Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:55 WIB. RNI - RNI siap memanfaatkan peluang di Aerocity Kertajati, Majalengka.
  • 16:55 WIB. AP II - AP II segera merealisasikan penyertaan modal di PT BIJB.
  • 16:54 WIB. BPJS Kesehatan - BJPS Kesehatan Palembang membayar tagihan jatuh tempo senilai Rp266,95 miliar.
  • 16:53 WIB. Tol - Pemprov Jateng menerima usulan kepala daerah soal tol Solo-Cilacap.
  • 15:29 WIB. RNI - RNI menunda program revitalisasi pabrik gula di Jabar.
  • 15:28 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan pembangunan tol Pandaan-Malang nyaris rampung tahun ini.

Ini Nama Miliarder Paling Dibenci dan Dikucilkan di Dunia, Kenapa?

Ini Nama Miliarder Paling Dibenci dan Dikucilkan di Dunia, Kenapa? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Keluarga miliarder Amerika Serikat, keluarga Sacklers belakangan ini menerima hujatan dari masyarakat. Pasalnya, miliarder ini berhasil meraup kekayaan dari bisnis penjualan obat-obatan jenis opioid.

Keluarga Sacklers adalah pemilik sekaligus pengelola Purdue Pharma, perusahaan farmasi swasta yang menjual opioid. Opioid merupakan obat penghilang rasa sakit yang bekerja dengan reseptor opioid di dalam sel tubuh. Masyarakat mengklaim bahwa obat-obatan itu merupakan penyebab meninggalnya ribuan warga Amerika Serikat. Itulah yang menyebabkan Sacklers dibenci dan dikucilkan.

Melansir dari Forbes, keluarga Sacklers memiliki kekayaan sebesar US$13 miliar atau sekitar Rp184,8 triliun. Keluarga ini memulai bisnisnya di Brooklyn, New York.

Baca Juga: 5 Kota di Dunia yang Punya Miliarder Paling Banyak. Ada Jakarta Enggak Ya...

Arthur, Mortimer dan Raymond Sackler adalah dokter. Tiga bersaudara inilah yang membangun bisnis opioid awalnya. Pada awal 1950an mereka membeli perusahaan obat-obatan, Purdue Frederick yang kemudian berubah menjadi Purdue Pharma.

Purdue Pharma kemudian menciptakan OxyContin, obat penghilang rasa sakit sejenis opioid yang kemudian dipasarkan di Amerika Serikat pada tahun 1996. Obat ini kemudian disalahgunakan dan dikonsumsi berlebihan oleh masyarakat Amerika Serikat dan menimbulkan kematian.

Baca Juga: Hampir Bunuh Diri! 3 Korban Bully-ing Ini Sekarang Jadi Miliarder

Mereka dituduh menggunakan praktik pemasaran yang melenceng tentang opioid sebenarnya dan dianggap memberikan informasi dan persepsi yang salah pada masyarakat. Padahal opioid adalah obat yang harus digunakan berdasarkan resep dokter.

Sebab itulah, sampai saat ini masyarakat AS tak mau menerima donasi dalam bentuk apapun dari keluarga Sackler. Salah satunya, minggu ini, National Portrait Gallery di Inggris menolak bantuan dana sebesar Rp16 miliar untuk pengembangan museum.

Tag: miliarder

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Daily Mail

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10