Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:55 WIB. RNI - RNI siap memanfaatkan peluang di Aerocity Kertajati, Majalengka.
  • 16:55 WIB. AP II - AP II segera merealisasikan penyertaan modal di PT BIJB.
  • 16:54 WIB. BPJS Kesehatan - BJPS Kesehatan Palembang membayar tagihan jatuh tempo senilai Rp266,95 miliar.
  • 16:53 WIB. Tol - Pemprov Jateng menerima usulan kepala daerah soal tol Solo-Cilacap.
  • 15:29 WIB. RNI - RNI menunda program revitalisasi pabrik gula di Jabar.
  • 15:28 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan pembangunan tol Pandaan-Malang nyaris rampung tahun ini.

Empat Tantangan Jelang Pencoblosan Pemilu

Empat Tantangan Jelang Pencoblosan Pemilu - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengatakan terdapat ada empat tantangan yang kemungkinan akan dihadapi menjelang proses pencoblosan 17 April mendatang.

Pertama, munculnya pragmatisme untuk menang. Hal ini dapat merusak politik gagasan karena masyarakat lebih membutuhkan terobosan dari caleg dibanding politik citra.

“Kampanye pragmatis mengedepankan citra, simbol. Akhirnya, politik gagasan semakin jauh," ujarnya di Jakarta, Senin (25/4/2019).

Baca Juga: 321 Komunitas Otomotif Jabar Deklarasi Pemilu Damai

Kemudian, ia menduga penyebaran hoaks akan lebih masif pada masa kampanye terbuka, menyasar peserta hingga penyelenggara. Selain penyebaran berita hoaks, hal yang perlu di waspadai adalah politik uang. Tantangan terakhir adalah potensi munculnya ke ke rasan dalam penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut harus sangat diantisipasi oleh seluruh elemen, termasuk aparat penegak hukum.

"Kekerasan pemilu dibagi tiga, fisik atau luka, serangan milik negara atau pribadi, ancaman untuk melakukan kekerasan dan penyerangan terhadap fasili tas properti," katanya.

Baca Juga: Jokowi Mengku Dihina, Komentar Fahri Hamzah Mantap

Titi menilai, pada Pemilu 2019 ini pilpres lebih mendominasi dibandingkan legislatif. Aturan yang dibuat KPU dalam penyelenggaraan pemilu lebih condong memprioritaskan pelaksanaan pemilihan calon orang nomor satu di Indonesia. Salah satu contohnya penentuan jadwal pelaksanaan kampanye pileg yang mengikuti jadwal kampanye pilpres.

“Artinya, desain pemilu serentak membuat penyelenggara pemilu didominasi dan berada di bawah bayang-bayang pemilu presiden,” imbuhnya.

Partner Sindikasi Konten: Sindonews

Tag: Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Pemilu, Pemilu Presiden (Pilpres)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10