Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:50 WIB. Acer - Acer rilis dua Chromebook khusus untuk pekerja frontliner.
  • 20:49 WIB. Huawei - Huawei pastikan ponsel layar lipatnya Mate X meluncur pertengahn tahun ini.
  • 20:49 WIB. SnapChat - Pengguna aktif harian SnapChat meningkat jadi 190 juta.
  • 20:48 WIB. Oppo - Oppo rilis F11 Pro edisi Avengers Endgame, harganya Rp5,299 juta.
  • 20:48 WIB. Danamart - Danamart target salurkan Rp200 miliar tahun ini.
  • 20:21 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud kuasai 19,6% pasar Asia Pasifik untuk IaaS dan IUS.

Menkop dan UKM Pertegas Koperasi Bukan Kumpulan Modal

Menkop dan UKM Pertegas Koperasi Bukan Kumpulan Modal - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan bahwa koperasi adalah kumpulan orang, bukan kumpulan modal yang bertumpu pada segelintir orang. Karena itu, koperasi harus memperbesar jumlah anggotanya untuk kesejahteraan bersama.  

Prinsip ini yang kemudian dijalankan Kementerian Koperasi dan UKM melalui program Reformasi Total Koperasi yang menekankan koperasi harus menjadi koperasi berkualitas, bukan kuantitas.  

"Sekarang kita bisa melihat sudah ada koperasi yang masuk Bursa Efek Indonesia, koperasi membeli perusahaan asuransi Takaful dari Malaysia dan koperasi beromzet triliunan rupiah," kata Menteri Puspayoga dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM) Tahun Buku 2018, Kamis (28/3/2019), di Medan. Sebelumnya, Menteri meresmikan gedung baru KPUM di Jalan Sisingamangaraja, Medan.  

Menurutnya, koperasi sebagai kumpulan orang merupakan jalan menuju pemerataan kesejahteraan. Karena itu, ia menegaskan, koperasi tidak boleh lagi hanya papan nama, tetapi harus mampu tumbuh dan besar.

Baca Juga: 15% Koperasi di Jatim Hidup Segan, Mati Tak Mau

"Koperasi harus memiliki banyak anggota, koperasi tanpa anggota tidak ada artinya," kata Puspayoga.

Melalui program Reformasi Total Koperasi, kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) juga meningkat dari 1,71% di 2014, naik menjadi 4,48% pada 2017. Menteri Puspayoga meyakini PDB koperasi 2018 akan naik hingga lebih dari 5%. 

"Jangan berkecil hati, koperasi bisa sejajar dengan BUMN dan swasta besar.  Pemerintah konsisten pada orientasi koperasi adalah kualitas," tegas Puspayoga.  

Menteri Puspayoga juga mengapresiasi KPUM yang dinilai mampu berkembang melalui diversifikasi usaha. KPUM yang merupakan koperasi transportasi terbesar di Medan memiliki unit usaha angkutan, SPBU, simpan pinjam, perumahan, taksi, dan BPR.  

Ketua KPUM Jabmar Siburian mengatakan, diversifikasi usaha dilakukan agar koperasi dapat berkembang dengan baik karena usaha transportasi konvensional menghadapi tantangan dari bisnis transportasi online.

Namun, Jabmar mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai perubahan dalam teknologi agar usaha transportasi ini tidak tertinggal.

"Kalau tidak ada perubahan bisnis, transportasi hanya akan tinggal nama," katanya.

Sebagai informasi, KPUM untuk tahun buku 2018 memperoleh SHU (sebelum pajak) sebesar Rp772,9 juta.

Baca Juga: Koperasi Didorong Lakukan Hilirisasi Produk Pertanian

Tag: Koperasi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Kemenkop-UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,782.13 3,743.97
British Pound GBP 1.00 18,347.13 18,157.82
China Yuan CNY 1.00 2,110.41 2,089.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,183.00 14,041.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,986.25 9,883.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.85 1,790.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.96 10,334.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,907.65 15,742.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,433.31 3,396.47
Yen Jepang JPY 100.00 12,678.11 12,548.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68