: Penghentian Boeing 737 Max 8 Tak Ganggu Operasional, Ini Penjelasan Lion Air

4. Popularitas Harga Tiket Murah

Lion Air memang popular sebagai maskapai penerbangan yang murah meriah. Oleh karena itu, meskipun mempunyai riwayat kelam yang cukup banyak, Lion Air tak pernah ditinggalkan konsumen setianya. 

Dengan memasang tarif low cost dan jika ditambah dengan aturan penurunan harga tiket pesawat, tentu Lion Air akan semakin menarik konsumennya lebih banyak lagi. Bisa jadi, ini menjadi peluang Lion Air untuk tetap eksis dan mendapat keuntungan dari bisnis penerbangan yang dimilikinya. 

Tag: Lion Air, Lion Air Group, Boeing, Initial Public Offering (IPO)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Lion Air Group

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,782.13 3,743.97
British Pound GBP 1.00 18,347.13 18,157.82
China Yuan CNY 1.00 2,110.41 2,089.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,183.00 14,041.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,986.25 9,883.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.85 1,790.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.96 10,334.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,907.65 15,742.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,433.31 3,396.47
Yen Jepang JPY 100.00 12,678.11 12,548.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68