Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:03 WIB. Vial - Data Kemenperin menyebutkan konsumsi produk vial di dalam negeri 500 juta pcs per tahun.
  • 15:02 WIB. Ampul - Data Kemenperin menyebutkan konsumsi produk ampul di dalam negeri 700 juta pcs per tahun.
  • 15:00 WIB. Ekspor - Kemenperin menargetkan ekspor kerajinan Indonesia naik 9% di 2019.
  • 15:00 WIB. Hotel - Hotel Prime Park menargetkan tingkat okupansi di 2019 sebesar 70%.
  • 14:59 WIB. Ekspor - Menteri PUPR mendukung Wikon ekspor jembatan girder baja ke Filipina.
  • 14:58 WIB. Wikon - Wikon akan memproduksi 400 box girder dengan nilai Rp12 miliar.
  • 14:57 WIB. Pelabuhan - Belanda menjajaki kerja sama membangun Pelabuhan Makassar tahap III.
  • 13:58 WIB. Pertamina - Pertamina optimistis pembangunan megaproyek kilang ramah lingkungan dapat terlaksana dengan lancar.
  • 13:57 WIB. Perumnas - Perumnas gencar melakukan inovasi dalam membangun hunian terjangkau.
  • 13:56 WIB. AP I - AP I menyiapkan aksesibilitas Bandara Internasional Yogyakarta.
  • 13:55 WIB. Pertamina - Megaproyek kilang Pertamina mengutamakan TKDN.
  • 13:55 WIB. PTBA - PT Bukit Asam membidik dana segar Rp4 triliun.
  • 13:54 WIB. PTBA - PT Bukit Asam bagikan dividen Rp3,76 triliun.
  • 13:48 WIB. Perhutani - Perum Perhutani raih lima penghargaan dalam ajang Marketeers Awards 2019.
  • 11:39 WIB. BRI - BRI akan mengumumkan nama perusahaan asuransi yang akan diakuisisi pada semester I/2019.

BI Sumut Minta Perbankan Realisasikan Kredit Usaha pada UMKM

BI Sumut Minta Perbankan Realisasikan Kredit Usaha pada UMKM - Warta Ekonomi
WE Online, Medan -

Bank Indonesia (BI) mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumatera Utara dan meminta perbankan untuk merealisasikan kredit usaha terhadap pelaku ekonomi tersebut. Sebab tahun ini, BI sedang fokus bagaimana mengembangkan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi dari UMKM. Sehingga dana dari Perbankan sangat diharapkan oleh UMKM. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara Wiwiek Sistro Widayat mengatakan, salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang sudah diakui keberadaannya yaitu dilihat dari jumlah dimana secara nasional ada 97 juta UMKM berdasarkan Survei Ekonomi Nasional (Susenas). Pangsanya hampir 99% dari total koperasi di Indonesia. Bahkan ketahanan UMKM sudah dibuktikan saat krisis tahun 1998 dan 2008.

"Untuk Sumatera Utara ada sekira 2,8 juta UMKM, namun yang teregisterasi atau terdaftar di Dinas Koperasi tak lebih dari 20% atau sekira 380.000. Jadi banyak UMKM yang belum teregisterasi dengan baik," katanya, Rabu (27/3/2019).

Baca Juga: BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2019 Sesuai Target 5,2%

Dikatakannya, BI menssuport UMKM yang cukup tinggi dan yang diutamakan adalah pada kredit modal kerja, investasi dan sedikit untuk konsumsi. Kredit yang diberikan ke UMKM terus mengalami peningkatan dari tahun 2015 sebesar 5%, tahun 2016 naik jadi 10%, tahun 2017 ke 15% dan tahun 2018 naik lagi jadi 20%.

"BI fokus pengembangan ke UMKM karena terkait untuk menjaga inflasi lebih baik. Tahun 2018, inflasi sebesar 1,23% dan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,18%. Salah satu upaya yang dilakukan BI untuk mengetahui komoditi-komoditi apa, produksi apa yang sekarang tumbuh di kabupaten/provinsi, apakah dapat jadi produk unggulan untuk mendorong ekonomi daerah ke depan," ujarnya.

Nanti produk unggulan yang diperoleh itu akan dipilah lagi per sektor untuk mempermudah penanganannya. Inilah kegiatan-kegiatan usaha yang memiliki keunggulan dan pertumbuhan besar di daerah. Sehingga BI kerjasama dengan Lembaga Penelitian USU Tahun 2018. Penelitian ini cukup intensif selama 2018 yang hasilnya akan diseminasikan atau disampaikan  kepada para kepala SKPD baik di kabupaten atau yang mewakili provinsi maupun kecamatan. 

Baca Juga: Dongkrak Pertumbuhan, BI Dorong Optimalisasi Sumber Ekonomi Baru di Riau

"Sampai saat ini BI sudah mengembangkan beberapa komoditi. Bisa capai stabilitas nilai rupiah. Hasilnya ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah dalam mencari sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru," pungkasnya.

Tag: Bank Indonesia (BI), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/M Ibnu Chazar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68