Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Aksi Go Public Unicorn di AS Semakin Marak, Ini Penjelasannya

Aksi Go Public Unicorn di AS Semakin Marak, Ini Penjelasannya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perkembangan teknologi, rendahnya inklusi keuangan, dan pertumbuhan milenial, seakan menjadi segi tiga exposure yang selalu diperhatian pelaku bisnis keuangan untuk mengembangkan bisnisnya. Namun tidak gampang bagi perusahaan konvensional untuk melakukan hal tersebut. Salah satu langkah cepat yang dapat dilakukan adalah menggandeng pelaku financial technologi (fintech).

Saat Lyft go public pada akhir Maret lalu dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$20 miliar, menjadi benchmark baru sekaligus tantangan bagi perusahaan-perusahaan bernilai lebih dari US$1 miliar (unicorn) lain yang juga mengarah ke IPO termasuk Uber, Slack dan Pinterest.

Faktanya, dalam sejarah pasar modal New York, perusahaan senilai US$1 miliar lebih yang melakukan exit (IPO) di pasar modal AS merupakan peristiwa yang jarang terjadi. Itu terjadi hanya empat kali di AS pada tahun 2010 silam, dengan total nilai atau kapitalisasi pasar keempat perusaaan mencapai US$5,1 miliar. Tahun 2018 lalu, melejit menjadi 33 perusahaan dengan total nilai kapitalisasi pasar US$76 miliar, menurut data PitchBook.

Baca Juga: Tak Mau Kalah dari Uber, Lyft Tingkatkan Kisaran Harga Saham IPO-nya

Selain karena seiring kenaikan jumlah perusahaan unicorn sendiri, alasan lain mengapa makin banyak dan besar jumlah maupun nilai perusahaan unicorn yang melakukan IPO lantaran pada saat yang sama ukuran dana VC membengkak, mencapai nilai median US$226,5 juta pada tahun 2018. Ketika ada lebih banyak uang untuk dibagikan, hal ini mengarah pada harga atau nilai perusahaan yang lebih tinggi. Nilai mereka akan makin menggelembung mendekati detik-detik jelang aksi IPO.

Sangat jarang terjadi perusahaan unicorn yang melakukan IPO dihargai dibawah target valuasi perusahaan. Kurang dari 5% unicorn yang melakukan IPO di AS sejak 2010 lalu memiliki nilai kapitalisasi pasar di bawah target valuasi perusahaan. Sementara ada sekitar 27,1% perusahaan bernilai di bawah US$1 miliar melakukan IPO dan nilainya di bawah target valuasi perusahaan.

Namun demikian, kecenderungan rata-rata nilai atau median kapitalisasi mereka saat IPO (price to earning ratio atau P/E) dalam beberapa taun terakhir cenderung turun. Dalam tiga tahun terkahir, P/E mereka tidak lebih dari 2x, hanya 1,8x hingga 2x. Dibanding 4 tahun lalu misalnya, sekitar tahun 2010-2015 dimana P/E mereka bisa mencapai 2,6x hingga 4,4x. Mengapa demikian?

Bisa jadi ini seiring melonjaknya valuasi perusahaan itu sendiri. Semakin tinggi valuasi sebuah perusahaan, makin tersisa sedikit ruang untuk pertumbuhan nilai perusahaan startup ketika akan go public atau melakukan exit strategy lain. Semua penciptaan valuasi ini terjadi di private market. Lagipula, sulit untuk menghasilkan kelipatan 5x ketika perusahaan Anda sudah bernilai US$15,1 miliar misalnya, yang mana merupakan penilaian pribadi yang diperoleh Lyft Juni lalu dengan putaran terakhir pendanaan VC.

Baca Juga

Tag: Unicorn, Financial Technology (Fintech)

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Kumairoh

Foto: Tech Crunch

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52