Pan Brothers Bukukan Laba Bersih US$18,29 Juta

Pan Brothers Bukukan Laba Bersih US$18,29 Juta Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Emiten produsen garmen dan tekstil terintegrasi, PT Pan Brothers Tbk (PBRX), mencatatkan laba bersih di 2018 sebesar US$18,29 juta atau naik 95,6% dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat sebesar US$9,3 juta.

Penjualan emiten produsen pakaian jadi ini tercatat sebesar US$611,37 juta atau naik 11,28% dibandingkan akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar US$549,3 juta. Sedangkan pokok penjualan mengalami kenaikan 12,14% dari US$530,1 juta menjadi US$472,72 juta.

Selain itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar US$328,47 juta atau turun 2,98% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar US$338,5 juta.

Baca Juga: ABM Investama Catat Laba Bersih Tumbuh 1.000% Lebih Jadi...

Sementara ekuitas perseroan tercatat sebesar US$250,59 juta atau naik 6,64% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar US$234,79 juta. Adapun aset perseroan tercatat sebesar US$579,06 juta atau naik 0,99% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar US$573,35 juta.

Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan tumbuh 15%-20%. Maka guna mencapai target, perseroan akan mengoptimalkan semua kapasitas pasar.

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama PBRX, Anne Patricia Sutanto, mengatakan penambahan kapasitas produksi akan mendukung pencapaian target penjualan. "Pengembangan kapasitas produksi di induk dan anak perusahaan ditargetkan mencapai 96 juta picis di tahun ini," ujarnya.

Rencana tersebut didukung dengan ekspansi ke PT Teodore Pan Garmindo di Tasikmalaya. Selain penambahan kapasitas produksi, perseroan tengah merencanakan penambahan klien.

"Kita ada beberapa tambahan brand (klien). Tetapi biasanya kita akan trial dulu. Kita akan lihat apa kita cocok dengan brand tersebut secara principal value dan apakah kita punya future dengan brand itu," jelas Anne.

Terkait sistem kerja sama, PBRX mengungkap bahwa sistemnya berdasarkan pre-order. Tak hanya itu, Pan Brothers juga akan lakukan pengembangan produk milik perseroan. Pengembangan merek usaha sendiri akan dilakukan secara bertahap.

"Jadi kita melihat market retail itu seperti apa tanpa kita terlalu membebani Pan Brothers sendiri," kata Anne.

Baca Juga: Huft! Laba Samsung Terpangkas 60%

Perlu diketahui, untuk meningkatkan kapasitas produksi tersebut, perseroan menganggarkan belanja modal tahun ini sebesar US$15 juta yang berasal dari internal kas, ekuitas perusahaan, dan sisa right issue dari tahun 2017.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini