Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Hati-hati! Peretas Sebarkan Malware Lewat Film Populer

Hati-hati! Peretas Sebarkan Malware Lewat Film Populer
WE Online, Jakarta -

Hasil penelitian Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan siber secara aktif menggunakan film atau serial TV populer untuk menyebarkan malware. Film seperti Game of Thrones, The Walking Dead, dan Arrow paling banyak menarik perhatian para pelaku kejahatan siber.

Di banyak daerah, film populer dapat dikonsumsi melalui saluran ilegal, seperti pelacak torrent dan platform streaming ilegal. Tidak seperti sumber resmi, pelacak torrent dan fail yang di-hosting dapat mengirimkan fail yang terlihat seperti film, namun kenyataannya adalah malware yang menggunakan nama yang mirip.

"Kita dapat melihat dengan jelas distributor malware mengeksploitasi serial TV yang sangat diminati pada situs web bajakan, paling diminati biasanya drama atau serial aksi yang dipromosikan secara aktif," kata Anton V Ivanov, peneliti keamanan di Kaspersky Lab.

Baca Juga: Serangan Malware Intai Para Freelancer, Simak 6 Tips Keamanan Siber Ini!

Berdasar penelitian berjudul "Game of Threats: Bagaimana Pelaku Kejahatan Siber Menggunakan Film Populer untuk Menyebarkan Malware", pada 2018, Game of Thrones (GoT) telah menyumbang 17% dari konten bajakan yang terinfeksi, dengan 20.934 pengguna yang terkena serangan, diikuti The Walking Dead dengan 18.794, dan Arrow dengan 12.163.

Untuk menghindari program berbahaya yang menyamar sebagai film atau serial TV, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.

1. Hanya menggunakan layanan resmi dengan reputasi terbaik yang terbukti memproduksi dan mendistribusikan konten TV.

2. Perhatikan ekstensi fail yang diunduh. Bahkan jika Anda akan mengunduh episode serial TV dari sumber yang Anda anggap terpercaya dan sah, fail tersebut harus memiliki ekstensi .avi, .mkv, mp4 atau lainnya, namun jelas bukan .exe.

3. Berikan perhatian ekstra pada keaslian situs web. Jangan mengunjungi situs web yang sampai Anda yakin itu sah dan mulailah dengan 'https'. Periksa apakah situs web tersebut asli, dengan memeriksa ulang format URL atau ejaan nama perusahaan, sebelum mulai mengunduh.

4. Jangan mengklik tautan yang mencurigakan, seperti yang menjanjikan untuk menonton episode baru lebih awal. Periksa jadwal serial TV dan pantau dengan baik.

5. Gunakan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan komprehensif dari berbagai ancaman.

Baca Juga: Trojan Perbankan RTM Makin Marak, Tips Ini Bisa Lindungi Bisnis dari Malware

Baca Juga

Tag: Malware, Keamanan Siber

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: The Week/Via Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,957.63 3,914.08
British Pound GBP 1.00 18,221.51 18,037.26
China Yuan CNY 1.00 2,092.28 2,070.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,858.93 14,711.08
Dolar Australia AUD 1.00 9,722.20 9,623.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,917.21 1,898.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,485.45 10,378.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,255.67 16,089.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,414.28 3,374.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,790.19 13,650.44
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10