Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.478 USD/troy ounce
  • 13:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,03 USD/barel
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,09 USD/barel
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar melemah 0,12% terhadap Yen pada level 108,73 Yen/USD
  • 13:25 WIB. Valas - Dollar menguat 0,11% terhadap Poundsterling pada level 1,2773 USD/Pound
  • 13:23 WIB. Valas - Dollar melemah 0,16% terhadap Euro pada level 1,1051 USD/Euro
  • 12:05 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,15% di akhir sesi I.

Tommy Soeharto Punya Gebrakan Buat Pertanian Indonesia

Tommy Soeharto Punya Gebrakan Buat Pertanian Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Sukabumi -

Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal Tommy Soeharto ingin mengembalikan kejayaan pertanian dan peternakan di Indonesia dengan menggunakan konsep ekonomi kerakyatan dan memaksimalkan dana desa yang disalurkan Pemerintah Pusat.

"Selama ini dana desa lebih kepada insfrastruktur dan ke depannya seharusnya difokuskan kepada revitalisasi pertanian dan peternakan karena negara kita ini adalah negara agraria," katanya saat bersilaturahmi dengan warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Minggu (24/03/2019).

Ia pun sudah mempunyai konsep dengan menggandeng ahli pertanian dan peternakan serta metode ini telah berhasil. Seperti hasil produksi beras yang awalnya hanya 7 ton menjadi 10 ton setiap hektarenya, kemudian untuk peternakan dengan mempercepat pertumbuhan bobot sapi yang setiap harinya naik satu kilogram sehingga setepah usianya satu tahun bobotnya mencapai 365 kg.

Baca Juga: Lepas Ekspor Pertanian Sulsel, Mentan: Bayangkan Ekspor Naik 10 Juta Ton dalam Empat Tahun

Sebenarnya untuk peternakan dan pertanian yang sudah dijalankan oleh masyarakat tetapi sayangnya tidak dikelola secara terpadu. Maka dari itu, pihaknya akan menyiapkan tenaga ahli dan kader dari partai yang dipimpinnya untuk melakukan pembinaan secara terpadu kepada masyarakat khususnya peternak maupun petani.

Dalam pengembangannya tentunya sejalan dengan kearifan lokal setiap daerah sehingga bisa dilakukan lebih baik. Ia pun mencontohkan selama ini sapi diumbar atau dilepas begitu saja oleh peternak sehingga pertumbuhannya kurang baik.

Kunci kesuksesan dalam ternak sapi ini adalah di pakan dan pemeliharaan, sehingga pihaknya pun akan memberikan pelatihan meracik pakan sapi yang tidak hanya mengandalkan rerumputan saja, tetapi memanfaatkan jerami yang melalui proses fermentasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Tommy Soeharto Ungkit-Ungkit Utang Indonesia, Katanya

"Konsep peningkatan kualitas pertanian dan peternakan ini sudah diujicobakan dan berhasil. Jika seluruh peternak dan petani bisa seperti ini maka kami yakin tidak akan impor lagi khususnya daging sapi yang memang untuk persediaan nasional masih kurang," tambahnya.

Tommy mengatakan Dana Desa yang dikucurkan pemerintah saat ini harus diubah konsepnya yang seharusnya untuk lebih kepada pemberdayaan masyarakat. Salah satunya bisa digunakan untuk simpan pinjam sehingga dananya tersebut berputar di desa.

Selain itu, sejak Reformasi hingga saat ini khusus bidang peternakan dan pertanian belum ada metode yang signifikan dalam mendongkrak produksi. Sebenarnya jika dikelola dengan baik apalagi didukung dengan sumber daya alam yang melimpah maka Indonesia tidak perlu lagi impor pangam bahkan malah bisa swasembada hingga ekspor.

Baca Juga

Tag: Dana Desa, Pertanian, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,801.71 3,763.08
British Pound GBP 1.00 18,180.29 17,996.58
China Yuan CNY 1.00 2,009.72 1,989.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,257.93 14,116.07
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.14 9,505.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.73 1,799.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.35 10,289.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,722.22 15,564.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.04 3,365.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,120.39 12,988.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48