Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:13 WIB. China - Hui Ka Yan membangun kekayaan hingga US$35 miliar.
  • 17:12 WIB. Bank - Bank-bank sentral waspadai risiko keuangan di tengah perubahan iklim.
  • 17:11 WIB. Investasi - Pemilu aman 2019 bakal kerek investasi ke Indonesia.
  • 17:10 WIB. Jokowi - Jokowi instruksikan K/L tindak lanjuti rencana Arab Saudi soal investasi.
  • 17:10 WIB. Migas - Sinergi BPH migas-ESDM tingkatkan tata kelola jaringan distribusi migas.
  • 17:09 WIB. AS - Defisit perdagangan AS turun ke posisi terendah imbas penyusutan impor China.
  • 17:08 WIB. Antam - Emas dunia sentuh level terendah 2019, harga emas antam merosot.
  • 17:08 WIB. Dividen - MAndom bagikan dividen Rp84,45 miliar. 
  • 17:07 WIB. AS - Harga minyak dunia terpeleset di tengah melimpahnya produksi AS.
  • 17:07 WIB. Amazon - Amazon tutup toko online di China karena kalah saing.
  • 17:07 WIB. AMMDes - Menperin: AMMDes bisa buat ekonomi merata.
  • 17:06 WIB. ABBA - Usai pemilu, saham ABBA amblas 8,43% di akhir pekan ini. 
  • 17:06 WIB. B30 - Mandatori B30 segera diterapkan.
  • 17:05 WIB. UE - Uni Eropa-AS di ambang perang dagang imbas sengketa subsidi boeing.
  • 17:05 WIB. LPCK - Pemegang saham setujui rights issue Lippo Cikarang sebesar US$200 juta.

IPO Tahun Ini, Kenapa Slack Pilih Rute Direct Listing?

IPO Tahun Ini, Kenapa Slack Pilih Rute Direct Listing? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Layanan perpesanan khusus untuk perusahaan, Slack akan melakukan direct listing ke Bursa Efek New York (NYSE), menurut laporan dari Wall Street Journal (WSJ) yang dilansir dari TechCrunch (2/4/2019). Mereka mengikuti langkah Spotify pada tahun lalu.

Slack, yang menurut laporan memiliki sekitar US$900 juta pada Oktober lalu itu tengah bersiap untuk melantai di bursa. Kemungkinan, perusahaan memilih rute direct listing karena sejumlah alasan yang sama dengan Spotify ketika go public.

Pertama, perusahaan bisa mendaftar tanpa menjual saham. Kedua, alasan likuiditas. Ketiga, semua orang yang berminat dengan penawaran saham memiliki akses setara, bankir tak dapat akses pilihan, sedangkan publik dapat mengakses dalam waktu yang sama dengan bankir.

"Tidak ada sindikat penjaminan emisi, tidak ada batasan terbatas, tidak ada alokasi IPO, tidak ada perlakuan istimewa," ujar pihak Spotify yang dilaporkan oleh TechCrunch.

Baca Juga: Akuisisi Startup Bidang Podcast, Perkuat Posisi Spotify Hadapi Apple di Meja Hijau

Keempat, transparansi kepada publik melalui presentasi terbuka. Kelima, harga ditentukan berdasarkan pasar karena melibatkan publik.

Saat itu, pihak Spotify berpikir, "Kebijaksanaan publik mengalahkan intervensi ahli."

Kembali pada Slack, mereka tak melakukan penawaran umum untuk memperoleh pendanaan, tetapi karyawan dan investor lamanya melihat beberapa likuiditas. Memilih NYSE akan memberikan perusahaan kenyamanan karena tidak seperti Nasdaq, NYSE telah menunjuk para pembuat pasar di lantai bursa yang dapat mengelola harga jika saham menjadi sangat fluktuatif pada hari pertama perdagangan, menurut laporan WSJ.

Tahun ini akan menjadi tahun penawaran publik di Amerika Serikat, NYSE, serta pesaing Nasdaq untuk melihat siapa yang dapat mengklaim penawaran publik paling berteknologi untuk tahun ini. Nasdaq memulainya dengan penawaran umum Lyft minggu lalu. Namun, NYSE telah mengklaim Pinterest, Uber, dan Slack akan menjadi penawaran publik terbesar tahun ini.

Apa pun hasilnya, penawaran publik akan menjadi kabar baik bagi perusahaan investasi seperti Accel, Andreessen Horowitz, Dragoneer Investments, General Atlantic, GV, Kleiner Perkins, Capital Social, Softbank Group, dan Thrive Capital, yang secara kolektif menginvestasikan sekitar US$1,2 miliar ke dalam perusahaan.

Baca Juga: Sah! Pinterest Resmi Melantai di Bursa Saham New York

Tag: Slack, Startup

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: TechCrunch

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6507.221 25.680 632
2 Agriculture 1488.400 -0.956 21
3 Mining 1783.288 -3.538 47
4 Basic Industry and Chemicals 848.126 -1.627 71
5 Miscellanous Industry 1355.756 16.130 46
6 Consumer Goods 2546.270 -36.045 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.429 6.710 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.446 9.331 73
9 Finance 1310.375 20.186 91
10 Trade & Service 811.400 -3.387 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 300 374 74 24.67
2 SAPX 555 690 135 24.32
3 APEX 645 790 145 22.48
4 CNTX 414 496 82 19.81
5 MIDI 1,020 1,200 180 17.65
6 INPP 675 790 115 17.04
7 BBLD 484 565 81 16.74
8 KICI 284 330 46 16.20
9 SSIA 570 660 90 15.79
10 GHON 1,325 1,525 200 15.09
No Code Prev Close Change %
1 INRU 720 600 -120 -16.67
2 TMPO 208 180 -28 -13.46
3 MLPT 1,340 1,200 -140 -10.45
4 KOIN 226 204 -22 -9.73
5 SIPD 800 725 -75 -9.38
6 TPMA 278 252 -26 -9.35
7 TRIO 177 161 -16 -9.04
8 JSKY 1,300 1,185 -115 -8.85
9 BDMN 9,425 8,600 -825 -8.75
10 ABMM 2,200 2,010 -190 -8.64
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,340 4,460 120 2.76
2 BBCA 27,475 28,125 650 2.37
3 CPRI 167 177 10 5.99
4 WSKT 2,110 2,160 50 2.37
5 BMRI 7,625 7,800 175 2.30
6 ABBA 178 163 -15 -8.43
7 BGTG 83 82 -1 -1.20
8 UNTR 26,425 26,075 -350 -1.32
9 WIKA 2,330 2,420 90 3.86
10 TLKM 3,870 3,860 -10 -0.26