Portal Berita Ekonomi Senin, 09 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:05 WIB. Tingkat Inflasi - India 4,62%, China 3,80%, Vietnam 3,52%, Brazil 3,27%, Indonesia 3,00%, Filipina 1,30%, Malaysia 1,10%, Thailand 0,21%
  • 09:55 WIB. Tingkat Pengangguran - (Brazil 11,60%), (India 8,50%), (Indonesia 5,28%), (Filipina 4,50%), (Tiongkok 3,61%), (Vietnam 2,71%), (Thailand 0,91%)
  • 09:47 WIB. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja - (Indonesia 67,49%), (Vietnam 76,60%), (Malaysia 68,70%),  (Singapura 67,70%), (Filipina 61,47%), 

Pemprov Jabar Tunda Penyerahan Calon Direksi BJB ke OJK, Alasannya...

Pemprov Jabar Tunda Penyerahan Calon Direksi BJB ke OJK, Alasannya... - Warta Ekonomi
WE Online, Bandung -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunda penyerahan nama calon direksi Bank BJB yang akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelumnya, pemilik saham terbesar di BUMD itu akan menyerahkan kandidat tersebut ke OJK pada 25 Maret 2019

Asisten Daerah II Bidang Perekonomian Pemerintah Provinsi Jawa Barat Eddy Nasution mengatakan, penundaan ini dikarenakan berbagai alasan. Salah satunya agar lebih mantap dalam menjaring kandidat yang terbaik.

"Kita tidak mau salah menetapkan. Menetapkan calon harus dilihat latar belakang, dan juga dinamika di dalam sendiri nanti, kalau siapa nanti yang dipilih," kata Eddy kepada wartawan di Bandung, Jumat (5/4/2019).

Baca Juga: BJB Catat Laba Bersih Rp1,55 Triliun di 2018

Eddy mengungkapkan bisa saja penundaan ini karena Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) belum menemukan sosok yang pas untuk mengisi posisi direksi di BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut. 

"Pak Gubernur belum dapat yang pas saja," ujarnya.

Baca Juga: Soal Calon Direksi Bank BJB, Ridwan Kamil Ajukan 25 Nama

Dia menilai, pemilihan sosok yang tepat ini harus dilakukan mengingat Bank BJB sudah melantai di bursa saham sehingga harus dipimpin oleh kandidat terbaik yang bisa memahami kondisi BUMD tersebut.

Eddy mengaku, OJK pun tidak mempersoalkan penundaan penyerahan calon direksi ini. Otoritas negara tersebut bisa menyeleksi calon direksi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

"OJK tak ada syarat tertentu. Baiknya dikasih waktu agak panjang, seminggu cukup (sebelum RUPS pada 30 April 2019)," katanya.

Ditanya soal siapa saja kandidat yang akan diserahkan ke OJK, Eddy tidak mau menyebutnya. Ia menuturkan, hal itu masih dalam proses seleksi.

"Itu masih dalam proses, jadi itu belum boleh disampaikan. Itu kan upaya kita untuk menyaring, versi kita. Tapi Pak Gubernur kan lihat lagi," tegasnya.

Eddy hanya menyebut Gubernur Jawa Barat bisa mengubah AD/ART terkait pemilihan calon direksi tersebut. "Kenapa enggak boleh? Boleh saja kan. Kalau perubahan AD/ART boleh saja, enggak masalah," imbuhnya.

Menurutnya, jika diperlukan,  perubahan AD/ART bisa dilakukan saat RUPS pada 30 April mendatang. Namun, ia menyebut Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Bank BJB sudah mengantongi 25 nama untuk kembali diseleksi Emil sebelum diserahkan ke OJK. Semula, penyerahan nama-nama tersebut akan dilakukan pada 25 Maret 2019. 

"Itu kan wewenang Pak Gubernur semua. Kalau perlu perubahan AD/ART saat RUPS nanti," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB), Ridwan Kamil, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.12 3,724.29
British Pound GBP 1.00 18,565.06 18,378.94
China Yuan CNY 1.00 2,002.78 1,982.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,107.19 13,966.82
Dolar Australia AUD 1.00 9,654.96 9,557.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,372.93 10,268.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,671.68 15,514.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,387.89 3,351.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,978.10 12,845.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6186.868 34.751 667
2 Agriculture 1434.346 37.746 20
3 Mining 1474.400 -6.728 50
4 Basic Industry and Chemicals 979.828 11.348 76
5 Miscellanous Industry 1201.074 10.720 50
6 Consumer Goods 2055.194 19.613 56
7 Cons., Property & Real Estate 510.207 10.418 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.751 -1.677 76
9 Finance 1298.193 3.365 90
10 Trade & Service 766.195 1.154 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 100 170 70 70.00
2 VRNA 67 90 23 34.33
3 KARW 62 79 17 27.42
4 VINS 121 152 31 25.62
5 MSKY 1,000 1,250 250 25.00
6 AGAR 392 490 98 25.00
7 KPAL 232 290 58 25.00
8 MKPI 13,500 16,200 2,700 20.00
9 BWPT 104 121 17 16.35
10 DART 276 312 36 13.04
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 326 246 -80 -24.54
2 MASA 466 390 -76 -16.31
3 PDES 730 615 -115 -15.75
4 FORZ 70 59 -11 -15.71
5 DWGL 230 194 -36 -15.65
6 YULE 150 131 -19 -12.67
7 FILM 190 167 -23 -12.11
8 BCAP 165 146 -19 -11.52
9 IKAI 115 102 -13 -11.30
10 ICON 83 74 -9 -10.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 525 -5 -0.94
2 MNCN 1,390 1,395 5 0.36
3 TOWR 740 745 5 0.68
4 MAMI 326 246 -80 -24.54
5 ACES 1,550 1,485 -65 -4.19
6 WSKT 1,290 1,420 130 10.08
7 BBRI 4,220 4,170 -50 -1.18
8 BNLI 1,140 1,255 115 10.09
9 TLKM 4,060 4,100 40 0.99
10 ERAA 1,490 1,520 30 2.01