Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yen pada level 108,55 JPY/USD
  • 17:33 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,12% terhadap USD pada level 7,0408 Yuan/USD
  • 16:56 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan 0,00% terhadap USD pada level Rp.14.092/USD
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,98% pada level 7.309 
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,48% pada level 26.595 
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,63% pada level 2.885
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,19% pada level 3.230
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,28% di akhir sesi II.
  • 14:24 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,32% pada level 23.112
  • 14:22 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,26% pada level 2.101
  • 13:33 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.465 USD/troy ounce
  • 13:31 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,50 USD/barel
  • 13:30 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,10 USD/barel

Wah, Makin Banyak Perusahaan Cari Karyawan Fasih Bahasa Inggris

Wah, Makin Banyak Perusahaan Cari Karyawan Fasih Bahasa Inggris - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Seiring dengan makin berkembangnya sektor industri dan perekonomian di Indonesia, aktivitas kinerja di dunia usaha pun semakin mengeliat dan prospektif. Sejalan dengan itu, kebutuhan tenaga kerja dengan kualifikasi yang sesuai dan memadai juga terus meningkat.

Termasuk permintaan kualifikasi calon tenaga kerja dalam penguasaan bahasa Inggris yang tidak hanya bisa membaca, menulis, dan berbicara secara baik dan benar, namun juga fasih dan luwes dalam berbagai bentuk perbincangan.

"Jadi, yang dicari oleh perusahaan soal skill bahasa Inggris makin ke sini, juga semakin meningkat. Dulu mungkin calon karyawan cukup bisa baca dan tulis. Lalu, berkembang jadi harus bisa bicara in english. Nah, sekarang tidak cukup hanya bisa bicara saja, namun harus benar-benar fasih dan luwes baik itu dalam konteks percakapan sehari-hari sampai dengan perbincangan dalam lingkup dunia kerja," ujar Associate Manager Finance PT Michael Page Internasional Indonesia, Rosabella Stacyana di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Baca Juga: Bahasa Inggris Jokowi Masih Belepotan, Unicon atau Unicorn?

Peningkatan standar kualifikasi tersebut, menurut Rosa, terjadi lantaran makin banyak perusahaan Indonesia yang kini tak segan melebarkan kiprah bisnisnya ke negara lain. Karenanya, perusahaan-perusahaan itu butuh karyawan yang bisa berkomunikasi dengan baik dan benar dengan klien, pelanggan hingga investor dari negara lain.

"Prinsipnya, yang membutuhkan skill bahasa Inggris cukup tinggi itu adalah perusahaan multinasional (multi-national corporate/MNC). Bisa yang basisnya di luar negeri terus buka cabang di sini sehingga dia butuh karyawan yang bisa melaporkan kinerja bisnisnya di sini secara tepat dan presisi. Bisa juga perusahaan di sini yang ekspansi ke luar negeri sehingga mereka butuh banyak berkomunikasi dengan kolega di sana atau malah benar-benar ditempatkan di sana," tutur Rosa.

Soal status perusahaan multinasional itu, lanjut Rosa, tidak melulu identik dengan perusahaan besar. Bisa saja perusahaan yang secara sepintas terlihat 'kecil' di masyarakat, namun memiliki lini bisnis di beberapa negara.

"MNC itu bukan soal size ya. Bukan juga pasti perusahaan asing yang punya cabang di sini. Go-Jek itu asli Indonesia dan multinasional. Ada juga perusahaan Indonesia yang masyarakat enggak banyak tahu karena memang jualan mereka tidak di domestik, tapi di luar, ya mereka masuk kategori MNC. Apalagi yang (perusahaan) startup yang tech-tech (berbasis teknologi) itu, entah soal pasar atau investornya, kebanyakan bisnis mereka bersinggungan dengan luar negeri. Mereka ini cari karyawan pasti dengan kualifikasi bahasa Inggris yang cukup tinggi," tegas Rosa.

Baca Juga: Waduh, Indonesia Termasuk Negara dengan Penguasaan Bahasa Inggris Rendah

Baca Juga

Tag: Bahasa Inggris, Profesional

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.70 3,740.90
British Pound GBP 1.00 18,304.03 18,120.50
China Yuan CNY 1.00 2,017.15 1,996.23
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,624.60 9,527.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.23 1,793.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,406.48 10,296.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,678.24 15,520.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,043.54 12,910.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6100.242 -17.122 662
2 Agriculture 1410.924 3.110 20
3 Mining 1477.521 -2.363 49
4 Basic Industry and Chemicals 928.370 -9.957 76
5 Miscellanous Industry 1179.317 1.731 50
6 Consumer Goods 2044.643 -2.698 54
7 Cons., Property & Real Estate 494.769 -3.211 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1131.865 2.111 76
9 Finance 1277.773 -4.951 90
10 Trade & Service 778.542 0.398 165
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 63 85 22 34.92
2 HELI 140 180 40 28.57
3 ENVY 880 1,100 220 25.00
4 ARTA 364 454 90 24.73
5 PURE 270 336 66 24.44
6 YULE 131 160 29 22.14
7 SQMI 272 328 56 20.59
8 PCAR 1,745 2,050 305 17.48
9 MREI 3,450 3,980 530 15.36
10 POOL 825 950 125 15.15
No Code Prev Close Change %
1 BKSW 160 120 -40 -25.00
2 BAYU 1,210 910 -300 -24.79
3 WOWS 414 312 -102 -24.64
4 SDRA 840 645 -195 -23.21
5 KPAL 535 432 -103 -19.25
6 PADI 498 410 -88 -17.67
7 ALKA 510 420 -90 -17.65
8 ANDI 134 113 -21 -15.67
9 ESIP 645 545 -100 -15.50
10 SKYB 85 72 -13 -15.29
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,405 1,390 -15 -1.07
2 MAMI 294 302 8 2.72
3 PURE 270 336 66 24.44
4 IPTV 515 498 -17 -3.30
5 ENVY 880 1,100 220 25.00
6 SQMI 272 328 56 20.59
7 BBRI 4,220 4,210 -10 -0.24
8 TCPI 5,075 5,300 225 4.43
9 ESIP 645 545 -100 -15.50
10 PSAB 244 228 -16 -6.56