Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:35 WIB. Inalum - Inalum masih membutuhkan dana jumbo untuk proyek penghiliran.
  • 06:31 WIB. BNI - BNI akan menaikkan tingkat bunga kredit sebesar 50-55 bps.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI mencatatkan penurunan NIM pada kuartal I 2019 yoy dari 5,4% menjadi 5%.
  • 06:29 WIB. BCA - BCA membukukan laba Rp6,1 triliun di kuartal I 2019.
  • 06:19 WIB. MTF - MTF akan semakin ekspansif untuk menyalurkan pembiayaan non otomotif.
  • 06:18 WIB. MTF - Pembiayaan MTF pada kuartal I 2019 mencapai Rp6,9 triliun.
  • 06:17 WIB. Telkomsel - Telkomsel menghadirkan kolaborasi lintas industri di gelaran IIMS 2019.

XL Optimis Raih Laba, Ini Rahasianya!

XL Optimis Raih Laba, Ini Rahasianya! - Warta Ekonomi
WE Online, Banyuwangi -

PT XL Axiata Tbk (EXCL) optimis pada tahun ini akan kembali mendulang untung seperti yang terjadi di tahun 2017. Pada tahun lalu, XL tercatat menderita rugi senilai Rp3,3 triliun dari untung Rp375 miliar di tahun 2017. Apabila dilihat, kerugian tersebut memang terdampak dari adanya beban biaya penyusutan. Biaya penyutuan yang dipercepat di kuartal IV sehubungan dengan pengurangan penggunaan jaringan 2G yang telah dimatikan, dibongkar dan usang atau tidak lagi digunakan.

 

Direktur Keuangan XL Axiata, Mohamed Adlan menegaskan bahwa pada tahun ini perseroan sudah tidak akan lagi mengalami beban biaya penyusutan. Sehingga, pihaknya meyakini jika tahun ini XL akan dapat meraih laba. “Tahun lalu 2G yang right off. Tahun ini udah gak ada lagi. Jadi, yang Rp4 triliun right off 2G itu sekali aja, sekarang sudah 3% kapasitasnya,” tegasnya, di Banyuwangi, Kamis (4/4/2019). 

 

Baca Juga: Gils! 80% Capex XL Axiata Dipakai Ekspansi Layanan Data Luar Jawa

 

Menurut Adlan, kinerja perusahaan penyedia layanan telekomunikasi seluler ini pada tiga bulan pertama tahun 2019 sudah membaik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sayangnya, Adlan masih enggan menyebutkan bagaimana pencapaian perseroan di kuartal I tahun ini. “Kuartal I lumayan lah, tapi nanti saja. Ini kan masih belum selesai,” ujarnya. 

 

Di tahun politik ini, XL Axiata menargetkan pendapatannya akan melebihi pertumbuhan industri telekomunikasi di tanah air. Dimana, industri telekomunikasi diprediksikan bakal tumbuh di angka 4%. 

 

“Pendapatan inline or better then market, tapi sejauh ini kita lihat akan bisa lebih baik dari industry growth,” ucapnya.

 

Baca Juga: XL Axiata Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,27 Triliun 

 

Dia menyebut ada 3 hal utama yang akan perseroan dilaksanakan sepanjang tahun 2019 ini. Pertama, terus membangun jaringan secara agresif di berbagai wilayah di luar Jawa. Perluasan jaringan ini termasuk mencakup wilayah yang secara geografis sebagai pelosok dan terluar dengan memanfaatkan jaringan Palapa Ring Barat dan Timur.

 

Pembangunan jaringan baru di berbagai wilayah tersebut XL Axiata lakukan juga sebagai pondasi untuk jaringan di masa depan. XL Axiata akan terus memprioritaskan pembangunan jaringan 4G LTE dengan spesifikasi khusus sehingga akan bisa terus ditingkatkan ke implementasi teknologi yang terbaru di masa depan, termasuk juga mampu melayani trafik data yang lebih tinggi. Dengan demikian, di masa mendatang saat harus melakukan upgrade ke teknologi baru, perusahaan tidak musti membangun jaringan yang baru.

 

Baca Juga: Targetkan Himpun Rp10 Triliun dari Obligasi dan Sukuk, XL Axiata Sebut untuk Danai Capex

 

Kedua, dari sisi produk, XL Axiata akan terus menghadirkan layanan-layanan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dari berbagai segmen. Strategi yang sama dengan tahun lalu, yaitu dual brand XL dan AXIS pada layanan prabayar, serta XL Prioritas untuk pascabayar, akan terus ditingkatkan manfaatnya dengan menyesuaikan pada selera dan trend digital terkini dari masing-masing segmen.  

 

Ketiga, melanjutkan inovasi bisnis untuk memperkuat pijakan di masa depan. Inovasi bisnis ini berupa pencipaan layanan-layanan baru yang saat ini masih di luar bisnis utama namun yang memiliki peluang besar di masa mendatang. Termasuk pada kategori ini, sekarang XL Axiata sudah memiliki antara lain layanan yang berbasis pada jaringan fiber, yaitu XL Home dan layanan bagi pelanggan korporasi XL Business Solutions. Untuk mendukung layanan-layanan tersebut, XL Axiata juga akan melanjutkan upaya fiberisasi jaringan. Termasuk dalam upaya ini adalah pengembangan layanan Internet of Thing (IoT).

 

Adlan optimis kontribusi layanan data pada total pendapatan perusahaan akan terus meningkat seiring dengan berbagai upaya yang ditempuh perusahaan. Dia berharap hingga akhir tahun nanti, kontribusi layanan data akan terus meningkat secara signifikan. Dengan demikian, penurunan pendapatan yang berpotensi akan terus terjadi pada layanan voice dan SMS tidak akan terlalu berpengaruh pada total pendapatan.

 

Hingga akhir tahun 2018 lalu, kontribusi pendapatan data terhadap total pendapatan layanan telah mencapai 82%, meningkat dari 69% ditahun 2017. Pencapaian tersebut berhasil mendorong peningkatan EBITDA tahun 2018 sebesar 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja XL Axiata di tahun 2018 tersebut secara rata-rata telah mengungguli para kompetitor, baik untuk pertumbuhan revenue maupun pertumbuhan EBITDA. Adlan berharap hingga akhir tahun pendapatan XL Axiata bisa ditingkatkan minimal selaras bahkan di atas rata-rata industri.

 

Guna mendorong pertumbuhan layanan data di tahun 2019 ini, XL Axiata akan meningkatkan lagi tingkat penetrasi smartphone. Pada akhir tahun lalu, tingkat penetrasi telah mencapai 80% dari pelanggan, dan diharapkan hingga akhir tahun 2019 ini bisa terus meningkatkan lagi. XL Axiata akan berfokus mengakuisisi pelanggan smartphone yang merupakan heavy user layanan data, khususnya layanan data 4G. Dengan demikian, trafik data akan bisa terdorong kuat yang didukung oleh pertumbuhan trafik 4G. Guna merealisasikan target peningkatan penetrasi smartphone dan trafik data tersebut, XL Axiata akan secara konsisten menjalankan agenda transformasi seperti yang telah disebutkan di atas.

Tag: PT XL Axiata Tbk, Emiten, Telekomunikasi

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: XL Axiata

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56