Portal Berita Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:22 WIB. Valas - Dollar menguat 0,10% terhadap Yen pada level 109,16 Yen/USD
  • 20:22 WIB. Valas - Dollar menguat 0,16% terhadap Poundsterling pada level 1,2835 USD/Pound
  • 20:21 WIB. Valas - Dollar menguat 0,16% terhadap Euro pada level 1,1015 USD/Euro
  • 20:20 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.453 USD/troy ounce
  • 20:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,48 USD/barel
  • 20:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,12 USD/barel
  • 16:53 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,52% pada level 27.065
  • 16:52 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,17% pada level 2.914
  • 16:51 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,84% pada level 3.267
  • 16:27 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,08% terhadap USD pada level 7,0064 Yuan/USD
  • 16:26 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,09% terhadap USD pada level Rp.14.054/USD
  • 13:57 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,81% pada level 23.520
  • 13:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,79% pada level 2.140

Indef Sangat Berharap Kedua Capres Perjuangkan Sawit

Indef Sangat Berharap Kedua Capres Perjuangkan Sawit - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Imaduddin Abdullah berharap kedua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden dalam Pemilu Presiden 2019 memperjuangkan komoditas sawit.

"Menurut saya, ini duduk perkaranya bagaimanapun juga sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia yang harus diperjuangkan karena itu merupakan salah satu komoditas dengan penyerapan tenaga kerja paling banyak," ujar Imaduddin di Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Dia menjelaskan, hal tersebut sudah terbukti bahwa industri dan perkebunan sawit telah mengurangi kemiskinan di daerah-daerah yang menjadi penghasil dari sawit.

"Namun, memang pekerjaan rumahnya adalah pertama, isu keberlanjutan. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa oknum masih melakukan pengelolaan sawit dengan tidak berkelanjutan. Ini menurut saya perlu didorong diskusi tersebut," kata Imaduddin.

Baca Juga: Indef Ajari Langkah Strategis Gugat Diskriminasi Sawit di Eropa

Kedua, menurut dia, solusi ke depannya adalah bagaimana produktivitas dari sawit ini ditingkatkan sehingga kalau produktivitas meningkat, maka tidak perlu membuka lahan lagi.

"Cukup dengan lahan yang ada sudah menghasilkan produktivitas yang tinggi dan bisa memenuhi permintaan dari pasar global maupun domestik," tutur pengamat Indef tersebut.

Ketiga, lanjut Imaduddin, adalah ujung-ujungnya jika keduanya sebagai pemimpin tertinggi, maka mereka harus menjadi garda terdepan untuk memperjuangkan di level internasional komoditas sawit. Mengingat ini menjadi komoditas andalan Indonesia.

Selain berharap kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden memperjuangkan sawit, pengamat Indef itu juga menyarankan agar pembahasan sawit tidak cuma pada tataran produk crude palm oil atau CPO, namun juga lebih pada bagaimana sawit bisa diolah menjadi produk-produk lain yang memiliki nilai tambah lebih.

Debat Pilpres 2019 akan memasuki tahap terakhir, debat kelima akan membahas tema seputar ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan atau finansial, investasi, perdagangan serta industri.

Baca Juga: Stok Minyak Sawit Menipis, Harga CPO Global Terkerek

Debat terakhir ini akan menghadirkan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden dan rencananya digelar pada Sabtu 13 April 2019, empat hari sebelum hari pencoblosan pada Rabu 17 April 2019.

Baca Juga

Tag: Sawit, Minyak Kelapa Sawit Mentah (Crude Palm Oil/CPO), Institute for Development of Economics and Finance (Indef)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.71 3,730.02
British Pound GBP 1.00 18,160.39 17,978.29
China Yuan CNY 1.00 2,017.49 1,996.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,129.30 13,988.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,658.79 9,561.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.11 1,787.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.03 10,272.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,580.38 15,423.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.23 3,374.03
Yen Jepang JPY 100.00 12,944.85 12,814.87

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.992 32.252 660
2 Agriculture 1413.917 -1.493 20
3 Mining 1501.495 20.147 49
4 Basic Industry and Chemicals 949.967 8.159 75
5 Miscellanous Industry 1202.563 18.307 50
6 Consumer Goods 2087.173 16.534 54
7 Cons., Property & Real Estate 510.695 1.720 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.318 18.682 75
9 Finance 1264.361 -3.201 90
10 Trade & Service 807.538 2.872 165
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 60 81 21 35.00
2 VINS 100 135 35 35.00
3 KARW 66 89 23 34.85
4 EAST 81 109 28 34.57
5 SKYB 79 106 27 34.18
6 ETWA 71 95 24 33.80
7 ANDI 171 226 55 32.16
8 BAJA 63 81 18 28.57
9 SINI 246 306 60 24.39
10 RELI 150 180 30 20.00
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 2,310 1,735 -575 -24.89
2 DFAM 825 620 -205 -24.85
3 FORZ 510 384 -126 -24.71
4 TGRA 555 418 -137 -24.68
5 LUCK 710 535 -175 -24.65
6 POLA 955 730 -225 -23.56
7 BOSS 298 230 -68 -22.82
8 DEAL 1,880 1,480 -400 -21.28
9 ARTA 410 336 -74 -18.05
10 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 250 248 -2 -0.80
2 IRRA 830 800 -30 -3.61
3 PURE 1,200 1,215 15 1.25
4 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
5 BBRI 4,000 4,000 0 0.00
6 JSKY 785 790 5 0.64
7 PTBA 2,600 2,620 20 0.77
8 TLKM 4,100 4,180 80 1.95
9 ANDI 171 226 55 32.16
10 ANTM 830 820 -10 -1.20