Portal Berita Ekonomi Senin, 14 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,39% terhadap USD pada level 7,0617 Yuan/USD
  • 16:07 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,01% terhadap USD pada level Rp. 14.140/USD
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,81% pada level 26.521
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,37% pada level 3.125
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,15% pada level 3.007
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,11% pada level 2.067

Pemerintah Dorong UKM Fokus Pemanfaatan Sumber Daya Unggulan

Pemerintah Dorong UKM Fokus Pemanfaatan Sumber Daya Unggulan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Br Simanungkalit mengatakan, saat ini Indonesia perlu fokus pada apa yang akan diangkat untuk mendongkrak ekspor langsung yang dilakukan UKM. Hal ini berkaca pada negara lain yang mampu melakukan pengembangan usaha fokus pada satu produk.

"UKM di Indonesia perlu didorong untuk menghasilkan produk yang unik dan spesifik yang kualitasnya berbeda dari yang lain dan dapat menyasar pasar tertentu, khususnya di tingkat internasional," kata Victoria saat membuka secara resmi Training of Mentors Asean Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN) di Mercure Bandung City Center, Rabu (27/3/2019).

Untuk mendorong UKM fokus pada pemanfaatan sumber daya unggulan lokal, dinilai perlu adanya pendamping-pendamping yang andal untuk membantu mendorong nilai tambah produk dan mengedukasi bagaimana UMKM bisa masuk pasar global.

"Sehingga, produk yang diekspor sudah memiliki nilai tambah tidak hanya berupa komoditas atau bahan baku," papar Victoria.

Training of Mentors (ToM) dalam rangka peningkatan ekspor dan internasionalisasi UKM kali ini merupakan rangkaian kegiatan pelatihan mentor di kota ke-4 yang dilaksanakan pada 27-28 Maret 2019 di Bandung setelah sebelumnya sudah dilaksanakan di Surabaya, Surakarta, dan Makassar. 

Kegiatan tersebut terselenggara atas sinergi Kemenkop dan UKM, Dirjen Bea Cukai, FTA Center Kementerian Perdagangan, serta Asosiasi Business Development Service Indonesia (ABDSI). ToM di Bandung diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 14 kabupaten/kota dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan bahkan tercatat peserta yang berasal dari Kalimantan Utara. 

Berbagai latar belakang peserta meliputi ABDSI, akademisi, pusat layanan usaha terpadu (PLUT), komunitas/asosiasi pendamping UKM, PNM, dan juga pelaku UKM itu sendiri. 

Kegiatan ini diarahkan pada pelatihan bisnis bagi pelaku usaha dan pendamping/konsultan UKM untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan bisnis, menyosialisasikan modul kurikulum AMEN bagi pelaku usaha dan pendamping atau konsultan UMKM agar mampu berdaya saing di tingkat Asean.

Begitu juga pelatihan terkait ekspor dan pemanfaatan FTA bagi pendamping dan pelaku UKM yang telah berorientasi ekspor, membentuk jaringan mentor UKM Indonesia yang berkualifikasi dan bersertifikasi dengan standar pelatihan mentor Asean.

"Ini upaya kami menginternasionalisasikan UKM di tengah tantangan pasar global, bagaimana menyasar ceruk pasar dengan fokus pada produk unggulan yang memiliki keunikan dan memiliki nilai jual tinggi," ujar Victoria.

Menurut dia, permasalahan UKM ini umumnya tidak punya kemampuan market intelligence ke pasar yang dituju, tidak punya pengetahuan spesifikasi produk yang dibutuhkan pasar, juga pengetahuan peraturan untuk masuk pasar dan pengetahuan pesaing bisnis.

"Untuk itu, kegiatan ini wujud bahwa pemerintah tidak hanya membina UKM dengan hal-hal yang sifatnya teori, sudah seharusnya ditambah pengetahuan lainnya, tinggal di sini bagaimana membangun moral dan mental UKM-nya," tandasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas UMKM Perikanan, Kemenkop-UKM Gelar Bimbingan dan Konsultasi

Baca Juga

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Kemenkop-UKM

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,785.16 3,747.30
British Pound GBP 1.00 17,882.08 17,698.52
China Yuan CNY 1.00 2,009.37 1,988.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,196.63 14,055.37
Dolar Australia AUD 1.00 9,628.15 9,529.54
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.96 1,791.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,366.29 10,259.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,656.04 15,498.86
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.95 3,361.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,111.04 12,976.98

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.877 21.077 657
2 Agriculture 1348.279 -2.319 20
3 Mining 1611.864 -7.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 863.719 15.438 74
5 Miscellanous Industry 1148.018 -6.840 50
6 Consumer Goods 2164.148 14.244 54
7 Cons., Property & Real Estate 500.309 -1.443 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1209.995 -9.069 75
9 Finance 1233.976 7.226 90
10 Trade & Service 798.984 2.223 164
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 505 630 125 24.75
2 BMAS 240 292 52 21.67
3 TIRA 190 230 40 21.05
4 ISAT 2,680 3,040 360 13.43
5 PALM 210 238 28 13.33
6 VIVA 83 92 9 10.84
7 FITT 81 89 8 9.88
8 INTD 137 150 13 9.49
9 ASRM 2,040 2,230 190 9.31
10 HELI 151 165 14 9.27
No Code Prev Close Change %
1 FREN 220 168 -52 -23.64
2 DUTI 6,850 5,500 -1,350 -19.71
3 AKPI 470 398 -72 -15.32
4 AMAG 320 282 -38 -11.88
5 ITMA 820 725 -95 -11.59
6 TELE 338 304 -34 -10.06
7 BAJA 95 86 -9 -9.47
8 BMSR 93 85 -8 -8.60
9 KIOS 384 352 -32 -8.33
10 MDKI 248 228 -20 -8.06
No Code Prev Close Change %
1 FREN 220 168 -52 -23.64
2 LMAS 61 60 -1 -1.64
3 MAMI 212 220 8 3.77
4 KPIG 130 133 3 2.31
5 MSIN 432 454 22 5.09
6 TCPI 6,825 6,700 -125 -1.83
7 MNCN 1,310 1,310 0 0.00
8 IPTV 510 515 5 0.98
9 ABBA 161 151 -10 -6.21
10 BBRI 3,920 3,920 0 0.00