Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:35 WIB. Nubia - Ponsel Nubia Red Magic 3 pakai kipas buat dinginkan prosesor.
  • 23:34 WIB. Instagram - Instagram luncurkan stiker kuis.
  • 23:34 WIB. Vine - Vine akan segera bereinkarnasi dengan nama Bytes.
  • 23:32 WIB. Windows - Paint batal hilang dari Windows 10.
  • 23:31 WIB. Lenovo - Lenovo┬áluncurkan Z6 Pro yang punya lima kamera.
  • 23:30 WIB. Tik Tok - India blokir Tik Tok, pengembangnya rugi Rp7 miliar sehari.
  • 23:29 WIB. OnePlus - OnePlus 7 bakal punya layar memukau dan didukung 5G.
  • 23:27 WIB. Xiaomi - Xiaomi ekspansi ke Eropa, buka toko di Rumania.
  • 23:26 WIB. Nintendo - Nintendo murah kabarnya meluncur akhir Juni.
  • 23:24 WIB. Lambretta - Lambretta tak mau comot calon konsumen Vespa.
  • 23:23 WIB. Twitter - Twitter disebut tak berhasil saring bot di trending topic.
  • 23:22 WIB. PBUG - Nepal cabut sementara larangan PBUG.
  • 23:21 WIB. Gesits - Desain final skuter listrik Gesits bakal mejeng di IIMS.
  • 20:50 WIB. Acer - Acer rilis dua Chromebook khusus untuk pekerja frontliner.
  • 20:49 WIB. Huawei - Huawei pastikan ponsel layar lipatnya Mate X meluncur pertengahn tahun ini.

Angka Kegagalan Startup Tinggi, Ternyata Ini Lho Penyebabnya

Angka Kegagalan Startup Tinggi, Ternyata Ini Lho Penyebabnya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menurut riset dari Profesor Harvard Business School, Shikhar Ghosh terhadap 2 ribu startup yang didanai modal ventura, 95% di antaranya memiliki risiko kegagalan. Padahal, perusahaan-perusahaan pemula itu menghimpun setidaknya US$1 juta antara 2004 dan 2010. Angka itu menunjukkan, risiko kegagalan membangun perusahaan rintisan sangat tinggi.

Di Indonesia hal demikian juga terjadi. Dari 1.307 total startup yang didanai oleh Kemenristekdikti sejak 2015 hingga 2018, ada 749 startup yang sudah masuk ke industri dan 558 yang masih menyandang status calon startup. 40% dari 749 startup itu diklaim mengalami kegagalan.

Sebetulnya, hal apa yang menyebabkan para startup riskan terhadap kemungkinan gagal? Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Ristekdikti), Mohamad Nasir mengungkapkan ada tiga hal yang menyebabkan startup mengalami gagap jalan atau kegagalan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pemerintah Bakal Suntikkan Dana Rp1 Miliar Buat Startup Tanah Air

“Ternyata mereka tak pernah menghitung cost dan benefit kalau mau scale up (eskalasi),” ujar Nasir dalam Konferensi Pers beberapa hari lalu (5/4/2019).

Menurut Nasir, bila biaya produksi yang dikeluarkan lebih banyak daripada keuntungan yang didapat, sebaiknya startup tak melanjutkan produk itu. Sebab, biaya produksi harus lebih rendah dari keuntungan atau manfaat yang akan diperoleh.

Ia menambahkan, “Hal itu yang saya ajarkan kepada teknisi-teknisi (di startup binaan Kemenristekdikti).”

Dengan biaya yang lebih rendah dari manfaat, harga yang ditawarkan ke pasar pun harus kompetitif. Sehingga konsumen dapat menerima harga komersil dari produk itu.

“Biaya produksi harus lebih rendah dari manfaat, maka pricing-nya harus kompetitif,” imbuh Nasir.

Yang paling penting, ketahanan produknya harus berjangka panjang. Tampilan produknya pun harus baik karena hal itu yang pertama dilihat konsumen.

Nasir berujar, “Tampilannya (harus) baik, ini penting. Kadang orang tak perhatikan ini (pentingnya tampilan).”

Baca Juga: Tahun Ini, Kemenristekdikti Siapkan Dana untuk Scale Up Hingga 10 Startup

Sementara, Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Kemenristek Dikti Retno Sumekar menilai, mayoritas startup bininaan dalam program PPBT Ristekdikti mati karena produknya yang tidak berbasis kebutuhan konsumen

“Untuk mengangkat supaya tidak mati, di situ pemerintah berperan. Kami lakukan penilaian, apakah startup sudah siap dikomersialkan? Atau masuk calon startup?” papar Retno.

Produk dari calon startup perlu disempurnakan supaya bisa dipasarkan ke konsumen. Di situlah mereka menerima pembinaan dan masukan dari para reviewer program, supaya startup tak mati di tengah jalan. Fakta-fakte tersebut menunjukkan, membangun startup itu tidaklah mudah, banyak risiko yang harus dihadapi oleh tim pendirinya.

Tag: Startup, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,782.13 3,743.97
British Pound GBP 1.00 18,347.13 18,157.82
China Yuan CNY 1.00 2,110.41 2,089.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,183.00 14,041.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,986.25 9,883.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.85 1,790.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.96 10,334.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,907.65 15,742.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,433.31 3,396.47
Yen Jepang JPY 100.00 12,678.11 12,548.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68