Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2846 USD/Pound
  • 13:30 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1012 USD/Euro
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar menguat 0,05% terhadap Yen pada level 109,06 Yen/USD
  • 13:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.462 USD/troy ounce
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,74 USD/barel
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,55 USD/barel
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,33% di akhir sesi I.

Ini Lho yang Bikin Bukalapak Galau untuk IPO

Ini Lho yang Bikin Bukalapak Galau untuk IPO - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah berulangkali mengajak agar perusahaan-perusahaan startup besar di Indonesia seperti Tokopedia, Go-Jek, hingga Bukalapak untuk dapat melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (initial public offering/IPO) di pasar modal Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, berbagai peraturan pasar modal yang selama ini dianggap menjadi barrier atau penghambat melantainya perusahaan-perusahaan besar itu sudah disederhanakan dan dicarikan solusinya. Namun "kode keras" itu rupanya belum berbalas. Perusahaan-perusahaan rintisan yang kini telah menjelma menjadi kekuatan baru perekonomian nasional itu sebagian besar mengaku belum tertarik untuk IPO dalam waktu dekat.

"Bagi kami IPO itu kan hanya salah satu dari sekian banyak opsi untuk fund rising (pengumpulan dana). IPO sendiri itu tidak kemudian mencerminkan apa-apa atau bahkan sesuatu yang wajib dilakukan. Bahkan perusahaan sebesar Djarum saja enggak IPO kok. Pernah ditanya nggak kenapa mereka enggak IPO? Mungkin sebagian orang menganggap dengan IPO itu akan mengangkat prestise perusahaan karena dengan sudah Tbk, artinya dia perusahaan bonafit. Menurut saya, enggak juga. Banyak juga perusahaan bonafit yang memilih enggak IPO," ujar Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid, kepada Warta Ekonomi, akhir pekan ini.

Baca Juga: Jalur Sudah Tersedia, Bukalapak IPO Tahun Ini Enggak Ya?

Namun sebaliknya, karena IPO merupakan salah satu opsi bagi perusahaan untuk mendapatkan pendanaan dari eksternal perusahaan, Fajrin juga enggan bila disimpulkan bahwa Bukalapak sampai kapan pun enggan untuk melakukan IPO.

Menurut Fajrin, akan dilakukan atau tidaknya IPO oleh sebuah perusahaan harus dilihat dari seberapa dibutuhkannya suntikan dana tambahan dari pihak luar untuk membiayai ekspansi atau investasi perusahaan.

"Jadi sebelum membahas apakah Bukalapak tertarik IPO atau nggak, pertanyaan awal yang lebih perlu ditanyakan adalah apakah kita (Bukalapak) dalam beberapa waktu ke depan butuh fund rising? Butuh suntikan dana besar untuk misalnya buat ekspansi atau investasi dalam jumlah besar? Kalau jawabannya belum butuh, ya buat apa IPO? Dan jawaban itu juga enggak bisa berlaku selamanya. Bisa saja saat ini kita bilang belum butuh, tapi enam bulan ke depan kita butuh. Siapa yang tahu kan?" tutur Fajrin.

Baca Juga: Diramal Jadi Decacorn, Ini Jawaban Bukalapak

Bila waktu itu telah tiba, lanjut Fajrin, baru kemudian pihaknya akan mulai mempertimbangkan seluruh opsi pendanaan yang ada. Salah satunya melalui jalur IPO.

"Jadi kita lihat misalnya opsi A plus-minusnya apa saja, opsi pinjaman perbankan seperti apa, dan lain sebagainya. Termasuk juga opsi untuk IPO. Kalau misal opsi lain yang lebih feasible dan menarik untuk kami, ya kami ambil opsi itu. Tapi kalau IPO kita lihat jadi sesuatu yang menarik dan banyak membawa manfaat, maka saat itulah kita akan putuskan bahwa kita akan IPO," tegas Fajrin.

Baca Juga

Tag: Bukalapak, Initial Public Offering (IPO), Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: WE

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.88 3,736.13
British Pound GBP 1.00 18,188.68 17,999.29
China Yuan CNY 1.00 2,015.12 1,994.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,152.41 14,011.59
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.59 9,576.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,385.57 10,276.95
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,583.22 15,426.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,410.22 3,373.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,986.25 12,853.49

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.992 32.252 660
2 Agriculture 1413.917 -1.493 20
3 Mining 1501.495 20.147 49
4 Basic Industry and Chemicals 949.967 8.159 75
5 Miscellanous Industry 1202.563 18.307 50
6 Consumer Goods 2087.173 16.534 54
7 Cons., Property & Real Estate 510.695 1.720 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.318 18.682 75
9 Finance 1264.361 -3.201 90
10 Trade & Service 807.538 2.872 165
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 60 81 21 35.00
2 VINS 100 135 35 35.00
3 KARW 66 89 23 34.85
4 EAST 81 109 28 34.57
5 SKYB 79 106 27 34.18
6 ETWA 71 95 24 33.80
7 ANDI 171 226 55 32.16
8 BAJA 63 81 18 28.57
9 SINI 246 306 60 24.39
10 RELI 150 180 30 20.00
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 2,310 1,735 -575 -24.89
2 DFAM 825 620 -205 -24.85
3 FORZ 510 384 -126 -24.71
4 TGRA 555 418 -137 -24.68
5 LUCK 710 535 -175 -24.65
6 POLA 955 730 -225 -23.56
7 BOSS 298 230 -68 -22.82
8 DEAL 1,880 1,480 -400 -21.28
9 ARTA 410 336 -74 -18.05
10 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 250 248 -2 -0.80
2 IRRA 830 800 -30 -3.61
3 PURE 1,200 1,215 15 1.25
4 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
5 BBRI 4,000 4,000 0 0.00
6 JSKY 785 790 5 0.64
7 PTBA 2,600 2,620 20 0.77
8 TLKM 4,100 4,180 80 1.95
9 ANDI 171 226 55 32.16
10 ANTM 830 820 -10 -1.20