Portal Berita Ekonomi Rabu, 11 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:56 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Poundsterling pada level 1,3135 USD/GBP.
  • 13:38 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1089 USD/EUR.
  • 13:37 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 108,74 JPY/USD.
  • 13:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.463 USD/troy ounce.
  • 13:14 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,99 USD/barel.
  • 13:11 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,98 USD/barel.
  • 12:07 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,08% di akhir sesi I.

Sambut Logistik 4.0, DSC Fokus Berikan Nilai Tambah

Sambut Logistik 4.0, DSC Fokus Berikan Nilai Tambah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia dengan populasi terbesar ke empat di dunia setelah China, India, dan Amerika, memiliki potensi pasar yang besar dalam bidang bisnis apa pun. Salah satunya, bidang logistik yang didorong oleh meledaknya bisnis ritel dan e-commerce yang diprediksi masih akan meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Namun, kondisi geografis yang kompleks di Indonesia memberikan tantangan tersendiri dalam sebuah bisnis logistik. Kabar baiknya, Pemerintah Indonesia telah berinvestasi di bidang infrastruktur, yang membantu menyelesaikan masalah logistik. Hasilnya, Logistics Performance Index Indonesia meningkat dari posisi 63 menjadi posisi 46 dari 168 negara.

Baca Juga: DHL Express Bangun Service Center Baru

Srivastava, Managing Director DHL Supply Chain di Indonesia, kepada Warta Ekonomi baru-baru ini mengatakan, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat DHL Supply Chain (DSC), penyedia solusi logistik untuk menggarap bisnis logistik di Indonesia. Menurutnya, peran logistik di era digital saat ini lebih dari sekadar urusan pergudangan dan perpindahan barang. Namun, memberikan penguatan value propositions dan supply chain bagi pelaku bisnis lainnya di Indonesia.

Untuk menjaga performanya, DSC terus berinovasi agar seluruh rantai pasok tetap berjalan lancar. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menguatkan peran logistik 4.0 dengan memfokuskan DSC pada nilai tambah yang inovatif dan layanan manajemen yang prima, dan terintegrasi dengan fulfillment dan distribusi tradisional.

Baca Juga: Mulai dari Logistik Hingga Keamanan, Ini Manfaat Blockchain di Pelabuhan

"Dengan begitu, bisnis pelanggan kami akan semakin meningkat," jelas Srivastava, yang baru menjabat sebagai Managing Director DSC pada Februari 2019 ini.

Srivastava sebelumnya menjabat sebagai Vice President of Business Development and Solutions DSC, bertanggung jawab mendorong pertumbuhan bisnis di Indonesia. Selama 13 tahun, dia juga telah berpengalaman di berbagai negara lintas divisi di DHL, termasuk menjadi bagian dari tim konsultasi in house DHL selama 15 tahun.

"Saat ini di era digital, industri logistik telah berevolusi menjadi sebuah tren yang besar. Sementara status quo industri logistik menjadi tantangan tersendiri agar tetap adaptif dengan perubahan teknologi," imbuh Srivastava.

Selain itu, pada tahun ini, DSC Indonesia akan memperluas layanan ke sektor fesyen dan farmasi. Target lainnya adalah membangun pusat distribusi besar baru seluas 67.000 meter persegi di Cikarang, Jawa Barat. Bangunan tersebut menjadi bagian dari pipeline fase pertama managing director, yang ditargetkan tahap pertama akan beroperasi pada Juli 2019.

Baca Juga: Antar Jemput Barang Melalui Ojol Jadi Masalah untuk Industri Logistik? Ini Kata JNE...

Baca Juga

Tag: DHL Supply Chain (DSC), DHL Express, Logistik

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: DSC

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,758.80 3,721.00
British Pound GBP 1.00 18,513.95 18,321.36
China Yuan CNY 1.00 2,002.52 1,982.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,095.13 13,954.88
Dolar Australia AUD 1.00 9,603.01 9,500.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,370.17 10,263.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,635.73 15,478.75
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,388.25 3,349.71
Yen Jepang JPY 100.00 12,964.62 12,834.43

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6183.505 -10.286 668
2 Agriculture 1430.432 -12.606 20
3 Mining 1490.584 14.558 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.983 -0.489 77
5 Miscellanous Industry 1184.951 -4.213 50
6 Consumer Goods 2047.375 -14.079 56
7 Cons., Property & Real Estate 517.757 -0.597 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1121.125 -5.297 76
9 Finance 1302.596 0.766 90
10 Trade & Service 766.680 -2.198 166
No Code Prev Close Change %
1 IFII 105 178 73 69.52
2 DEAL 158 202 44 27.85
3 SOTS 187 238 51 27.27
4 OMRE 560 700 140 25.00
5 REAL 228 284 56 24.56
6 MOLI 800 995 195 24.38
7 SKRN 500 620 120 24.00
8 JSKY 197 238 41 20.81
9 DWGL 193 224 31 16.06
10 FISH 3,360 3,890 530 15.77
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 185 121 -64 -34.59
2 TFCO 670 510 -160 -23.88
3 AGAR 492 394 -98 -19.92
4 TIRA 252 202 -50 -19.84
5 PICO 4,310 3,580 -730 -16.94
6 IKAI 97 81 -16 -16.49
7 KPAL 276 234 -42 -15.22
8 PCAR 2,290 1,965 -325 -14.19
9 FILM 148 129 -19 -12.84
10 LPGI 4,100 3,600 -500 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,465 -40 -2.66
2 IPTV 525 520 -5 -0.95
3 TCPI 5,500 5,725 225 4.09
4 TOWR 735 750 15 2.04
5 DEAL 158 202 44 27.85
6 BBRI 4,180 4,170 -10 -0.24
7 ZINC 396 410 14 3.54
8 SCMA 1,400 1,450 50 3.57
9 PPRO 74 72 -2 -2.70
10 ADRO 1,420 1,485 65 4.58