Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:35 WIB. Inalum - Inalum masih membutuhkan dana jumbo untuk proyek penghiliran.
  • 06:31 WIB. BNI - BNI akan menaikkan tingkat bunga kredit sebesar 50-55 bps.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI mencatatkan penurunan NIM pada kuartal I 2019 yoy dari 5,4% menjadi 5%.
  • 06:29 WIB. BCA - BCA membukukan laba Rp6,1 triliun di kuartal I 2019.
  • 06:19 WIB. MTF - MTF akan semakin ekspansif untuk menyalurkan pembiayaan non otomotif.
  • 06:18 WIB. MTF - Pembiayaan MTF pada kuartal I 2019 mencapai Rp6,9 triliun.
  • 06:17 WIB. Telkomsel - Telkomsel menghadirkan kolaborasi lintas industri di gelaran IIMS 2019.

Mau Akhiri Penderitaan Palestina, Begini Upaya PBB

Mau Akhiri Penderitaan Palestina, Begini Upaya PBB - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dewan Hak Asasi Manusia (UNHRC) pada Jumat mensahkan rancangan resolusi untuk memperkuat kehadiran PBB di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

 

Dewan HAM tersebut meminta "Komisaris Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia untuk memperkuat kehadiran di lapangan Kantor Komisaris Tinggi di Wilayah Palestina yang Diduduki, terutama di Jalur Gaza, yang diduduki".

 

Dewan itu juga meminta penggelaran "personel dan keahlian yang diperlukan untuk memantau dan mendokumentasikan pelanggaran yang berlangsung terhadap hukum internasional" di tanah pendudukan.

 

Dewan tersebut mengutuk "semua pelanggaran hukum hak asasi manysia dan hukum kemanusian internasional" dan menyampaikan keprihatinan sehubungan dengan pengurasakan luas, kematian dan penderitaan manusia di Palestina, termasuk Al-Quds (Jerusalem) Timur".

 

Baca Juga: Indonesia dapat Dukungan Yordania untuk Memerdekakan Palestina

 

Dewan HAM mengecam penggunaan kekuatan secara berlebihan oleh pasukan Israel terhadap warga sipil, termasuk anak kecil, wartawan dan pekerja kesehatan.

 

Dewan itu menyatakan Dewan HAM "sangat prihatin" dengan temuan dalam penyelidikan Komisi Independen Internasional, yang memperingatkan mengenai kejahatan perang dan kejahatan terhadap umat manusia oleh pasukan Israel selama protes damai Pawai Akbar Kepulangan.

 

Baca Juga: Tegas, Indonesia Akan Terus Bersama Palestina Sampai Merdeka

 

Dewan tersebut juga menekankan "mendesaknya untuk mencapai, tanpa penundaan, diakhirinya pendudukan Israel, yang dimulai pada 1967, dan menegaskan bahwa ini perlu untuk menegakkan hukum hak asasnia manusia dan hukum internasional".

 

Semua temuan UNHRC akan disampaikan secara lisan, lalu sebagai laporan dalam Sidang Dewan pada masa depan, kata Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau di Jakarta, Jumat malam.

 

Sejak rakyat Palestina menyelenggarakan pertemuan terbuka di sepanjang zona penyangga Jalur Gaza-Israel pada 30 Maret tahun lalu, lebih dari 250 pengunjuk-rasa telah tewas oleh tembakan tentara Israel.

 

Demonstran menuntut hak pengungsi Palestina untuk pulang ke rumah mereka di Palestina, yang bersejarah, tempat mereka diusir pada 1948 untuk memberi jalan bagi berdirinya negara baru Israel.

 

Baca Juga: AS Hentikan Pendanaan Bagi Pengungsi Palestina

 

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun atas Jalur Gaza, yang telah menghancurkan ekonomi daerah kantung pantai tersebut dan melucuti banyak komoditas dasar dari sebanyak dua juta warganya.

 

Pada hari terakhir Sidang ke-40 di Kantor PBB di Jenewa, Dewan HAM membahas resolusi yang menentang Israel dan diajukan oleh Bahrain, Bolivia, Kuba, Pakistan, Senegal, Venezuela, Zimbabwe dan Palestina.

 

Resolusi itu disahkan dengan 23 suara dukungan, delapan menentang dan 15 suara abstein.

 

Suara yang menentang resolusi tersebut diberikan oleh Australia, Austria, Brazil, Bulgaria, Ceko, Fiji, Hongaria dan Ukraina.

Tag: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Palestina

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Reuters/Ammar Awad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56