Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:57 WIB. Pertamina - Pertamina tetap berkomitmen lanjutkan proyek RDMP Cilacap.
  • 06:35 WIB. Inalum - Inalum masih membutuhkan dana jumbo untuk proyek penghiliran.
  • 06:31 WIB. BNI - BNI akan menaikkan tingkat bunga kredit sebesar 50-55 bps.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI mencatatkan penurunan NIM pada kuartal I 2019 yoy dari 5,4% menjadi 5%.

Tingkatkan Transparansi, Apindo Sumut Ajak Pengusaha Go Publik

Tingkatkan Transparansi, Apindo Sumut Ajak Pengusaha Go Publik - Warta Ekonomi
WE Online, Medan -

Go Publik adalah hal yang sangat baik untuk direfreshing kembali dalam memajukan  suatu perusahan. Sebab bicara tentang Go Publik, perusahaan akan mendapatkan kepercayaan yang lebih dari masyarakat maupun kepemerintahan.

Ketua Apindo Sumut, Parlindungan Purba mengatakan, pihaknya sebagai salah satu pengusaha di Sumut sangat senang dengan adanya pertemuan dengan IDX, KPEI, KSEI dan OJK agar pengusaha dapat memahami apa itu Go Publik.

"Dengan adanya Go Publik kita harapkan perusahaan itu akan semakin baik. Bahkan jika sudah Go Publik maka perusahaan akan makin tampak adanya ketransparanan. Saya akan terus sosial untuk mengajak dan mengenalkan apa itu Go Publik ini di kabupaten kota di Sumut melalui Apindo," katanya di hotel Adimulya Medan, Selasa (26/3/2019).

Baca Juga: Apindo: Swasta Tak Mungkin Kuasai SDA

Dikatakannya, dengan adanya kepercayaan masyarakat tentang Go Publik oleh pengusaha di Sumut ini pihaknya yakin kebijakan pemerintah mendorong Go Publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih transparan.

"Jadi kami atas nama dewan pimpinan provinsi Sumatera Utara Apindo memberikan apresiasi, mudah mudahan hal ini menjadi hal yang baik untuk kemajuan perekonomian Sumut," katanya.

Senior Vice President Head of Listing 3 IDX, Goklas AR Tambunan mengatakan, menjadi perusahaan TBK tentunya mempunyai beberapa keuntungan yang perlu disampaikan pada tiap pengusaha. Pertama tentunya karena di dorong untuk transparan perusahaan tersebut.

"Maka dengan adanya Go Publik ini akan menjaga kesinambungan pertumbuhan perusahaan kita kedepannya. Banyak perusahan bilamana keluarganya mengalami konflik maka sering terjadi jalan buntu tetapi sebagai perusahaan TBK sahamnya ada nilainya gampang kita mengatasi masalah itu," ujarnya.

Selain itu, karena juga banyak regulasi yang harus diikuti sehingga salah satu perusahaan biasanya berjalan dengan aman kedepannya. 

Baca Juga: Masuk dalam Indeks LQ45 dan IDX30, Antam: Cemerlang!

"Kedua yaitu instansi pajak. Kurang lebih 6 tahun lalu ketua umum kami memperjuangkannya kepada pemerintah memperoleh keringanan pajak. Dan pemerintah menyetujui 5 persen lebih rendah dibanding perusahaan bukan TBK," katanya.

Kepala Kantor BEI Wilayah Medan, Pintor Nasution mengatakan, dengan adanya sosialisasi tentang pemahaman Go Publik dapat menambah wawasan kepada pengusaha yang tergabung di Apindo. 

"Kita lakukan sosialisasi ini agar para pengusaha tidak kaku untuk Go Publik, sebab dengan adanya pengenalan ini, pengusaha tau dan paham bahwa Go Publik sebenarnya menguntungkan perusahaan," katanya.

Di Sumut, kata Pintor, baru 7 perusahaan yang Go Publik, diharapkan 2019 ini dapat 1 perusahaan yang akan Go Publik.

"Tahun ini akan bertambah 1 perusahaan di Sumatera dan kita masih rahasiakan dulu," pungkasnya.

Tag: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,802.70 3,763.93
British Pound GBP 1.00 18,402.67 18,212.34
China Yuan CNY 1.00 2,118.50 2,097.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,259.00 14,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,024.08 9,917.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.92 1,799.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,480.71 10,374.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,883.10 15,722.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,453.38 3,416.51
Yen Jepang JPY 1.00 12,770.02 12,641.71

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56