Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

2019, UOB Targetkan Jumlah Nasabah Baru Naik 32%

2019, UOB Targetkan Jumlah Nasabah Baru Naik 32% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bank UOB Indonesia menargetkan kenaikan jumlah nasabah baru sebesar 32% pada tahun 2019 seiring dengan peluncuran layanan wealth banking baru. Adapun hingga saat ini, jumlah nasabah perseroan telah mencapai 500.000 nasabah.

Executive Director DII Sales & Distribution Head PFS & Digital Banking UOB Indonesia, Victor Teja, mengatakan layanan wealth banking ditujukan bagi nasabah kelas menengah atas yang memiliki jumlah saldo mulai dari Rp100 juta sampai dengan Rp1 miliar.

Pada tahun 2018, terdapat sekitar 60 juta orang atau sebesar 23% dari jumlah penduduk Indonesia termasuk dalam kategori masyarakat menengah ke atas. Sementara saat ini, potensi untuk orang yang masuk pada segmen mass affluent di Indonesia sekitar 20 juta orang.

Baca Juga: Proses Pembelian Properti di UOB Indonesia Makin Cepat dengan Aplikasi Ini

Dari jumlah tersebut, kata Victor, perseroan berharap sekitar 3% dapat menjadi nasabah mass affluent Bank UOB. Sedangkan untuk nasabah exsisting, diharapkan sekitar 250.000 nasabah dapat menjadi nasabah kelas menengah atas.

"Ini layanan bank baru untuk kelas menengah atas. Dari 500.000 nasabah saat ini, kita harapkan separuhnya bisa menjadi nasabah mass affluent kita," ujar Victor saat konferensi pers peluncuran UOB Wealth Banking di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Layanan wealth banking baru ini memberikan nasabah solusi pengelolaan portofolio keuangan yang lengkap serta layanan nasihat keuangan berdasarkan kepada pendekatan smart risk. Pendekatan ini memberikan nasihat investasi dengan mengedepankan pertimbangan risiko sebelum nasabah mempertimbangkan potensi imbal hasil investasi. 

Head of Personal Financial Services and Digital Bank UOB Indonesia, Khoo Chock Seang, menambahkan bahwa dengan menempatkan pemahaman risiko sebagai pusat nasihat keuangan, UOB membantu nasabah dalam mengidentifikasi tingkat toleransi risiko yang berbeda bagi setiap individu.

"Dari pemahaman tersebut, kami kemudian dapat membahas risk appetite nasabah sehubungan dengan produk-produk investasi yang ditawarkan, serta meninjau portofolio investasi mereka," jelasnya.

Partner Sindikasi Konten: Sindonews

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Bank UOB Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80