Portal Berita Ekonomi Senin, 22 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:49 WIB. KRAS - Kreditur Krakatau Steel mencari siasat restrukturisasi.
  • 05:48 WIB. BNI - Tahun ini BNI memasang target untuk memupuk pendanaan anorganik hingga Rp8 triliun.
  • 05:47 WIB. BNI - BNI akan membentuk anak usaha modal ventura.
  • 05:46 WIB. DKI Jakarta - Pemprov DKI Jakarta targetkan Rp571 triliun untuk pembiayaan infrastruktur.
  • 05:45 WIB. BTN - Bank BTN akan segera menyelesaikan akuisisi manajer investasi milik PNM.
  • 05:42 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV mengincar direct call ke Australia.
  • 05:41 WIB. Pelni - Pelni bersiap membuka rute pelayaran internasional paling cepat pada 2020.
  • 23:02 WIB. Eredivisie Belanda - Fortuna Sittard 2 vs 1 NAC Breda
  • 23:01 WIB. Eredivisie Belanda - Excelsior 1 vs 1 Willem II
  • 23:00 WIB. Ligue 1 Prancis - Toulouse 0 vs 0 Lille
  • 22:59 WIB. Ligue 1 Prancis - Nantes 3 vs 2 Amiens
  • 22:52 WIB. Bundesliga Jerman - Freiburg 0 vs 4 Borussia Dortmund
  • 22:51 WIB. LaLiga Spanyol - Getafe 3 vs 0 Sevilla
  • 22:51 WIB. LaLiga Spanyol - Levante 2 vs 2 RCD Espanyol
  • 22:49 WIB. EPL - Everton 4 vs 0 Manchester United

Penugasan Bulog Jadi Importir Bawang Putih Dinilai Munculkan Persaingan Tak Sehat

Penugasan Bulog Jadi Importir Bawang Putih Dinilai Munculkan Persaingan Tak Sehat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Penugasan Pemerintah terkait penunjukan Perum Bulog sebagai importir bawang putih dihimbau untuk dikaji ulang. Posisi Bulog sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan hilangnya kewajiban menanam untuk impor memunculkan perlakuan tidak adil kepada pelaku importir lain, dan dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakadilan dan persaingan yang tidak sehat.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Assyifa Szami Ilman, mengatakan, penugasan Bulog menimbulkan perbedaan perlakuan terhadap importir lainnya. Impor yang akan Bulog lakukan ini tidak perlu mematuhi aturan Permentan nomor 38 tahun 2017 mengenai kewajiban tanam 5% dari volume impor.

Di saat bersamaan, importir lain tetap harus mematuhi ketentuan tersebut. Padahal, adanya kewajiban menanam ini mengakibatkan adanya perbedaan struktur biaya produksi yang harus ditanggung pengusaha impor lain yang tidak dialami oleh Bulog.

“Pengusaha impor, selain Bulog, juga harus menghadapi tantangan lain seperti beban bagi hasil kepada petani bawang putih dan belum lagi adanya kuota impor yang harus dipenuhi. Tantangan-tantangan ini pada kenyataannya tidak harus ditanggung Bulog melalui penunjukkan impor sebesar 100.000 ton ini,” jelas Ilman.

Baca Juga: Bulog Salurkan Cadangan Beras 15.000 Kg ke Jayapura

Dirinya kembli menambahkan, apabila memang perlu tindakan impor sesegera mungkin untuk menstabilkan harga, sebaiknya pemerintah juga turut mengikutsertakan pengusaha impor lain dalam kegiatan impor dalam rangka stabilisasi harga ini.

“Siapapun pelaku impornya, mau Bulog ataupun swasta, pada dasarnya dapat membantu menurunkan harga bawang putih dengan efisien apabila impor untuk stabilisasi harga ini tidak perlu ada wajib tanam,” lanjutnya.

Pengusaha impor, di sisi lain, juga telah berperan dalam meningkatkan produksi dalam negeri dengan wajib tanam yang diberlakukan. Apalagi, Bulog tidak rutin mengimpor bawang putih, tidak seperti beras dan jagung, sehingga kemampuan teknis Bulog dalam mengimpor bawang putih pun tidak serta merta membuat institusi tersebut lebih pantas untuk mengimpor secara efisien dibandingkan dengan pengusaha impor lain yang sudah lebih berpengalaman. Sehingga penunjukkan ini perlu dikaji ulang.

Tag: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Impor

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10