Portal Berita Ekonomi Senin, 14 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,39% terhadap USD pada level 7,0617 Yuan/USD
  • 16:07 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,01% terhadap USD pada level Rp. 14.140/USD
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,81% pada level 26.521
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,37% pada level 3.125
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,15% pada level 3.007
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,11% pada level 2.067

Indika Energi Catatkan Laba Inti Sebesar US$168,4 Sepanjang 2018

Indika Energi Catatkan Laba Inti Sebesar US$168,4 Sepanjang 2018 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk merilis Laporan Keuangan konsolidasi untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2018. Perseroan mencatat Laba Inti sebesar US$168,4 juta sepanjang tahun 2018.

Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid, mengatakan, sepanjang 2018, perseroan terus menekankan efisiensi dan produktifitas. Perseroan berupaya melanjutkan momentum kinerja positif dengan fokus mengoptimalkan operasi Kideco dan membangun sinergi dengan anak-anak perusahaan lainnya.

"Kedepannya, Indika Energy akan terus menumbuhkan bisnis terkait batubara, mengeksplorasi target sektor bisnis baru serta melakukan diversifikasi dengan memanfaatkan keunggulan dan kapasitas kami untuk berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional,” tutur Arsjad Rasjid, dallam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Di tahun 2018, Indika Energy berhasil membukukan Pendapatan sebesar US$ .962,9 juta, atau meningkat 169,7% dibandingkan US$1.098,8 juta pada tahun sebelumnya. Peningkatan pendapatan terutama berasal dari pendapatan Kideco sebesar US$1.802,2 juta. Pendapatan Petrosea juga meningkat 69,9% berkat meningkatnya kinerja di bidang kontrak pertambangan.

Baca Juga: Indika Energy Kuasai 19,9% Saham Nusantara Resources

Laba Kotor tahun 2018 meningkat 421,7% menjadi US$641,2 juta dibanding US$122,9 juta di tahun 2017. Laba Usaha meningkat secara signifikan sebesar 1.388,9% menjadi US$508,1 juta dibanding US$34,1 juta di tahun sebelumnya.

Sementara itu, Beban Keuangan Perseroan pada tahun 2018 meningkat 30% menjadi US$100 juta dibanding US$76,9 juta pada tahun 2017 terutama karena tambahan beban bunga pada Senior Notes sebesar US$575 juta yang jatuh tempo pada 2024, yang dikeluarkan pada Oktober 2017 untuk membiayai akuisisi 45% saham tambahan di Kideco.

Bagian Laba Bersih Entitas Asosiasi dan Pengendalian Bersama Entitas turun 84,8% dikarenakan saat Kideco dikonsolidasikan tidak lagi berkontribusi sebagai Entitas Asosiasi dan Pengendalian Bersama yang sekarang ini kontributor terbesarnya adalah Cotrans, SBS, CEP dan CEPR yang masing-masing menyumbang US$5,3 juta, US$4,9 juta, US$6,1 juta, dan US$4,8 juta. Perseroan membukukan Laba yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar US$80,1 juta dibandingkan US$335,4 juta di tahun 2017.

Baca Juga: Indika Energy Beri AUD$7,68 Juta Private Placement untuk Proyek Awak Mas

Perseroan mencatat Laba Inti meningkat 78,2% menjadi US$168,4 juta dibanding US$94,5 juta pada 2017. Laba Inti merupakan Laba Bersih untuk tahun yang diatribusikan kepada Pemilik Perusahaan yang tidak termasuk 1) peningkatan kewajiban kontinjensi terkait dengan akuisisi Kideco; 2) amortisasi bersih aset tidak berwujud terkait dengan akuisisi MUTU dan akuisisi Kideco; 3) penurunan nilai aset, setelah dikurangi pajak tangguhan; dan 4) keuntungan revaluasi 46% saham Kideco pada 2017. Dalam pandangan kami, laba inti lebih mencerminkan kinerja bisnis yang sebenarnya.

Pada akhir tahun 2018, posisi kas, setara kas dan aset keuangan lain Perseroan mencapai US$763,1 juta. Realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2018 sebesar US$ 150,4 juta. Capex terutama digunakan Petrosea sebesar US$ 112 juta dalam realisasi Capex untuk mayoritas pembelian peralatan baru.

Baca Juga

Tag: PT Indika Energy Tbk, energi

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,785.16 3,747.30
British Pound GBP 1.00 17,882.08 17,698.52
China Yuan CNY 1.00 2,009.37 1,988.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,196.63 14,055.37
Dolar Australia AUD 1.00 9,628.15 9,529.54
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.96 1,791.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,366.29 10,259.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,656.04 15,498.86
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.95 3,361.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,111.04 12,976.98

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.877 21.077 657
2 Agriculture 1348.279 -2.319 20
3 Mining 1611.864 -7.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 863.719 15.438 74
5 Miscellanous Industry 1148.018 -6.840 50
6 Consumer Goods 2164.148 14.244 54
7 Cons., Property & Real Estate 500.309 -1.443 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1209.995 -9.069 75
9 Finance 1233.976 7.226 90
10 Trade & Service 798.984 2.223 164
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 505 630 125 24.75
2 BMAS 240 292 52 21.67
3 TIRA 190 230 40 21.05
4 ISAT 2,680 3,040 360 13.43
5 PALM 210 238 28 13.33
6 VIVA 83 92 9 10.84
7 FITT 81 89 8 9.88
8 INTD 137 150 13 9.49
9 ASRM 2,040 2,230 190 9.31
10 HELI 151 165 14 9.27
No Code Prev Close Change %
1 FREN 220 168 -52 -23.64
2 DUTI 6,850 5,500 -1,350 -19.71
3 AKPI 470 398 -72 -15.32
4 AMAG 320 282 -38 -11.88
5 ITMA 820 725 -95 -11.59
6 TELE 338 304 -34 -10.06
7 BAJA 95 86 -9 -9.47
8 BMSR 93 85 -8 -8.60
9 KIOS 384 352 -32 -8.33
10 MDKI 248 228 -20 -8.06
No Code Prev Close Change %
1 FREN 220 168 -52 -23.64
2 LMAS 61 60 -1 -1.64
3 MAMI 212 220 8 3.77
4 KPIG 130 133 3 2.31
5 MSIN 432 454 22 5.09
6 TCPI 6,825 6,700 -125 -1.83
7 MNCN 1,310 1,310 0 0.00
8 IPTV 510 515 5 0.98
9 ABBA 161 151 -10 -6.21
10 BBRI 3,920 3,920 0 0.00