Apa Itu Business to Business?

Apa Itu Business to Business? Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar kata B to B? Apakah memori Anda membawa kepada sekumpulan lelaki dalam grup boy band Korea yang hits di tahun 2000-an? Sayangnya, bukan grup musik pemilik lagu “Missing You”, BtoB, yang akan dibahas dalam tulisan ini, melainkan BtoB untuk business to business (B2B).

Istilah B2B semakin popular akhir-akhir ini seiring dengan perkembangan model bisnis online atau e-commerce. Yap, B2B adalah salah satu model bisnis suatau perusahaan yang berfokus pada penjualan produk dan layanan untuk perusahaan lain, bukan untuk konsumen individual.

Konsep mudahnya, dalam menjalankan usahanya, perusahaan B2B berorientasi untuk mendukung perusahaan lain melalui produk dan layanan yang dimilikinya. Beberapa produk atau layanan yang paling umum ditawarkan oleh perusahaan B2B, yaitu bahan baku produk, suku cadang jadi, layanan konsultasi bisnis, layanan pemasaran, dan layanan pengembang web.

Baca Juga: Jitu, 5 Trik Ini Jitu Buat Pemasar B2B Digital, Cobain Deh!

Kategori B2B

Menjalankan model bisnis B2B dianggap sebagai suatu hal yang cukup menantang bagi sebagian orang. Terlebih lagi, model bisnis ini relatif fleksibel karena bisa merambah ke berbagai ranah aau bidang bisni. Dari sekian banyak ranah yang bisa dijangkau oleh B2B, berikut adalah jajaran teratas kategori bisnis B2B.

1. Pengembangan web

Memasuki era industri 4.0, migrasi binis konvensional ke dunia digital menjadi suatu yang lumrah. Semakin banyak perusahaan yang berlomba-lomba memanfaatkan teknologi digital, baik untuk mempertahankan eksistensi maupun untuk melakukan ekspansi.

Oleh karena itu, bisnis dengan spesialiasasi dalam pengembangan web, desain web, SEO, pengembangan perangkat lunak, database, dan pembuatan situs menjadi yang paling banyak diburu saat ini. Tentu saja, itu menjadi peluang besar bagi perusahaan B2B.

International Business Machine atau IBM adalah salah satu perusahaan B2B yang popular untuk kategori ini. Menyandang status sebagai raksasa multinasional tekonologi, IBM menawarkan berbagai layanan kepada perusahaan mitranya, satu di antaranya adalah komputasi awan,

2. Perangkat lunak sebagai layanan (SaaS)

Kategori B2B untuk kategori ini bekerja dengan menyediakan layanan atau platform perangkat lunak yang membantu aktivitas bisnis menjadi lebih mudah, mulai dari manajemen proyek, otomatisasi pemasaran, manajemen inventaris, sampai dengan pelacakan keuangan.

Beberapa produk yang familiar untuk kategori ini adalah platform Dropbox, Mint, Evernote, Salesforce, Zendesk, dan Hubspot.

3. Pemasok kebutuhan bisnis

Era digital juga sudah merambah pada aktivitas pemasokan kebutuhan bisnis. Bahkan, saat ini perusahaan rela membayar perusahaan lain guna mendapatkan akses ke situs atau portal yang memiliki informasi tentang berbagai pasokan yang dibutuhkan oleh industri tertentu.

4. Perantara

Untuk kategori ini, bisnis B2B berperan sebagai situs perantara untuk memenuhi kebutuhan pasokan antara pemilik bisnis dan pemasok. Jika sudah bekerja sama dengan B2B, agen pembelian suatu perusahaandapat dengan mudah mengidentifikasi dan mengakses pasokan bahan baku, komponen, serta produk lainnya dari jarak jauh melalui situs e-procurement.

5. Agen pemasaran

Bisnis BT2 mempunyai peluang besar untuk menjadi agen pemasaran, terutama yang berkaitan dengan iklan online. Beberapa jasa yang ditawarkan bisnis B2B untuk kategori ini, yaitu spesialis pencarian berbayar, pakar media sosial, master pemasaran konten, dan lain sebagainya guna mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini