Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:55 WIB. RNI - RNI siap memanfaatkan peluang di Aerocity Kertajati, Majalengka.
  • 16:55 WIB. AP II - AP II segera merealisasikan penyertaan modal di PT BIJB.
  • 16:54 WIB. BPJS Kesehatan - BJPS Kesehatan Palembang membayar tagihan jatuh tempo senilai Rp266,95 miliar.
  • 16:53 WIB. Tol - Pemprov Jateng menerima usulan kepala daerah soal tol Solo-Cilacap.
  • 15:29 WIB. RNI - RNI menunda program revitalisasi pabrik gula di Jabar.
  • 15:28 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan pembangunan tol Pandaan-Malang nyaris rampung tahun ini.

Jadi Saksi Dua Mucikari, VA Ngaku Cuma Dapat Bagian Segini...

Jadi Saksi Dua Mucikari, VA Ngaku Cuma Dapat Bagian Segini... - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Artis Vanessa Angel diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan prostitusi artis yang menjerat dua muncikari yaitu Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanta di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin.

Baca Juga: Seluk-Beluk Rian Kencani Vanessa Angel Terkuak

Dalam sidang yang digelar tertutup ini, Endang dan Tentri menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi Vanessa dan jurnalis serta pengunjung sidang dilarang untuk memasuki ruang sidang.

Yafeti Waruwu selaku kuasa hukum Tentri menilai bahwa kesaksian Vanessa di persidangan justru meringankan Tentri, karena saksi dalam kesaksiannya mengaku tidak mengenal Tentri.

"Saat diperiksa sebagai saksi, Vanessa Angel tidak mengenal langsung terdakwa Tentri," katanya usai persidangan.

Tak hanya itu, kata dia, Vanessa dalam kesaksiannya juga mengaku tidak pernah berhubungan dengan Tentri.

"Saksi hanya kenal dengan terdakwa Endang. Itupun hanya tiga kali melakukan jasa seperti ini (Vanessa terima jasa prostitusi dari Endang)," katanya.

Menurutnya, dalam kesaksiannya Vanessa juga mengaku hanya menerima Rp35 juta, bukan Rp80 juta seperti yang diberitakan selama ini.

"Yang diterima dia (Vanessa) hanya Rp35 juta. Jadi tidak benar seperti yang diberitakan dia terima Rp80 juta," katanya.

Sementara itu, Franky Desima Waruwu, selaku kuasa hukum Endang menjelaskan bahwa sidang dengan agenda pemeriksaan Vanessa sebagai saksi ditunda.

"Sidang hari ini kami minta ditunda. Karena klien kami dari sejak tanggal 6 Januari lalu hingga saat ini tidak pernah menerima surat penetapan tersangka," katanya.

Ia mengaku sejak pertama kali menjadi kuasa hukum Endang, hingga saat ini, dirinya sudah berkali-kali meminta surat penetapan tersangka ke penyidik Polda Jatim.

"Kami minta sejak kami menerima kuasa dari Endang pada 11 Januari hingga sekarang, tapi surat penetapan tersangkanya belum pernah kami terima," katanya.

Saat diminta surat penetapan tersangka, lanjut Franky, penyidik Polda Jatim mengaku telah mengirim surat tersebut ke keluarga Endang.

"Namun setelah kami tanya keluarga terdakwa, keluarga mengaku belum pernah menerima surat penetapan tersangka," katanya.

Tag: Vanessa Angel, Prostitusi, artis indonesia

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10