Portal Berita Ekonomi Rabu, 25 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,28 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 48,81 USD/barel.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Euro pada level 1,1909 USD/EUR.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,3352 USD/GBP.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,31% pada level 26.669.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,62% pada level 2.601.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,50% pada level 26.296.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,19% pada level 3.362.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,94% pada level 2.864.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,45% pada level 6.460.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 6,5802 CNY/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,08% terhadap Dollar AS pada level 14.144 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yen pada level 104,41 JPY/USD.
  • 16:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.810 USD/troy ounce.

Tarif Kargo Udara Naik, TIKI Lakukan Penyesuaian Tarif?

Tarif Kargo Udara Naik, TIKI Lakukan Penyesuaian Tarif?
WE Online, Jakarta -

TIKI mengakui jika kenaikan tarif Surat Muatan Udara (SMU) memengaruhi biaya operasional dan membuat mereka melakukan penyesuaian tarif kepada pelanggan, dalam kondisi tertentu. Meskipun melakukan penyesuaian tariff, pendapatan TIKI pada kuartal pertama 2019 masih sesuai dengan target.

Penyesuaian tarif itu sangat bervariasi, bergantung kepada kebijakan kenaikan tarif SMU di tiap kota tujuan. Selain itu, mereka juga melakukan beberapa langkah untuk menekan biaya operasional yang diakibatkan dari kenaikan tarif SMU tersebut.

“Dengan melakukan berbagai upaya efisiensi dan pengalihan moda transportasi seperti yang sudah disampaikan di atas, pendapatan TIKI pada kuartal pertama 2019 ini masih sesuai dengan target,” ujar Sales & Marketing Director TIKI, Rocky Nagoya kepada Warta Ekonomi, Jumat (22/3/2019).

Baca Juga: Bicara Tentang Manfaat Teknologi, Ini Kata Presdir TIKI....

Perusahaan mengaku, mereka melakukan penyesuaian tarif kepada konsumen, khusus untuk tujuan yang memerlukan pengiriman lewat udara. Itupun hanya berlaku dalam kondisi tertentu.

“Penyesuaian tarif kiriman merupakan hal yang tidak dapat dihindari dengan kondisi adanya kenaikan tarif kargo udara sejak akhir tahun lalu,” kata Rocky lagi.

Ia menambahkan, penyesuaian tarif pengiriman dilakukan secara bertahap di beberapa kota tertentu sejak awal tahun ini dengan besaran sekitar 5%-10%. Angka itu bergantung pada besaran kenaikan tarif kargo udara di tiap kota. 

“Kami berusaha melakukan berbagai upaya untuk menekan besaran penyesuaian tarif kiriman yang dibebankan kepada pelanggan akibat dari kenakan tarif kargo udara," kata Rocky.

Untuk mengatasi itu, TIKI melakukan efisiensi internal melalui integrasi sistem operasional yang memanfaatkan teknologi. Dengan begitu, mereka dapat memonitor dan menganalisisnya secara komprehensif, sehingga dapat meningkatkan performa operasional dan efektivitas pengiriman.

“TIKI telah melakukan investasi yang cukup besar dalam pemanfaatan teknologi untuk mengintegrasikan seluruh aspek operasional,” papar pria itu lagi.

Tak hanya itu, TIKI juga mencari opsi moda transportasi selain udara. Namun, perusahaan mengklaim tetap mengutamakan ketepatan pengiriman barang.

Bagi perusahaan itu, kenaikan tarif merupakan bagian dari dinamika pasar. Namun, TIKI berharap pihak maskapai dapat menyosialisasikan rencana kenaikan lebih dulu, sehingga perusahaan memiliki cukup waktu untuk meminimalisir dampak kenaikan terhadap biaya operasional dan kepada konsumen.

“Ke depannya, kami harap komunikasi yang terjalin antara pihak maskapai dengan perusahaan jasa kurir dapat lebih baik lagi. Agar ekosistem bisnis di industri pengiriman dapat bertumbuh dengan sehat," pungkasnya.

Baca Juga: Resmikan Terminal Baru, Jokowi: Bisnis Kargo Makin Terbuka Lebar

Baca Juga

Tag: TIKI, Kargo

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,797.09 3,758.81
British Pound GBP 1.00 19,025.86 18,835.14
China Yuan CNY 1.00 2,163.81 2,142.22
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,239.85 14,098.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,476.26 10,370.61
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,837.04 1,818.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,614.87 10,505.34
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,949.69 16,775.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,484.18 3,446.98
Yen Jepang JPY 100.00 13,621.44 13,482.03
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5679.247 -21.782 705
2 Agriculture 1232.374 -11.252 24
3 Mining 1604.369 4.003 47
4 Basic Industry and Chemicals 871.270 -4.093 80
5 Miscellanous Industry 993.070 -28.972 53
6 Consumer Goods 1857.912 -21.429 60
7 Cons., Property & Real Estate 362.960 -1.422 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 955.722 -15.192 79
9 Finance 1297.348 2.322 93
10 Trade & Service 683.685 7.867 174
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 57 72 15 26.32
2 IMAS 940 1,175 235 25.00
3 BKSL 50 60 10 20.00
4 JSKY 224 268 44 19.64
5 YULE 318 380 62 19.50
6 HRME 58 69 11 18.97
7 IMJS 304 360 56 18.42
8 GGRP 400 470 70 17.50
9 DADA 60 70 10 16.67
10 ENRG 75 87 12 16.00
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 200 186 -14 -7.00
2 KONI 430 400 -30 -6.98
3 YPAS 382 356 -26 -6.81
4 INCF 74 69 -5 -6.76
5 TIFA 474 442 -32 -6.75
6 PAMG 119 111 -8 -6.72
7 KOTA 210 196 -14 -6.67
8 ALKA 270 252 -18 -6.67
9 DAYA 426 398 -28 -6.57
10 LRNA 168 157 -11 -6.55
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 94 102 8 8.51
2 BBCA 32,825 32,050 -775 -2.36
3 BBRI 4,200 4,320 120 2.86
4 BKSL 50 60 10 20.00
5 TLKM 3,350 3,280 -70 -2.09
6 BUMI 57 72 15 26.32
7 SMBR 985 985 0 0.00
8 ASII 5,800 5,550 -250 -4.31
9 TOWR 1,045 1,045 0 0.00
10 BBNI 5,950 6,050 100 1.68