Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:34 WIB. Jepang  - Menkeu Taro Aso rekomendasikan Masatsugu Asakawa menjadi Presiden ADB
  • 21:03 WIB. Pariwisata - Universal Beijing Resort yang klaimnya terbesar di dunia akan dibuka 2021
  • 20:58 WIB. China - Asisten interaktif besutan Tencent, "Xiaowei" bakal diluncurkan akhir tahun
  • 20:11 WIB. Filipina - Takehiko Nakao mengundurkan diri sebagai Presiden ADB (Selasa), efektif 16 Januari 2020
  • 20:04 WIB. India - Rosneft dan pemerintah India bahas peningkatan pasokan minyak Rusia
  • 17:59 WIB. China - Pendapatan fiskal China naik 3,2% (y on y) pada Januari-Agustus
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Strait Times ditutup melemah 0,65% pada level 3.183
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat tipis 0,01% pada level 2.062
  • 16:10 WIB. Bursa - Shanghai Composite Index ditutup melemah 1,74% pada level 2.978
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,06% pada level 22.001
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,23% pada level 26.790
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,41% terhadap dollar di level Rp 14.100

Bos WhatsApp: Pernah Merasakan Tidur Tanpa Atap

Bos WhatsApp: Pernah Merasakan Tidur Tanpa Atap - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sebelum sesukses sekarang, pendiri dari platform aplikasi pesan untuk smartphone, WhatsApp, harus merasakan pahitnya kehidupan. Jan Koum, pria kelahiran Ukraina inilah yang menjadi dalang terciptanya aplikasi dengan logo warna hijau tersebut.

Jan Koum besar di Ukraina, dan tak berasal dari keluarga yang kaya raya. Guna mengubah kehidupannya yang berada di bawah garis kemiskinan, Koum memutuskan untuk bermigrasi ke Amerika ketika berusia 16 tahun.

Di Amerika, Koum tinggal bersama Sang Ibu yang didiagnosis oleh dokter mengidap kanker. Hidupnya semakin berat, dan pahit. Bahkan, untuk makan saja ia dan Ibunya hanya mengandalkan makanan jatah dari pemerintah. Bukan hanya itu, untuk berobat pun Sang Ibu hanya bergantung pada tunjangan kesehatan seadanya.

Baca Juga: Pendiri Ultrajaya: Hampir Gagal, Saat Ini Jadi Merek Terkenal

Pada usia 17 tahun, dia hanya bisa makan dari jatah pemerintah. Dia nyaris menjadi gelandangan. Tidur beratap langit, beralaskan tanah, dan sempat menjajal sebagai tukang bersih-bersih supermarket pula.

Mengumpulkan pundi-pundi uang, receh demi receh, akhirnya Koum berhasil duduk di bangku kuliah, di San Jose University. Namun, tak bertahan sampai lulus, ia memutuskan untuk keluar karena lebih senang belajar programming secara otodidak.

Setelah memiliki ilmu yang cukup mengenai programming, Koum melamar pekerjaan di Yahoo!. Dewi fortuna pun berpihak kepadanya, akhirnya Koum diterima di sana sebagai engineer. Di Yahoo! Ia bertahan selama 10 tahun, dan berteman berteman akrab dengan Brian Acton.

Singkat cerita, ketika memasuki tahun 2009, Brian Acton dan Koum membuat aplikasi WhatsApp dan memutuskan resign dari Yahoo!.

Baca Juga: Memulai Bisnis Usai Pensiun, Ini Kisah Sukses Pendiri Huawei

Ternyata, sebelum melamar pekerjaan ke Yahoo!, mereka juga sama-sama pernah melamar ke perusahaan raksasa besutan Mark Zuckerberg, Facebook. Setelah mengetahui kemahiran mereka berdua, Facebook lantas menyesal.

Seiring berjalannya waktu, aplikasi ciptaan mereka itu pun dibeli oleh perusahaan yang dulu sempat menolak mereka sebagai karyawan. Yaps, WhatsApp dibeli oleh Facebook dengan harga fantastis, $19 miliar atau sekitar Rp224 triliun.

Koum tak pernah menyangka hidupnya berubah drastis seperti saat ini. Sama sekali tak pernah terpikirkan dalam benaknya, ia menjadi miliarder setelah menelan pil pahit kehidupan.

Tag: Kisah Sukses, WhatsApp Messenger

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Business Insider

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.03 3,739.77
British Pound GBP 1.00 17,598.96 17,421.21
China Yuan CNY 1.00 2,003.53 1,983.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,171.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,700.05 9,600.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.94 1,793.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,297.94 10,192.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,607.94 15,445.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.25 3,356.22
Yen Jepang JPY 100.00 13,109.16 12,975.40

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6236.690 17.255 653
2 Agriculture 1401.290 40.171 21
3 Mining 1677.442 -1.658 49
4 Basic Industry and Chemicals 892.715 -1.823 72
5 Miscellanous Industry 1156.368 -32.269 49
6 Consumer Goods 2234.077 11.452 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.631 1.437 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.642 17.931 75
9 Finance 1252.622 4.164 90
10 Trade & Service 806.759 0.554 163
No Code Prev Close Change %
1 TFAS 180 278 98 54.44
2 OKAS 193 260 67 34.72
3 ITIC 1,000 1,250 250 25.00
4 ETWA 82 96 14 17.07
5 JSKY 720 840 120 16.67
6 KOTA 478 550 72 15.06
7 KARW 91 102 11 12.09
8 YELO 134 150 16 11.94
9 MINA 2,300 2,570 270 11.74
10 BMSR 100 110 10 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDRA 800 675 -125 -15.62
2 TFCO 635 545 -90 -14.17
3 TRST 400 360 -40 -10.00
4 JAWA 124 112 -12 -9.68
5 LPLI 158 144 -14 -8.86
6 INTD 159 145 -14 -8.81
7 MPRO 790 725 -65 -8.23
8 AHAP 62 57 -5 -8.06
9 BUKK 1,770 1,630 -140 -7.91
10 GLOB 420 390 -30 -7.14
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MAMI 130 139 9 6.92
3 MNCN 1,285 1,275 -10 -0.78
4 MSIN 466 466 0 0.00
5 TFAS 180 278 98 54.44
6 BMTR 364 354 -10 -2.75
7 HMSP 2,290 2,330 40 1.75
8 PGAS 2,050 2,180 130 6.34
9 GGRM 54,600 54,625 25 0.05
10 ERAA 1,860 1,980 120 6.45