Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:10 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,29% pada level 3.096 
  • 22:09 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,18% pada level 27.740 
  • 22:08 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,33% pada level 8.492
  • 20:22 WIB. Valas - Dollar menguat 0,10% terhadap Yen pada level 109,16 Yen/USD
  • 20:22 WIB. Valas - Dollar menguat 0,16% terhadap Poundsterling pada level 1,2835 USD/Pound
  • 20:21 WIB. Valas - Dollar menguat 0,16% terhadap Euro pada level 1,1015 USD/Euro
  • 20:20 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.453 USD/troy ounce
  • 20:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,48 USD/barel
  • 20:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,12 USD/barel
  • 16:53 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,52% pada level 27.065
  • 16:52 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,17% pada level 2.914
  • 16:51 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,84% pada level 3.267
  • 16:27 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,08% terhadap USD pada level 7,0064 Yuan/USD
  • 16:26 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,09% terhadap USD pada level Rp.14.054/USD
  • 13:57 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,81% pada level 23.520

OJK Mau Buat Standar Penasihat Investasi, Untuk Apa?

OJK Mau Buat Standar Penasihat Investasi, Untuk Apa? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin membuat standar profesi bagi para pelaku penasihat investasi di industri pasar modal agar kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan tetap berada dalam koridor perlindungan investor. 

 

"Saat ini ada penasihat investasi di pasar modal yang bekerja sendiri maupun tergabung dalam perusahaan Manajer Investasi. Kami perlu berbicara untuk membentuk standar profesi," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (26/3/2019). 

 

Baca Juga: Bangun Infrastruktur, OJK Dorong Pemda Manfaatkan Pasar Modal

 

Menurut mantan Direktut BEI ini, peran penasihat investasi dibutuhkan industri pasar modal di tengah pertumbuhaan literasi dan penetrasi serta keragaman instrumen investasi. Akan tetapi, para penasihat investasi tetap pun dituntun untuk memiliki pedoman dan petunjuk arah kerja, sehingga aktivitasnya tetap berorientasi pada upaya perlindungan investor. 

 

"Jumlah investor di pasar modal terus mengalami pertumbuhan yang tinggi," terangnya. 

 

Baca Juga: OJK-Kemenkominfo Ajak Milenial Jadi Pengusaha Digital

 

Sementara itu, menurut Ketua Asosiasi Penasihat Investasi Indonesia (APII), Ari Adil, keberadaan perusahaan penasihat investasi dibutuhkan investor untuk mendapatkan edukasi dan pandangan memetakan portofolio di pasar modal.

 

Perlu diketahui, hari ini APII resmi berdiri dan berada di bawah Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI). Sejak diterbitkannya Keputusan Bapepam-LK tentang Perizinan Penasihat Investasi, saat ini terdapat 14 perusahaan penasihat inesvtasi.

 

Secara infrastruktur dan regulasi, lanjut Ari, industri pasar modal telah siap menerima lebih banyak investor yang masuk, sehingga momentum tersebut perlu keberadaan penasihat investasi. "Pada 2018, pertumbuhan investor pasar modal sebesar 44 persen menjadi 1,6 juta investor," ucapnya.

 

Baca Juga: Generasi Milenial Sudah Melek Investasi, Ini Buktinya!

 

Jumlah investor tersebut, jelas Ari, menunjukkan bahwa ada peluang untuk mengembangkan industri pasar modal, namun ada tantangan untuk mengedukasi investor. "Penasihat investasi akan membantu investor memetakan portofolio, memlilih instrumen dan prospek investasi," tutur Ari.

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Penasihat Investasi Indonesia (APII), Investasi

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.71 3,730.02
British Pound GBP 1.00 18,160.39 17,978.29
China Yuan CNY 1.00 2,017.49 1,996.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,129.30 13,988.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,658.79 9,561.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.11 1,787.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.03 10,272.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,580.38 15,423.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.23 3,374.03
Yen Jepang JPY 100.00 12,944.85 12,814.87

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.992 32.252 660
2 Agriculture 1413.917 -1.493 20
3 Mining 1501.495 20.147 49
4 Basic Industry and Chemicals 949.967 8.159 75
5 Miscellanous Industry 1202.563 18.307 50
6 Consumer Goods 2087.173 16.534 54
7 Cons., Property & Real Estate 510.695 1.720 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.318 18.682 75
9 Finance 1264.361 -3.201 90
10 Trade & Service 807.538 2.872 165
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 60 81 21 35.00
2 VINS 100 135 35 35.00
3 KARW 66 89 23 34.85
4 EAST 81 109 28 34.57
5 SKYB 79 106 27 34.18
6 ETWA 71 95 24 33.80
7 ANDI 171 226 55 32.16
8 BAJA 63 81 18 28.57
9 SINI 246 306 60 24.39
10 RELI 150 180 30 20.00
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 2,310 1,735 -575 -24.89
2 DFAM 825 620 -205 -24.85
3 FORZ 510 384 -126 -24.71
4 TGRA 555 418 -137 -24.68
5 LUCK 710 535 -175 -24.65
6 POLA 955 730 -225 -23.56
7 BOSS 298 230 -68 -22.82
8 DEAL 1,880 1,480 -400 -21.28
9 ARTA 410 336 -74 -18.05
10 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 250 248 -2 -0.80
2 IRRA 830 800 -30 -3.61
3 PURE 1,200 1,215 15 1.25
4 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
5 BBRI 4,000 4,000 0 0.00
6 JSKY 785 790 5 0.64
7 PTBA 2,600 2,620 20 0.77
8 TLKM 4,100 4,180 80 1.95
9 ANDI 171 226 55 32.16
10 ANTM 830 820 -10 -1.20