Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. IHSG - IHSG amblas 1,16% ke level 6.372,79 di akhir sesi II. 
  • 15:11 WIB. Geo Dipa - Pembangunan PLTP Dieng dan Patuha menelan investasi US$300 juta.
  • 15:10 WIB. PLTP - Sri Mulyani memastikan proyek PLTP Unit 2 Dieng bebas korupsi.
  • 15:09 WIB. K3 - Menteri ESDM: industri migas dan pertambangan membutuhkan implementasi K3 secara menyeluruh.
  • 15:08 WIB. Geothermal - Sri Mulyani menyontek Islandia soal pemanfaatan Geothermal.
  • 15:07 WIB. Milenial - Menteri ESDM cemas milenial tak lagi tertarik ke industri energi.
  • 15:06 WIB. Minyak - Harga minyak mentah dunia merosot dihantam peningkatan pasokan AS.
  • 15:06 WIB. Sutra - Menko Luhut menyebutkan proyek Jalur Sutra modern menggunakan skema B to B.
  • 15:05 WIB. Go-Pay - Go-Pay kembangkan donasi digital di Jawa Tengah.
  • 15:04 WIB. Wisata - Labuan Bajo dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan.
  • 15:03 WIB. KPBU - PUPR mendorong KPBU mencapai 10 juta sambungan air minum baru.
  • 15:03 WIB. Vial - Data Kemenperin menyebutkan konsumsi produk vial di dalam negeri 500 juta pcs per tahun.
  • 15:02 WIB. Ampul - Data Kemenperin menyebutkan konsumsi produk ampul di dalam negeri 700 juta pcs per tahun.
  • 15:00 WIB. Ekspor - Kemenperin menargetkan ekspor kerajinan Indonesia naik 9% di 2019.
  • 15:00 WIB. Hotel - Hotel Prime Park menargetkan tingkat okupansi di 2019 sebesar 70%.

Ups! Joko Mogoginta Marah Besar ke AISA dan EY

Ups! Joko Mogoginta Marah Besar ke AISA dan EY - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Joko Mogoginta, mantan Direktur PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA), marah besar kepada manajemen baru AISA dan PT Ernst & Young Indonesia (EY) perihal tudingan penggelembungan dana perusahaan sebesar Rp4 triliun yang diarahkan kepadanya dan manajemen lama AISA.

Dalam siaran persnya, Mogoginta menyebut hasil investigasi yang dilakukan EY punya banyak celah karena kecerobohan dan kesalahan dalam menginterpretasikan data yang ada.

Baca Juga: Audit Investigasi Laporan Keuangan AISA Dipertanyakan

Terlebih lagi, EY telah melakukan kesalahan fatal dengan mengumumkan hasil investigasinya itu kepada publik, di mana seharusnya itu hanya menjadi konsumsi pribadi perusahaan. Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), Tarkosunaryo akhir pekan lalu.

“Laporan audit investigasi EY sebenarnya dokumen tersbeut untuk keperluan internal perusahaan Tiga pIlar da sebagai basis dalam menyelesaikan masalah. Jadi, dokumen itu untuk keperluan internal  emiten,” tegas Takosunaryo.

Baca Juga: AISA Gelembungkan Dana Rp4 T, Respons BEI 'Kalem'

Kemarahan Mogoginta tak sampai di situ. Pada kesempatan yang sama, ia menyatakan bahwa EY telah merugikan banyak pihak, terutama dirinya dan jajaran manajemen lama AISA. Hasil audit tersebut dianggapnya hanya upaya untuk mencari pembenaran demi menguntungkan satu pihak.

“Yang namanya investigasi apa pun, di mana pun adalah bertujuan mencari kebenaran, bukan membuat pembenaran. Bentuknya adalah mencari kesalahan, kekurangan, atau bahkan kecurangan yang didukung bukti-bukti fakta, data , dan informasi yang faktual, objektif, menyeluruh, dan adil,” tegas Mogoginta.

Merasa dirugikan atas hasil investigasi tersebut, Mogoginta meminta regulator terkait, yaitu Bursa Efek Indoensia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan investigasi atas motif EY dalam memublikasikan hasil audit tersebut.

Baca Juga: Kasus Dana "Ajaib" AISA, Ini Langkah BEI Selanjutnya

“Kami seluruh pemegang saham dan semua stakeholders secara resmi meminta perlindungan kepada regulator dan penegak hukum sebelum semakin banyak pihak yang dirugikan demi keuntungan salah satu pemegang saham asing,” jelasnya lagi.

Sebagai informasi, pada akhir pekan lalu, Jumat (29/03/2019), BEI telah mengadakan upayakan mediasi dengan menghadirkan manajemen baru AISA berikut dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang bersangkutan.

Tag: Stefanus Joko Mogoginta, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56